Meranti
Pemkab Meranti | DPRD Meranti
 
+ INDEX BERITA

17:53 - Bujang Dara Meranti Jalin ...
15:00 - Kapal Pembawa Minuman Kebu...
15:48 - Sanksi Menanti Pejabat Mer...
17:56 - Minyak Genangi Geladak Kap...
18:40 - Bupati Meranti Hadiri Rako...
04:34 - BBPOM Temukan Makanan Meng...
15:32 - Festival Cian Cui Kepulaua...
12:05 - BBPOM Temukan Boraks Pada ...
05:45 - KPID Riau Gelar Seminar Li...
10:04 - Dua Kali Berunjuk Rasa, Tu...
04:47 - Selama Ramadan, ASN Merant...
20:03 - Para Kades dan BNPB Apresi...
13:45 - Employee Volunteering Prog...
11:08 - Pemkab Meranti Buka 248 Fo...
09:58 - Lahan RSUD Meranti Digugat...
23:25 - Pemkab Meranti Minta BPN P...
10:54 - Tanjung Padang Jadi Masyar...
15:36 - Rekor Double Hattrick, Kep...
10:43 - DPRD Minta Pemkab Meranti ...
14:22 - Sebut Keuangan Daerah Stab...
12:55 - Antisipasi Terorisme, Pemu...
14:41 - Dengan e-Sagu, PNS Meranti...
16:31 - Disdukcapil Meranti Buka S...
14:30 - Pendemo Tuntut Pemkab Mera...
08:50 - Pemkab Meranti Segera Real...
14:35 - Ratusan Muslim Meranti Gel...
17:26 - Sekda Meranti Lantik 177 P...
10:36 - Pejabat Pemkab Meranti Dim...
20:59 - Pemkab Meranti Alokasikan ...
21:20 - Limbah Pasar Modern Selatp...
11:03 - Situs Resmi Pemkab Meranti...
15:38 - Hasil UN di Meranti Bakal ...
12:57 - Bupati dan Ketua DPRD Mera...
14:16 - SPSI Minta Upah Buruh di M...
14:25 - Banyak Timbangan yang tak ...
05:47 - Diduga Curang, FLS2N Meran...
20:56 - Baru Dibangun, Plafon Pusk...
18:49 - Tiga Desa di Meranti Ini J...
13:22 - Program Desa Bebas Api Bua...
19:16 - Lahan Tak Bersertifikat, P...
11:45 - BPBD Meranti Salurkan Bant...
15:27 - Pemilik Swalayan Top 99 Di...
15:39 - Pembangunan Proyek di Mera...
10:33 - Dinilai Sukses Kembangkan ...
16:18 - Baru Menjabat, Kadis Perik...
10:18 - Selain Kemiskinan, Subside...
11:18 - Berbeda dengan Puslabfor M...
20:21 - Ribuan Hektare Hutan Mangr...
13:51 - Konsisten Bantu Masyarakat...
18:41 - Bupati Berang Lihat Sampah...
 
Rakornis Perencanaan Pariwisata se-Provinsi Riau
Dinas Pariwisata Luncurkan Tagline "No More Oil and Gas, Lets Start Tourism"
Senin, 06/03/2017 - 11:28:59 WIB

RUPAT UTARA - Dinas Pariwisata Provinsi Riau melakukan Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) perencanaan pariwisata bersama seluruh Kepala Dinas Pariwisata se Provinsi Riau, pengelola hotel, dan pengelola taman nasional di Kecamatan Rupat Utara, Pulau Rupat, Kabupaten Bengkalis, Senin (6/3/2017).

Rapat yang dilakukan dalam rangka pembahasan destinasi pariwisata di Kabupaten/kota di Propinsi Riau sebagai Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) yang telah tercantum dalam Peraturan Presiden (PP) nomor 50 Tahun 2011 tentang Rencana induk pembangunan kepariwisataan nasional.

Rapat  yang digelar di ruang rapat, Aula Kantor Camat Rupat Utara ini dihadiri langsung Kepala Dinas Pariwisata Riau Fahmizal Usman beserta anggotanya, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Republik Indonesia yang diwakili oleh Kasubdit Alokasi Pendanaan pemerintah pusat bidang ekonomi dan sumber daya, Eka Chandra Buana SE, MA, Kepala Badan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia diwakili oleh direktur hubungan antar lembaga dalam negeri, Hasan Abud SH, M.AP, dan Deputi pemasaran pariwisata, Kementerian Pariwisata Republik Indonesia yang diwakili oleh asisten deputi pengembangan segmen pada bisnis dan pemerintah, Tazbir SH M Hum.

Kepala Dinas Pariwisata Riau Fahmizal Usman dalam sambutannya mengatakan bahwa Pemerintah Provinsi Riau tak pernah berhenti dalam mengembangkan sektor strategis yakni pariwisata yang dimiliki bumi Lancang Kuning. Namun, guna mewujudkan Riau menjadi destinasi wisata diperlukan upaya yang maksimal.

"Ada tiga program penting guna mendorong pariwisata di Riau. Ketiga program itu adalah, pengembangan destinasi, SDM dan promosi," katanya.

Dijelaskan, untuk pengembangan destinasi wisata pihaknya mengaku terus melakukan koordinasi dan mendorong kemajuan pariwisata dengan pemerintah kabupaten/kota yang ada di Riau. Dia juga mengharapkan moment Rakornis ini dapat mempertajam dalam rangka pengembangan pariwisata Riau tahun 2018.

Fahmizal juga mengatakan bahwa Provinsi Riau tidak lagi harus bergantung kepada potensi Migas yang selama ini menjadi andalan, namun harus dicari sektor baru yang lebih menjanjikan yakni sektor pariwisata.

"Selain Riau The Home Land Of Melayu, kita terapkan dan juga meluncurkan tagline baru yakni "No More Oil and Gas, Lets slStart Tourism"," kata Fahmizal.

Untuk diketahui, Dinas Pariwisata Propinsi Riau telah mengusulkan beberapa prioritas program dan kegiatan Pariwisata di setiap Kabupaten/kota yang menggunakan dana APBN 2018 diantaranya 20 event, dan 12 pembangunan infrastruktur pariwisata.

Penulis  : Ali Imroen
Editor    : Unik Susanti

Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Jumlah DPS Kabupaten Inhu 274.565 Pemilih
  • Usulkan Dana DSP, Sekdaprov dan Kepala BPBD Riau Tinjau Lokasi Longsor di Inhil
  • Warga Kesalkan PLN Rayon Tembilahan Tidak Menata Kabel dengan Baik
  • Sekdakab Inhil Hadiri Halal Bi Halal dan Deklarasi Milad Kecamatan GAS
  • Jalur Sumbar-Riau Macet, Payakumbuh-Bukittinggi Empat Jam Lebih
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov RiauPekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2016 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved