Meranti
Pemkab Meranti | DPRD Meranti
 
+ INDEX BERITA

18:51 - Bupati Jadi Pemateri, Mera...
16:11 - Optimalkan Pelayanan, Disd...
06:03 - BRG RI Sebut Meranti Daera...
15:13 - Proyeksi RAPBD Meranti 201...
22:33 - Meranti Jadi Pilot Project...
09:32 - Bupati Meranti Jadi Pemate...
17:19 - Puskesmas di Meranti Sudah...
16:15 - Semangat Hari Pahlawan, Bu...
18:45 - Peringatan Hari Pahlawan, ...
17:02 - Manajemen KTV Paragon Sela...
18:49 - Baru Dibangun, Pos Jaga Pe...
13:25 - Kebutuhan Mendesak, Tapi P...
17:40 - Enam Unit Mobil Dinas Terl...
22:39 - Tiga Pengusaha TV Kabel di...
17:44 - Kabar Gembira, Peserta yan...
17:26 - Meranti Rawan Teror Buaya,...
18:36 - Rayan Pribadi Terpilih Sec...
21:32 - Bupati Irwan Serahkan Bant...
19:20 - Seleksi SKD CPNS di Merant...
14:49 - Jalin Silaturahmi, PWI Mer...
12:34 - Tahun 2018, Tiga Warga Mer...
19:12 - Diprediksi Banyak Formasi ...
11:23 - Said Hasyim: Jangan Berika...
19:26 - Hari Ketiga SKD-CAT, Baru ...
14:14 - 60 Orang Terjangkit HIV, R...
19:09 - Sisi Lain Tes CPNS Meranti...
21:20 - Hari I Ujian Tes CPNS Kepu...
15:19 - Bupati Meranti: Jika Ada P...
12:23 - Hari Pertama Tes CPNS, Bup...
15:17 - Sekat Kanal Bantuan Jokowi...
15:13 - BPK Turun, Pejabat Pengada...
09:17 - Dari Hasil Verifikasi Ulan...
17:12 - Terindikasi Judi, Jackpot ...
18:50 - Tunda Salur DBH, Program d...
18:05 - APBD 2019 Meranti Dipredik...
19:34 - Bupati Meranti: Kita Tidak...
16:35 - 43 Petani Pulau Padang Iku...
22:27 - Naik 8,03 Persen, UMK Mera...
19:16 - Sekda Berharap Sagu Merant...
22:20 - TP4D Gelar Bimtek Kelola K...
20:24 - 355 Berkas Pelamar CPNS Me...
15:22 - Warga Dua Desa di Pulau Pa...
14:47 - Hari Ini Terakhir Pendafta...
15:10 - Dibangun Tahun Depan, Pemb...
06:37 - Pokir Anggota DPRD Meranti...
16:43 - Dolar Naik, Harga Sagu Men...
17:44 - Lantik 58 Pejabat Eselon I...
17:16 - Pembangunan Jalan di Meran...
14:26 - Di Meranti, Jalan Dibangun...
06:59 - Desa Kundur Masuk Nominasi...
 
Kapal Rusak, Suami Istri Petualang Asal Italia dan Perancis Terombang Ambing di Laut Meranti
Senin, 15/01/2018 - 17:11:34 WIB
TERKAIT:
 
  • Kapal Rusak, Suami Istri Petualang Asal Italia dan Perancis Terombang Ambing di Laut Meranti
  •  

    SELATPANJANG - Dua orang warga negara asing (WNA) sepasang suami istri Fulvio Meregalli (62) warga negara Italia dan Marion Rose Therese Lahaye (33) warga negara Perancis hanyut dari Selat Melaka hingga ke Belitung Kecamatan Merbau, Kepulauan Meranti, Riau. Keduanya hendak berlayar dari Nongsa Batam, Kepri, menuju Pulau Langkawi Malaysia.

    Sebelumnya mereka berlayar dari Bali menuju Singapura dan singgah di Batam pada tanggal 15 November 2017. Lalu, tanggal 9 Januari 2018, kapal layar motor bernama Tirta Arum dan berbendera Indonesia itu berangkat dari Nongsa Kota Batam menuju Malaysia.

    Pada saat perjalanan menuju Malaysia, kapal tersebut mengalami kerusakan mesin di Selat Malaka. Mereka hanya bisa pasrah dan mengikuti arus.

    Pada hari Sabtu tanggal 13 Januari 2018, sekitar pukul 20.00 WIB, kapal tersebut turun jangkar. Tepatnya di perairan Teluk Belitung Kecamatan Merbau Kabupaten Kepulauan Meranti untuk melakukan perbaikan.

    Kasubsi pengawasan Kantor Imigrasi Selat Panjang, Anggi Adri Yudo mengatakan sepasang suami istri ini  merupakan petualang yang akan berekspedisi mengelilingi dunia. Setelah dicek oleh petugas imigrasi Selatpanjang dan Intel Polres Kepulauan Meranti, mereka mempunyai identitas dan administrasi yang lengkap.

    "Kedua suami istri tersebut hanya berpetualang dan berekspedisi mengelilingi dunia, namun karena ada kerusakan pada mesin kapal, mereka terpaksa menurun jangkar di perairan Kepulauan Meranti," kata Yudo, Senin (15/1/2018).

    Ia juga mengatakan, sepasang suami isteri tersebut tidak melanggar hukum keimigrasian.

    "Setelah kami cek, ternyata mereka mempunyai identitas dan administrasi yang lengkap. Mereka juga memiliki Visa multiple yakni bisa memiliki izin tinggal selama 60 hari di negara tertentu. Selain itu mereka juga mempunyai surat izin berlayar," kata Yudo lagi.

    Kendati terombang-ambing di laut, kata Yudo, kondisi mereka masih sehat.

    Sebab, kapal layar mereka dilengkapi dengan bahan makanan dan obat-obatan.

    "Sepertinya mereka sudah mempersiapkan segala sesuatunya untuk melakukan perjalanan jauh," ujarnya.

    Hari ini juga, lanjut Yudo, kedua WNA tersebut akan melanjutkan perjalanannya menggunakan kapal mereka.

    "Kapalnya tadi malam sudah diperbaiki, hari ini juga mereka akan melanjutkan perjalanannya. Mereka hanya menunggu pihak imigrasi dan kepolisian," katanya.

    Penulis : Ali Imroen
    Editor : Yusni Fatimah



    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0813 7176 0777
    via EMAIL: redaksi@halloriau.com
    (mohon dilampirkan data diri Anda)

     
    Berita Lainnya :
  • Utang Pemerintah hingga Oktober 2018 Capai Rp 333,7 Triliun
  • Petugas Gabungan Masih Berupaya Evakuasi Harimau Sumatera di Inhil
  • Di Hadapan Kapolri, Plt Gubri Bersama Dirut Bank Riau Kepri Teken MoU Samsat Nasional
  • Senggol Istri Orang, Pria di Inhil Kena Bacok Sang Suami
  • Kirab Kota Taruna AAL Angkatan ke-64 Tahun 2018 di Dumai Meriah
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov RiauPekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2016 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved