Meranti
Pemkab Meranti | DPRD Meranti
 
+ INDEX BERITA

20:28 - Sekda Minta Pertahankan da...
20:01 - Pemcam Tebingtinggi Barat ...
18:02 - Meranti Terima Mobil Damka...
10:25 - Pemkab Meranti Ajukan 1.18...
18:58 - Kadin Meranti Minta Nilai ...
17:22 - Mobil Crane Terperosok di ...
16:57 - PT Cipta Krida Bahari Foku...
10:40 - Begini Penjelasan kenapa C...
10:10 - Jalan Diponegoro Selatpanj...
10:30 - Intsiawati Ayus: Kepala OP...
11:11 - Balai Benih Ikan Desa Gogo...
18:05 - Baru Selesai Dibangun, Box...
18:59 - Buang Sampah dan Merokok S...
19:27 - RKU PT RAPP Dibatalkan, Se...
05:52 - Warga Keluhkan Kondisi Jal...
10:20 - Bupati Harap Pemerintah Pu...
07:16 - Anggota DPRD Meranti Bawa ...
11:10 - UMK Meranti Tahun 2018 Dip...
18:54 - Masyarakat Kecewa, Rumah S...
18:09 - Notaris Mengeluh Urus BPHT...
18:16 - Realisasi Fisik APBD 2017 ...
11:04 - Petugas Damkar Meranti Dib...
15:15 - BPBD Meranti Serahkan Bant...
05:10 - Pasar Modern Akan Dikelola...
12:32 - Tarif Baru Pelabuhan Tanju...
00:29 - Pejabat Meranti Punya Wani...
17:21 - 13 Desa di Meranti Terima ...
16:50 - Eks Pekerja PT RAPP: Bukan...
18:21 - Lapangan Kerja Tidak Terse...
08:50 - Izin Terancam Dicabut, Mit...
18:46 - Forum Kades Meranti Kecewa...
19:29 - Izin Terancam Dicabut, Rat...
18:08 - Belum Ada Anggaran, Pemkab...
16:51 - Masyarakat Minta Pemerinta...
16:30 - Ada Potensi Longsor Susula...
14:17 - 'Bah Jamel' dari Meranti J...
08:13 - Diguyur Hujan Deras, Kebun...
05:26 - Akses Jalan Menuju Roro Ka...
10:27 - 18 Desa di Meranti Tak Mil...
15:37 - Ketua Pengda Riau Kukuhkan...
10:19 - Berubah Tipe, KPPBC Selat ...
19:21 - 4.463 Unit Rumah di Merant...
12:27 - 13 Unit Pamsimas Dibangung...
10:50 - Mantab! RSUD Meranti Juara...
18:05 - Farewell Parade Kapolres M...
11:19 - Karcis Parkir di Selatpanj...
11:03 - Dua Anggota DPRD Walk Out,...
16:50 - Personel TNI AL Gotong Roy...
18:39 - Dua Unit Hybrid PLTS Kemen...
20:59 - Bupati Sambut Kepulangan 8...
 
2021, Bupati Targetkan Meranti Swasembada Beras
Rabu, 01/02/2017 - 18:29:56 WIB

RANGSANG - Bupati Kepulauan Meranti, Drs H Irwan MSi melakukan panen raya cetak sawah seluas 330 hektar, program Operasi Khusus Padi, Jagung Kedelai (Pajale) Kementerian Pertanian RI, di Desa Topang, Kecamatan Rangsang, Rabu (1/2/2017) siang.

Turut hadir dalam kegiatan itu, Ketua DPRD Fauzi Hasan, Plt Sekdakab Yulian Norwis, Kapolres AKBP Barliansyah, Danramil Mayor Bismi Tambunan, Kepala Otsus Pajale, Kepala Badan Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Riau Ferry HC dan unsur lainnya.

Panen raya ditandai dengan penyabitan padi secara simbolis oleh Bupati bersama pejabat lainnya. Bupati atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti mengucapkan terimakasih pada Pemerintah Pusat dan Provinsi Riau, khususnya masyarakat yang telah berhasil menyulap hutan seluas 330 hektar pada dua tahun lalu menjadi hamparan sawah dengan padi yang menguning.

"Saya ucapkan terimakasih kepada masyarakat berkat perjuangannya yang didukung semua unsur terkait, hari ini kita dapat melakukan panen raya, melakukan produksi padi yang berlimpah dalam rangka memenuhi kebutuhan pangan masyarakat," ujar Bupati.

Dijelaskan Bupati, berkat usaha bersama menuju swasembada pangan di Kepulauan Meranti, hingga tahun 2017 ini telah berhasil diproduksi padi sebanyak 13 ribu ton pertahun, atau berkisar 60 pesen dari kebutuhan beras masyarakat yang berkisar 26 sampai 27 ribu ton pertahun.

"Dulunya hampir 100 persen kebutuhan beras di Kepulauan Meranti terpaksa diimpor dari Thailand dan Provinsi tetangga, kini di tahun 2017 produksi padi sudah mampu kencukupi 60 persen kebutuhan beras masyarakat," jelas Bupati.

Luas sawah Opsus Pertanian di Kepulauan Meranti hingga tahun anggaran 2016 mencapai 4200 hektar. Jika dikelola secara maksimal akan mampu menghasilkan produksi padi sebanyak 17 ribu ton pertahun.

Untuk mencapai hasil itu, ditegaskan Bupati bukan suatu yang mudah, namun dibutuhkan intensifikasi pertanian dan juga peningkatan SDM. Menyadari hal itu, Pemda menyekolahkan 120 orang di Institut Pertanian Bogor (IPB) sejak 2012 lalu, dan pada tahun 2015 putra-putri Kepulauan Meranti sudah menamatkan pendidikannya dan sudah dipekerjakan sebagai penyuluh pertanian di Kabupaten Kepulauan Meranti.

"Terimakasih kepada anak-anak sekalian yang telah mengaplikasikan ilmunya untuk meningkatkan produksi pertanian di Kabupaten Kepulauan Meranti, sehingga hasilnya dapat dinikmati masyarakat," ucap Bupati.

Bupati menginginkan kebutuhan bahan pokok beras masyarakat di Kepulauan Meranti jangan lagi bergantung pada daerah lain. Dalam beberapa tahun kedepan harus bisa mandiri.

"Saya menargetkan 2021 Kepulauan Meranti akan swasembada beras. Untuk itu Dinas Pertanian dan instansi terkait harus berusaha lebih keras menambah lahan padi seluas 2000 hektar lagi pada tahun-tahun berikutnya," pintanya.

Penulis : Ali Imroen
Editor : Unik Susanti

Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777 atau 0852 7897 5248
via EMAIL: redaksi@halloriau.com atau
bisa invite PIN halloriau.com: 2B2591DA
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Bupati Suparman: Usia PGRI sudah Tua Tapi Kesejahteraannya Belum Merata
  • Bupati Bengkalis Resmikan Balai Penyuluhan Kampung KB Resam Lapis
  • Gelar Pertemuan dengan PWI, Kapolres Kuansing Bahas Perkembangan Pers Daerah
  • Diskes Butuh Rp 21 M untuk Fisik RSUD Pekanbaru dan Rp 30 M untuk Alkes
  • Kapolda Riau Tegaskan Bakal Sanksi Tegas Jika Kedapatan Curang di Pemilu 2018
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov RiauPekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2016 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved