Meranti
Pemkab Meranti | DPRD Meranti
 
+ INDEX BERITA

18:27 - Disperindagkop UKM Meranti...
17:36 - Agar Tidak Menumpuk, DLH M...
19:33 - Pawai Ta'aruf Kepulauan Me...
15:37 - Jennika, Atlet Wanita Mera...
18:48 - Tiga Peserta SKB CPNS Mera...
17:27 - Progress Pembangunan SIKIM...
17:54 - Sempena HUT Meranti, ASN D...
16:14 - Dinas Perkebunan Meranti S...
15:06 - Dishub Meranti Rencana Buk...
15:21 - Desa Kundur Meranti Terbai...
21:12 - Peringati HUT Meranti ke-1...
19:49 - Peduli Pendidikan Agama, P...
19:46 - Maksimalkan Pelayanan e-KT...
22:21 - Kurnia Ahmad, Seniman asal...
13:09 - Festival Perang Air Kota S...
21:00 - Ganggu Pengguna Jalan, Sat...
18:51 - Bupati Jadi Pemateri, Mera...
16:11 - Optimalkan Pelayanan, Disd...
06:03 - BRG RI Sebut Meranti Daera...
15:13 - Proyeksi RAPBD Meranti 201...
22:33 - Meranti Jadi Pilot Project...
09:32 - Bupati Meranti Jadi Pemate...
17:19 - Puskesmas di Meranti Sudah...
16:15 - Semangat Hari Pahlawan, Bu...
18:45 - Peringatan Hari Pahlawan, ...
17:02 - Manajemen KTV Paragon Sela...
18:49 - Baru Dibangun, Pos Jaga Pe...
13:25 - Kebutuhan Mendesak, Tapi P...
17:40 - Enam Unit Mobil Dinas Terl...
22:39 - Tiga Pengusaha TV Kabel di...
17:44 - Kabar Gembira, Peserta yan...
17:26 - Meranti Rawan Teror Buaya,...
18:36 - Rayan Pribadi Terpilih Sec...
21:32 - Bupati Irwan Serahkan Bant...
19:20 - Seleksi SKD CPNS di Merant...
14:49 - Jalin Silaturahmi, PWI Mer...
12:34 - Tahun 2018, Tiga Warga Mer...
19:12 - Diprediksi Banyak Formasi ...
11:23 - Said Hasyim: Jangan Berika...
19:26 - Hari Ketiga SKD-CAT, Baru ...
14:14 - 60 Orang Terjangkit HIV, R...
19:09 - Sisi Lain Tes CPNS Meranti...
21:20 - Hari I Ujian Tes CPNS Kepu...
15:19 - Bupati Meranti: Jika Ada P...
12:23 - Hari Pertama Tes CPNS, Bup...
15:17 - Sekat Kanal Bantuan Jokowi...
15:13 - BPK Turun, Pejabat Pengada...
09:17 - Dari Hasil Verifikasi Ulan...
17:12 - Terindikasi Judi, Jackpot ...
18:50 - Tunda Salur DBH, Program d...
 
Rakor Manajemen Pemdes
Bupati Ajak Kades Hati-hati dan Tertib Kelola Keuangan Desa
Jumat, 02/02/2018 - 18:57:00 WIB

SELATPANJANG - Bupati Kepulauan Meranti Drs H Irwan membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Manajemen Pemerintahan Desa (Pemdes) Se Kabupaten Kepulauan Meranti. Rakor yang bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada kepala desa dalam mengelola dana desa itu digelar di Ball Room Grand Meranti Hotel, Jumat (2/2/2018).

Kegiatan turut dihadiri Bupati Kabupaten Siak Drs H Syamsuar, Sekretaris Daerah Kepulauan Meranti Yulian Norwis SE MM, tokoh Masyarakat H Wan Abu Bakar, Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa Drs Ikhwani, Kepala Badan Pengelola Keuangan Bambang Suprianto, Kepala Bappeda Mamun Murod, Kepala Badan/Dinas/Bagian Dilingkungan Pemkab Meranti, para vamat dan Kepala Desa se Kabupaten Kepulauan Meranti.

Diungkapkan Bupati Irwan, Rakor tersebut sangat strategis dalam rangka mengantisipasi adanya Anggaran Dana Desa (ADD) yang tidak tersalurkan, agar jalannya pembangunan Desa tidak terganggu.

Dijelaskan Bupati, UU Pemerintahan desa saat ini telah memberikan kewenangan kepada Pemerintah desa untuk mengelola ADD. Namun akibat kurangnya kemampuan SDM dan pengawasan serta keterlibatan masyarakat menyebabkan sering terjadinya penyelewengan dan korupsi. Agar hal itu tidak terjadi lagi Bupati mewanti-wanti kepada Kepala Desa untuk memperkuat koordinasi antar semua pihak terkait.

Pada kesempatan itu Bupati Kepulauan Meranti menjelaskan perihal realisasi transfer dana Desa yang bersumber dari APBN dan APBD Meranti. Untuk tahun 2018, transfer dana Desa yang bersumber dari APBN yang disalurkan dari kas negara pada kas daerah sebesar Rp82 miliar lebih, dari jumlah tersebut yang telah disalurkan ke rekening desa sebesar Rp81 miliar lebih, dan sebesar Rp1 miliar lebih belum tersalurkan karena adanya beberapa desa yang belum mampu mempertanggungjawabkan dana Desa tahap pertama baik dari segi keuangan maupun fisik serta kewajiban pajak yang belum ditunaikan. Desa tersebut adalah Desa Lukit, Desa Sungai Tohor Barat, dan Desa Tanjung Medang.

Sementara realisasi transfer dana desa yang bersumber dari APBD Kepulauan Meranti sebesar  Rp68 miliar lebih yang dianggarkan, telah disalurkan dari kas daerah ke kas desa sebesar Rp47 miliar lebih. Sisa Rp20.9 miliar lebih tak dapat disalurkan. Dengan rincian 900 juta lebih akibat adanya beberapa desa yakni Desa Tanjung Medang, Desa Lukit, Desa Bina Maju, dan Citra Damai belum memenuhi syarat penyaluran.

Dan tunda salur sebesar Rp20 miliar lebih karena macetnya Dana Bagi Hasil (DBH) Migas untuk Meranti dari Kementrian keuangan sebesar Rp100 Miliar lebih.

Ditegaskan Bupati, dalam pengeloaan dana desa untuk menggesa pembangunan pedesaan perlu sinergitas yang baik dan persamaan persepsi dari Pemdes, Musdes dan pihak Kecamatan, serta Kabupaten.

"Jauhi anggapan bahwa pemdes merupakan pemerintah otonomi tingkat tiga, karena semua terkoordinasi mulai dari kabupaten hingga desa, ini perlu dipahami agar jangan bersifat tak peduli dengan pemerintah kecamatan dan kabupaten," ucap Bupati.

Penulis: Ali Imroen
Editor: Yusni Fatimah

Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Meranti Memenuhi Syarat Jadi Tuan Rumah Porprov Riau 2021
  • Siswi SD Tewas Diterkam Buaya di Belakang Rumah, Ayah Sempat Berjuang Menolong
  • Gubri: Ingat Sertifikat Tanah, Ingat Jokowi
  • Musim Hujan, Ini 6 Aktivitas Seru untuk Rekomendasi Liburan
  • Kata Presiden, Riau Paling Beruntung Jika Tol Trans Sumatera Nyambung
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov RiauPekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2016 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved