Meranti
Pemkab Meranti | DPRD Meranti
 
+ INDEX BERITA

11:45 - BPBD Meranti Salurkan Bant...
15:27 - Pemilik Swalayan Top 99 Di...
15:39 - Pembangunan Proyek di Mera...
10:33 - Dinilai Sukses Kembangkan ...
16:18 - Baru Menjabat, Kadis Perik...
10:18 - Selain Kemiskinan, Subside...
11:18 - Berbeda dengan Puslabfor M...
20:21 - Ribuan Hektare Hutan Mangr...
13:51 - Konsisten Bantu Masyarakat...
18:41 - Bupati Berang Lihat Sampah...
15:17 - Minim Kucuran Anggaran, Wa...
12:12 - Dikritik Lakukan Sidak dan...
11:55 - BBPOM Sidak Barang Tanpa I...
15:10 - Duh, Bidan dan Petugas Keb...
16:11 - RAPP Bangun Depot Air Minu...
16:37 - Jembatan Desa Tanjung Pada...
10:23 - Deklarasi Anti Hoaks, Kapo...
19:03 - Pakai Nomor Registrasi BPO...
14:12 - Bercacing, Ikan Sarden Far...
05:47 - Tiga Unit Mesin Pembangkit...
11:22 - Cetak Sawah Baru di Merant...
16:40 - Sample Dibawa ke BPOM Peka...
06:10 - KPU Meranti Tetapkan DPS P...
22:05 - Dispar Riau Sosialisasi Sa...
18:15 - Sejak 2016, 11 ASN Merant...
17:47 - Banyak Pembangunan Proyek ...
07:14 - Bahas Pengelolaan Gambut B...
19:25 - Bupati Irwan Tegaskan Siap...
19:30 - Abrasi di Kecamatan Rangsa...
11:05 - Genset Desa Diperbaiki, Wa...
23:12 - BPBD Meranti Ragukan Data ...
13:33 - Rastra Gratis, Kades di Me...
18:02 - Kepala Desa dan Kepala OPD...
17:32 - Heboh di Medsos, Istri Seb...
12:30 - Begini Potret Meriahnya Fe...
21:06 - Status Darurat Karhutla di...
19:13 - LAMR Meranti Nyatakan Pera...
22:34 - Padamkan Api, Tiga Helikop...
18:16 - Karhutla di Meranti Meluas...
06:39 - 100 Hektare Lebih Lahan Te...
16:59 - Pulau Rangsang Dapat 'Jata...
19:15 - Diekspor Tanpa Merek, Prod...
11:13 - Wacana Potongan 2,5 Persen...
18:51 - 22 Desa di Meranti Belum N...
12:36 - Tangkal Generasi Muda Mera...
18:57 - Bupati Ajak Kades Hati-hat...
18:02 - Kepala OPD Harus Siap Mund...
17:45 - Bayar Denda Ratusan Juta, ...
18:15 - Pemkab Meranti Terima LHE ...
17:53 - Lihat Jalan Rusak, Anggota...
 
Layanan Parkir Berkarcis Belum Juga Berlaku di Selatpanjang
Kamis, 23/02/2017 - 20:35:31 WIB
Ilustrasi.
Ilustrasi.
TERKAIT:
 
  • Target Tak Tercapai, Sektor PAD Meranti Hanya Sumbang 5 Persen
  • Layanan Parkir Berkarcis Belum Juga Berlaku di Selatpanjang
  •  

    SELATPANJANG - Rencana Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Meranti, melalui Dinas Perhubungan untuk memberikan karcis kepada masyarakat yang memarkirkan kendaraannya di sejumlah titik di Kota Selatpanjang, belum terealisasi. Padahal rencana tersebut ditargetkan dimulai sejak 1 Februari lalu.

    Dari pantauan halloriau.com, Kamis (23/2/2017), di Jalan Imam Bonjol, Selatpanjang, petugas parkir tidak menggunakan pakaian khusus petugas parkir. Kemudian kendaraan sepeda motor yang diparkirkan melintang, tidak dirapikan. Saat ditanyakan karcisnya, secara spontan petugas parkir mengatakan tidak ada.

    Begitu juga lokasi parkir di Jalan Ahmad Yani, Selatpanjang, selain tidak menggunakan baju seragam, petugas juga tidak memberikan karcis kepada pemilik kendaraan. Petugas mengaku pernah menggunakan karcis, namun hanya sehari saja.

    "Tidak ada karcis. Penggunaan karcis pernah hanya sekali saja. Setelah itu tidak pernah lagi," kata Ridwan petugas parkir di Jalan Ahmad Yani ini.

    Meski demikian, petugas parkir mengakui ada pihak yang tiap hari mengambil setoran seperti biasa. Disebutkannya, petugas itu dari Dishub dan Ia harus membayar Rp10 ribu per hari. "Kalau lebih dari Rp10 ribu saya angkat tangan," katanya sambil bercanda.

    Kepala Bidang Darat, Dinas Perhubungan Kepulauan Meranti, Tulus yang dikonfirmasi Senin lalu mengatakan sesuai arahan kepala dinas, mereka telah meluncurkan sistem parkir menggunakan karcis. Karcis itu pula telah diserahkan ke koordinator parkir di Kota Selatpanjang. 

    Namun, belakangan diakui terjadi kemacetan sehingga parkir tidak lagi menggunakan karcis. "Koordinator parkir kurang memahami teknisnya," kata Tulus.

    Koordinator yang dimaksud Tulus ada berasal dari pihak ketiga. Namun, diakui Tulus juga, saat ini koordinator itu sudah ada juga yang berasal dari Dishub. Sebab, secara perlahan Dishub akan mengalih sistem pengelolaan parkir dari pihak ketiga ke Pemda dalam hal ini Dishub Kepulauan Meranti. 

    "Pelan-pelan kita benahi sistem parkir di Kota Selatpanjang. Sejauh ini koordinatornya ada dari pihak ketiga dan ada juga dinas. Ini kan sistem baru, jadi pelan-pelan kita ubah, kita tidak ingin kedepannya ada perpanjangan tangan (pengelolaan sistem parkir di Kota Selatpanjang)," ujarnya.

    Sementara itu, ketika ditanya apakah sistem parkir menggunakan karcis akan berpengaruh pada target pendapatan untuk daerah, tulus mengatakan sama sekali tidak. Sebab, baik menggunakan atau tidak menggunakan tiket pendapatan tetap sama dan target mereka tetap Rp100 juta untuk menambah PAD tahun 2017 ini.

    "Pakai karcis itu agar terlihat lebih tertib saja parkir di Kota Selatpanjang. Tidak ada pengaruh yang signifikan. Pendapatan tetap sama," beber Tulus.

    Kepala Badan Pajak dan Retribusi Kepulauan Meranti, Bambang Suprianto SE MM, menegaskan pihaknya sudah memberikan karcis kepada Dinas Pehubungan sejak awal bulan Februari lalu. Karcis tersebut digunakan untuk meminta retribusi parkir.

    "Sudah kita kasih karcisnya kepada Dishub. Agar pengelolaan parkir bisa menjadi salah satu potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD)," jelasnya.

    Ditambahkan Kabid Retribusi, Khairudin jumlah karcis yang telah diberikan kepada Dinas Perhubungan sebanyak 3000 lembar. Jumlah karcis tersebut untuk tahap awal.

    "Kalau habis bisa minta lagi. Kita targetkan dari parkir bisa mendatangkan PAD sebesar Rp 100 juta dalam tahun 2017 ini," ungkapnya.

    Penulis: Ali Imroen
    Editor: Yusni Fatimah


    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0813 7176 0777
    via EMAIL: redaksi@halloriau.com
    (mohon dilampirkan data diri Anda)

     
    Berita Lainnya :
  • Pelajar di Pekanbaru Terlibat Narkoba, Dewan Minta Usut Tuntas Dalangnya
  • Pembangunan Waduk Rokan Lompatan Harimau Bakal Lenyapkan Cagar Budaya dan Mata Pencaharian Warga
  • Telkomsel Umumkan Juara Indonesia Games Championship 2018
  • UNBK SMA Hari Pertama di Pekanbaru Terlambat 30 Menit
  • Bayar DP Cuma Rp10 Ribu, Bisa Bawa Pulang Suzuki Nex
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov RiauPekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2016 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved