Meranti
Pemkab Meranti | DPRD Meranti
 
+ INDEX BERITA

19:13 - LAMR Meranti Nyatakan Pera...
22:34 - Padamkan Api, Tiga Helikop...
18:16 - Karhutla di Meranti Meluas...
06:39 - 100 Hektare Lebih Lahan Te...
16:59 - Pulau Rangsang Dapat 'Jata...
19:15 - Diekspor Tanpa Merek, Prod...
11:13 - Wacana Potongan 2,5 Persen...
18:51 - 22 Desa di Meranti Belum N...
12:36 - Tangkal Generasi Muda Mera...
18:57 - Bupati Ajak Kades Hati-hat...
18:02 - Kepala OPD Harus Siap Mund...
17:45 - Bayar Denda Ratusan Juta, ...
18:15 - Pemkab Meranti Terima LHE ...
17:53 - Lihat Jalan Rusak, Anggota...
09:55 - Tahun 2018, Kepulauan Mera...
12:55 - Langgar Sumpah, 4 Pejabat ...
17:11 - Kapal Rusak, Suami Istri P...
19:05 - Target Tak Tercapai, Sekto...
14:58 - Tanggul Jebol, Ribuan Hekt...
15:51 - Bupati Kecewa dengan Penge...
18:14 - Efisiensi Anggaran, Pejaba...
18:03 - Kades Putri Puyu: Akhirnya...
14:37 - Agar Tidak Tenggelam, Jalu...
16:36 - Buruknya Sistem Drainase P...
20:33 - Sambut Malam Pergantian Ta...
18:14 - Puluhan Warga Selatpanjang...
18:59 - Balita Naya yang Ceria Kin...
09:53 - LM2R Berunjukrasa Minta Ke...
18:30 - Efektif Cegah Karlahut, Fr...
17:09 - Kain Songket Pulau Padang ...
18:55 - Bank Riau Kepri Serahkan C...
13:53 - YFMM dan Remaja Mesjid Agu...
17:34 - Kafilah Meranti Pertahanka...
13:46 - Walau Tidak Beroperasi, RA...
20:13 - Wakil Bupati Minta Penahan...
14:28 - Beri Pengobatan Gratis, Wa...
12:59 - Meranti Siap Jadi Tuan Rum...
18:39 - Alhamdulillah, Dua Wanita ...
18:27 - Kuota Dikurangi, Disperind...
13:49 - Ditolak DPRD, Kenaikan Ret...
05:47 - Guru Terobos Banjir Rob De...
19:23 - Anggota Komisi VII DPR RI ...
17:45 - DPRD Minta Pembangunan Jem...
19:03 - Pemkab Meranti dan Beacuka...
08:53 - Jalan Poros Tergenangi Air...
10:14 - Bankeu Propinsi Tidak Masu...
13:26 - Ikut Pesta di Rumah Kadis,...
18:29 - Instruksi Wabup Meranti: K...
20:14 - Kabel Utilitas Ganggu Kein...
18:03 - BKKBN Bersama Pemkab Meran...
 
Agar Tidak Tenggelam, Jalur Jalan Poros Kampung Balak harus Dipindah
Senin, 08/01/2018 - 14:37:37 WIB

SELATPANJANG - Akses menuju pelabuhan penyeberangan roll of roll on (Roro) di Dusun Kampung Balak, Desa Tanjung Peranap Kecamatan Tebingtinggi Barat, Meranti ternyata masih belum bisa berfungsi untuk dilalui kendaraan. Hal itu karena kondisi di beberapa titik menjadi sungai dan tergenang air dengan kedalaman mencapai satu meter.

Padahal Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti sudah merubah perencanaan pola pembangunan di beberapa titik genangan air hingga menjadi aliran sungai tersebut yang berada di Dusun Kampung Balak, mulai dari teknik kaki seribu, sampai dengan mengeruk lintasan air. Tetapi tetap saja jalan itu tak bisa digunakan secara maksimal.

Saat ini sepanjang 2 kilometer Jalan Poros Alai-Mengkikip tersebut masih tergenang air hingga sedalam lutut orang dewasa.

Kepala Desa Tanjung Peranap, Aswandi mengungkapkan tergenangnya 2 kilometer jalan poros tersebut mengakibatkan desanya terisolir untuk menuju ibukota kecamatan dan kabupaten.

"Kami terpaksa harus menggunakan jalur transportasi laut dengan menggunakan kapal motor Kempang untuk menjangkau desa terdekat maupun urusan ke kecamatan," ujar Aswandi beberapa waktu lalu.

Ongkos kapal motor kempang yang dikeluarkan warga juga tidak murah. Warga juga harus merogoh kocek dan membayar Rp 60 ribu per satu unit sepeda motor.

Pj Kabid Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Pemukiman (DPU PRPKP) Kabupaten Kepulauan Meranti, Sabri membenarkan kondisi sebagian ruas Jalan Poros Alai-Mengkikip, tepatnya di Di Dusun Kampung Bapak, Desa Tanjung Peranap sangat memprihatinkan.

Dia mengatakan peningkatan jalan poros tersebut saat ini dilakukan oleh Provinsi Riau.

Namun, tampaknya pihak kontraktor mengalami kendala dalam pengerjaan proyek tersebut.

"Kontraktor sudah menimbun sebanyak 4 ribu kubik material di jalan itu, tapi tenggelam," ujar Sabri.

Untuk diketahui pada tahun 2017 sudah dialokasikan sebesar Rp 40 miliyar lebih oleh Pemerintah Provinsi Riau untuk melanjutkan pembangunan jalan Alai-Mengkikip tersebut, sedangkan pada tahun 2016 lalu sudah di gelontorkan sebanyak Rp52 miliar. Tetapi hasilnya masih belum maksimal.

Lebih lanjut dijelaskannya pembangunan jalan poros Alai - Mengkikip Kecamatan Tebingtinggi Barat akan membutuhkan biaya dan waktu yang lama jika masih menggunakan jalur lama.

"Jalur yang saat ini gambutnya cukup tebal, jadi tanahnya sangat lunak. Meski sudah ribuan kubik material dan provinsi menganggarkan Rp100 miliar untuk penimbunan, jalannya masih seperti itu. Materialnya amblas ke tanah," ujar Sabri.

Menurut Sabri, agar RoRo Kampung Balak di Kecamatan Tebingtinggi Barat tujuan ke Buton, Kabupaten Siak berfungsi optimal, jalur Jalan Poros tersebut harus dipotong kompas atau dipindahkan.

"Jalur saat ini kan agak memutar, sebaiknya dipotong kompas saja dari Kampung Balak ke Kundur. Apalagi jalur yang baru ini memilki gambut yang tipis karena dekat dengan laut," ujarnya.

Kendati dekat dengan laut, Sabri menjamin jalur baru tersebut tidak akan terdampak oleh air pasang.

"Jarak dari laut ke jalur tersebut cukup jauh, sekitar 1 kilometer lebih," ujarnya.

Namun, kata Sabri jalur tersebut masih berbenturan dengan status lokasi.

Lokasi jalur baru tersebut kata Sabri, masuk dalam kawasan hutan.

"Memang harus melalui proses yang rumit agar bisa dimanfaatkan untuk pembangunan jalur baru," ujar Sabri.

Sedangkan jalur yang saat ini sudah terlanjur dibangun kata Sabri, tetap bisa digunakan oleh masyarakat sebagai jalan alternatif atau jalan lingkar poros Alai-Mengkikip.

"Jalur lama tetap dibangun dan digunakan, namun kan harus bertahap dan butuh waktu yang cukup panjang," ujar Sabri.

Penulis : Ali Imroen
Editor : Yusni Fatimah

Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Eddy Tanjung: Alhamdulillah, Seirama Nomor Urut LE-Hardianto
  • Inilah Nomor Urut 14 Parpol Peserta Pemilu 2019
  • Bantah Lamban Tangani Kebakaran Kampung Cina Siak, Begini Perjuangan Petugas Jinakkan Api
  • Wawako Dumai Hadiri Panen Raya Padi di Kelurahan Tanjung Penyembal
  • Hasil Survei INES, Pasangan LE-Hardianto Duduki Urutan Pertama
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov RiauPekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2016 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved