Meranti
Pemkab Meranti | DPRD Meranti
 
+ INDEX BERITA

10:03 - BPOM dan Pemkab Meranti Se...
16:28 - BPN Meranti Targetkan Sert...
17:24 - Penerima Rastra di Meranti...
16:49 - Pasca Sidak BPOM, Produk A...
15:25 - HUT Damkar ke 98, Petugas ...
18:05 - 2017, Sudah Terjadi 5 Kasu...
15:13 - Sidak tanpa Sosialisasi, B...
21:15 - BPOM RI Temukan Ratusan Ma...
21:14 - Festival Perang Air Jadi E...
15:27 - Wabup Said Minta Kepala SK...
06:04 - Polres Meranti Siap Amanka...
11:03 - Bupati Irwan Ajak Masyarak...
15:24 - Sanggar Bathin Galang Prom...
11:28 - Dinas Pariwisata Luncurkan...
15:55 - Disparpora Meranti Akan Ba...
14:57 - Dua Sekolah di Meranti Gag...
14:07 - 42 Pejabat Pemkab Meranti ...
05:27 - Tun Akhyar: Gebrakan PWI M...
19:33 - Duuhh...2.526 Ruangan Bela...
20:35 - Layanan Parkir Berkarcis B...
16:18 - Asessment Pejabat Pratama ...
15:01 - Kasus YMB, Kejari Meranti ...
15:33 - Tak Urus IMB, Bangunan di ...
06:12 - Pulau Pembudidayaan Ikan a...
17:16 - Polisi Turun Tangan Cek Pe...
12:13 - Tubing Mangrove, Wahana Pe...
16:39 - BBM Jenis Premium di Meran...
21:41 - Delapan Pejabat Meranti Me...
11:53 - Meranti Tetapkan Status Si...
15:30 - Gelombang Tinggi, Nelayan ...
14:15 - Warga Tebing Tinggi Barat ...
11:27 - Bentang Karya Sanggar Kepu...
06:36 - DPRD Meranti Nilai Pemkab ...
15:33 - Moment Imlek Angkat Ekonom...
18:29 - 2021, Bupati Targetkan Mer...
17:21 - Assesment 10 Jabatan Eselo...
14:50 - Meranti Kembali Terima Hib...
14:10 - Selama Januari, Tujuh Kasu...
10:08 - Pelaksanaan Event Perang A...
18:50 - Pasar Dadakan Imlek, Petan...
12:15 - Rokok Ilegal Banyak Bereda...
08:16 - Kompor Gas Meledak, Satu R...
11:55 - Sambut Festival Perang Air...
14:20 - Cegah Karlahut 2017, Bupat...
15:48 - Waduh!! Sudah Beroperasi, ...
18:07 - Butuh "Obat" Krisis, Kota ...
15:23 - Kondisi Lapas Selatpanjang...
05:32 - Wabup: Semua Pihak harus B...
22:04 - Kunjungi Meranti, Kadis Pa...
13:56 - SMKN1 Tebing Tinggi Libatk...
 
2021, Bupati Targetkan Meranti Swasembada Beras
Rabu, 01/02/2017 - 18:29:56 WIB

RANGSANG - Bupati Kepulauan Meranti, Drs H Irwan MSi melakukan panen raya cetak sawah seluas 330 hektar, program Operasi Khusus Padi, Jagung Kedelai (Pajale) Kementerian Pertanian RI, di Desa Topang, Kecamatan Rangsang, Rabu (1/2/2017) siang.

Turut hadir dalam kegiatan itu, Ketua DPRD Fauzi Hasan, Plt Sekdakab Yulian Norwis, Kapolres AKBP Barliansyah, Danramil Mayor Bismi Tambunan, Kepala Otsus Pajale, Kepala Badan Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Riau Ferry HC dan unsur lainnya.

Panen raya ditandai dengan penyabitan padi secara simbolis oleh Bupati bersama pejabat lainnya. Bupati atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti mengucapkan terimakasih pada Pemerintah Pusat dan Provinsi Riau, khususnya masyarakat yang telah berhasil menyulap hutan seluas 330 hektar pada dua tahun lalu menjadi hamparan sawah dengan padi yang menguning.

"Saya ucapkan terimakasih kepada masyarakat berkat perjuangannya yang didukung semua unsur terkait, hari ini kita dapat melakukan panen raya, melakukan produksi padi yang berlimpah dalam rangka memenuhi kebutuhan pangan masyarakat," ujar Bupati.

Dijelaskan Bupati, berkat usaha bersama menuju swasembada pangan di Kepulauan Meranti, hingga tahun 2017 ini telah berhasil diproduksi padi sebanyak 13 ribu ton pertahun, atau berkisar 60 pesen dari kebutuhan beras masyarakat yang berkisar 26 sampai 27 ribu ton pertahun.

"Dulunya hampir 100 persen kebutuhan beras di Kepulauan Meranti terpaksa diimpor dari Thailand dan Provinsi tetangga, kini di tahun 2017 produksi padi sudah mampu kencukupi 60 persen kebutuhan beras masyarakat," jelas Bupati.

Luas sawah Opsus Pertanian di Kepulauan Meranti hingga tahun anggaran 2016 mencapai 4200 hektar. Jika dikelola secara maksimal akan mampu menghasilkan produksi padi sebanyak 17 ribu ton pertahun.

Untuk mencapai hasil itu, ditegaskan Bupati bukan suatu yang mudah, namun dibutuhkan intensifikasi pertanian dan juga peningkatan SDM. Menyadari hal itu, Pemda menyekolahkan 120 orang di Institut Pertanian Bogor (IPB) sejak 2012 lalu, dan pada tahun 2015 putra-putri Kepulauan Meranti sudah menamatkan pendidikannya dan sudah dipekerjakan sebagai penyuluh pertanian di Kabupaten Kepulauan Meranti.

"Terimakasih kepada anak-anak sekalian yang telah mengaplikasikan ilmunya untuk meningkatkan produksi pertanian di Kabupaten Kepulauan Meranti, sehingga hasilnya dapat dinikmati masyarakat," ucap Bupati.

Bupati menginginkan kebutuhan bahan pokok beras masyarakat di Kepulauan Meranti jangan lagi bergantung pada daerah lain. Dalam beberapa tahun kedepan harus bisa mandiri.

"Saya menargetkan 2021 Kepulauan Meranti akan swasembada beras. Untuk itu Dinas Pertanian dan instansi terkait harus berusaha lebih keras menambah lahan padi seluas 2000 hektar lagi pada tahun-tahun berikutnya," pintanya.

Penulis : Ali Imroen
Editor : Unik Susanti


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777 atau 0852 7897 5248
via EMAIL: redaksi@halloriau.com atau
bisa invite PIN halloriau.com: 2B2591DA
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Hutang Pembangunan RSUD Pekanbaru Capai Rp24 Miliar
  • Kasus Penghinaan Agama Islam di Instagram, FPI Riau Janji Kawal Sampai Tuntas
  • Pemko Pekanbaru Beli Mobil Dinas untuk Pejabat, Total Rp11 Miliar
  • Dugaan Korupsi ADD, Kades dan Bendahara Desa Tanjung Punak Ditahan
  • Pemerintah Tak Berdaya, Perkebunan Sawit Ilegal Marak di Pulau Rupat
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov RiauPekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2016 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved