Meranti
Pemkab Meranti | DPRD Meranti
 
+ INDEX BERITA

16:38 - Dana Transportasi Dipotong...
10:56 - Tenaga Kesehatan Banyak Pi...
07:51 - APBD Meranti 2017 Disahkan...
05:47 - Pemkab Meranti Gelar Berba...
14:51 - Proyeksi Belanja RAPBD Mer...
13:57 - Meranti Dapat Hibah 44 Ton...
20:05 - Rebut Uang Tunai Rp20 Juta...
17:49 - MUI Meranti Keluarkan Imba...
18:11 - Bank Mandiri Cabang Selatp...
11:18 - Wabup Meranti Intruksikan ...
10:32 - Kantor Imigrasi Selatpanja...
10:01 - 30 Janda KDRT di Meranti D...
16:25 - Banjir Rob Rendam Seluruh ...
09:53 - Bupati Titipkan Gasing dan...
14:15 - Dituntut Kerugian Rp6 Mili...
10:18 - Meranti Ditetapkan sebagai...
10:06 - DPRD Kabupaten Kepulauan M...
20:41 - Cari Solusi Abrasi, Intsia...
11:17 - Ratusan Handycraft Disiap...
10:09 - Anggota DPD RI Instiawati ...
11:15 - Truk Pengangkut Material P...
12:52 - Bisnis Perhotelan Lesu, PH...
11:06 - Edan!! Harga Cabai di Sela...
07:15 - Pembangunan Rumah KAT di M...
14:30 - Jurnalis Meranti Dapat Fas...
14:14 - Ribuan Warga Meranti Bakal...
17:56 - Dapat Hidayah, Tiga Narapi...
14:52 - Plt Sekda Tegaskan Pelayan...
08:47 - 75 Kali Donorkan Darah, Ma...
10:31 - Wakil Bupati Meranti Ajak ...
16:06 - ASN Kantor BPN Meranti Tak...
17:27 - Ini Dia Gambaran UMK Meran...
09:04 - Sempena Hari Santri Nasion...
21:09 - Pembuatan 350 Jenis Makana...
20:30 - Korsleting Listrik, Rumah ...
15:43 - Curi Kayu Mangrove di Beng...
15:08 - Pembayaran Insentif 3.000 ...
00:46 - Sah! DPRD Tetapkan 16 Dina...
10:12 - Belasan Tiang Listrik Tumb...
16:28 - 18 Warga Gangguan Jiwa di ...
06:28 - Karlahut di Rangsang Hangu...
17:10 - Kebakaran Lahan di Rangsan...
15:22 - Yulian Norwis Jabat Plt Se...
09:26 - Meranti Tuan Rumah Peringa...
16:45 - Lantik 43 Pejabat Eselon I...
21:53 - Kapolres : Kita Kembalikan...
14:58 - Belasan Guru di Meranti Di...
11:22 - Hitamnya Kehidupan Buruh P...
09:46 - Menunggak Rp17 Juta Lebih,...
08:54 - Meranti Kini Miliki 19 Din...
 
Advertorial Pemkab Meranti
Pj Bupati Bersyukur, Pilkada Meranti Berlangsung Sukses dan Kondusif
Senin, 21/12/2015 - 09:27:20 WIB
<div align="justify"><font size="2"><i><b>Ketua KPU Kepulauan Meranti, Yusli menyerahkan hasil pleno rekapitulasi hasil penghitungan suara tingkat kabupaten kepada Asisten 1 bidang pemerintahan, Alizar S.Sos. </b></i></font></div>
Ketua KPU Kepulauan Meranti, Yusli menyerahkan hasil pleno rekapitulasi hasil penghitungan suara tingkat kabupaten kepada Asisten 1 bidang pemerintahan, Alizar S.Sos.
TERKAIT:

PELAKSANAAN Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kepulauan Meranti yang dilaksanakan pada 9 Desember 2015 telah selesai dilaksanakan tanpa adanya gangguan sedikitpun. Artinya perhelatan akbar dalam memilih pemimpin di Kabupaten termuda di Provinsi Riau itu berlangung sukses aman dan kondusif.

Untuk menciptakan suasana tersebut berbagai upaya telah dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Meranti untuk mensukseskan Pilkada serentak bersama 8 Kabupaten/Kota lainnya di Riau itu. Mulai dari melakukan sosialisasi melalui spanduk, baliho dan pamflet, ajakan melalui radio agar seluruh masyarakat menggunakan hak pilih dan menjaga ketentraman, sampai dengan meminta langsung melalui berbagai kegiatan Pemkab Meranti.

Hal itu sangat penting dilakukan agar pelaksanaan Pilkada benar-benar menjadi pesta demokrasi, bukan sebuah ajang untuk mencari lawan atau mengkotak-kotakkan masyarakat. Karena dengan kebebasan memilih menjadi syarat mutlak dalam pelaksanaan ini. Sehingga nantinya Kepulauan Meranti mendapatkan pemimpin yang berkualitas dan yang benar-benar sesuai dengan harapan seluruh masyarakat di Kepulauan Meranti.

Agar hal itu dapat terwujud, Pemkab Meranti tak pernah lelah dalam mengupayakannya. Apalagi tudingan-tudingan miring terhadap birokrasi Pemerintahpun langsung dijawab dengan ketegasan.

Salah satu upaya yang dilakukan di Internal Pemkab Kepulauan Meranti adalah dengan melakukan penandatanganan fakta integritas, netralitas Pilkada Kepulauan Meranti 2015. Penandatanganan itu dilakukan oleh seluruh Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) tanpa terkecuali dan tanpa diwakilkan.

Pj Bupati Kepulauan Meranti H Edy Kusdarwanto bersama Sekretaris daerah Drs H Iqaruddin Msi meninjau TPS di Kecamatan Tebingtinggi Barat.

Mulai dari Pj Bupati, Sekda, seluruh Asisten, Seluruh Staf Ahli, seluruh Kepala Badan, seluruh Kepala Dinas, seluruh Kepala Kantor, dan Bahkan seluruh Camat dilingkungan Pemkab Meranti satu persatu menandatangani fakta integritas netralitas Pilkada Kepulauan Meranti 2015 tersebut. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Gedung Aula Kantor Bupati, jalan Dorak Selatpanjang, Senin (23/11/2015) kemarin.

Dalam kesempatan itu, Pj Bupati Kepulauan Meranti, Edy Kusdarwanto meminta ketegasan dari seluruh Kepala SKPD. Bahkan sebelum kegiatan tersebut ditutup, Pj Bupati yang juga Asisten III Setdaprov Riau itu memberikan kesempatan kepada seluruh Kepala SKPD yang ingin menarik tanda tangan yang sudah di bubuhkan dalam fakta integritas tersebut.

"Kalau ada yang keberatan sudah menandatangani fakta integritas ini, bisa maju kedepan dan mencoret kembali tandatangannya sebagai bentuk membatalkan fakta integritas tersebut. Ini adalah toleransi terakhir saya, kalau terjadi sesuatu tanggung resiko masing-masing," tegas Pj Bupati usai penandatanganan fakta integritas tersebut dihadapan seluruh Kepala SKPD yang hadir. 

Fakta integritas tersebut dilakukan oleh Pemkab Meranti karena ada yang belum yakin bahwa Pemkab Meranti akan bersikap netral dalam Pilkada nantinya. Oleh sebab itulah dengan dilakukannya fakta integritas tersebut sebagai bentuk Pemkab Meranti benar-benar serius dalam menyatakan bahwa akan bersikap netral dalam Pilkada.

Pj Bupati Kepulauan Meranti H Edy Kusdarwanto meninjau pelaksanaan Pilkada di salah satu TPS di Kecamatan Rangsang.

Oleh karenanya nantinya bagi masing-masing Kepala SKPD dapat menjamin netralitas bagi setiap pegawai dibawahnya. Sehingga secara keseluruhan seluruh PNS dilingkungan Pemkab Meranti benar-benar bersikap netral.

"Tugas saya menjaga netralitas PNS. Kepala SKPD diminta agar dapat menjaga netralitas, dengan berbagai kegiatan didalam SKPD itu sendiri tidak ada yang mendukung salah satu pasangan calon," pintanya.

Pj Bupati juga mengharapkan agar penandatanganan fakta integritas itu tidak hanya diatas kertas saja. Tapi benar-benar secara komitmen dijalankan oleh seluruh Kepala SKPD.

Jika ditemukan adanya Kepala SKPD atau PNS yang tidak netral atau berpihak kepada salah satu pasangan calon, maka Pj Bupati menyerahkan sepenuhnya sesuai dengan mekanisme yang berlaku. Bahkan Pj meminta dengan tegas agar PNS tersebut bisa ditindak tegas sesuai aturan.

"Kalau memang terdapat ada PNS yang tidak netral, maka silahkan tanggung sendiri akibatnya," tegas Edy lagi.

Upaya lain juga ditempuh oleh Pj Bupati Kepulauan Meranti agar pelaksanaan Pilkada berjalan dengan baik dan lancar yakni dengan meningkatkan koordinasi dengan Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) dan Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu). Pj Bupati juga memastikan dalam pelaksanaan Pilkada tidak menukan masalah dan bisa terus dilanjutkan sesuai tahapan yang telah ditentukan.

Pj Bupati juga mempersilahkan proses berlanjut jika salah satu pejabat atau pegawai yang dilaporkan mendukung salah satu pasangan ke Panwaslu. Karena bagaimanapun pihaknya tidak bisa mengintervensi Panwaslu selaku pihak yang memproses laporan tentang adanya indikasi pelanggaran.

"Saya tidak pernah mencampuri Panwaslu. Jika memang adanya laporan PNS yang tidak netral, silahkan ditindak sesuai aturan," katanya.

 Karena bagaimanapun Pemerintah tetap bertanggung jawab dalam suksesnya Pilkada Kepulauan Meranti nantinya. Pemerintah juga wajib mengajak dan mensosialsiasikan agar masyarakat dapat menggunakan hak pilihnya.

"Kita berharap seluruh masyarakat di Kepulauan Meranti tanpa terkecuali dapat memanfaatkan hal politiknya pada 9 Desember nanti," harap Pj Bupati Kepulauan meranti itu.

Panwaslu Kepulauan Meranti sendiri hingga kini belum menerima tentang adanya PNS yang mendukung salah satu pasangan Calon. Namun jika benar adanya pihak Panwaslu siap menindak lanjutinya.

"Hingga kini belum ada laporannya. Namun jika ada silahkan saja. Kita siap memproses sesuai ketentuan," kata Ketua Panwaslu, Hanafi, Senin (23/11/2015) usai menerima kunjungan Pj Bupati, Edy Kusdarwanto. Hadir juga menerima Pj Bupati di kantor Panwaslu jalan Banglas Selatpanjang, Komisionar Panwaslu, Syaferdi dan Katmuji.

Rapat bersama sejumlah SKPD tokoh masyarakat dalam menghadapi Pilkada agar berjalan kondusif.

Yang jelas hingga kini belum ada tindak pidana pemilu yang kita tangani. Namun yang dilaporkan ada sebanyak empat kasus dan satu temuan.

"Semuanya tidak memenuhi unsur. Makanya belum merupakan tindak pidana pemilu," terangnya.

Hanafi menegaskan bahwa pihaknya akan menindaklanjuti setiap laporan yang masuk. Walaupun sebenarnya tidak memenuhi unsur, namun pihaknya tidak pernah melarang siapapun melaporkan jika menemukan indikasi terjadinya tindak pidana pemilu ke Panwaslu Kepulauan Meranti.

Karena menurutnya ketegasan menjadi kunci dalam melaksanakan pengawasan. Sehingga Pilkada bisa berjalan lancar dan aman.

Jadikan Lawan, Jangan Musuh
Pj Bupati juga mengajak kepada masing-masing pasangan calon dan tim masing-masing dapat menjalankan Pilkada sesuai aturan. Sehingga dapat sekaligus memberikan pembelajaran demokrasi dengan baik kepada seluruh masyarakat di Kepulauan Meranti.

"Masyarakat akan melihat langsung bagaimana proses pesta demokrasi itu sendiri dipraktekkan oleh masing-masing pasangan calon. Sehingga menjadi pembelajaran nantinya bagi masyarakat itu sendiri," terangnya.

Oleh karena itu dia berharap masing-masing pasangan tidak saling menjatuhkan. Namun dapat memberikan solusi atas apa yang hadapi masyarakat saat ini.

"Mari yang kita kampanyekan adalah program dan kebaikan calon, bukan malah keburukan lawan. Karena seluruh manusia pasti memiliki kekurangan," sebutnya.

Kalau mau dipertentangkan, tambah Edy Kusdarwanto jadikan yang di depan lawan, jangan musuh. Karena jika dijadikan lawan, pasti nantinya menang atau kalah tetap berkawan dan tetap menjalin silaturahmi kembali.

"Walaupun berlawan di dalam Pilkada, jangan sampai tali silaturahmi terputus. Utamakan kedamaian. Kalau itu bisa tercipta, maka Bupati terpilih adalah pilihan bersama," harap Pj Bupati saat menghadiri penetapan Calon tersebut.

Rapat koordinasi bersama KPU terkait pelaksanaan Pilkada di KPU Kepulauan Meranti.

Pj Bupati Kepulauan Meranti, Edy Kusdarwanto berharap Pilkada bisa berjalan aman dan lancar.  Dia juga meminta siapapun yang menang bisa diterima hasilnya secara bersama.

"masing-masing tim bisa menerima apapun hasil pilkada nantinya. Kami mengharapkan juga Pilkada bisa berjalan aman, lancar dan kondusif," harapnya.

230 Personel Amankan Pilkada Meranti
Dalam Pengamanan Pemilihan Kepala Daerah (P‎AM Pilkada) Kepulauan Meranti Pihak kepolisian bersama TNI juga menyiapkan lebih kurang sebanyak 230 personel. Sehingga Pilkada berjalan aman dan lancar bisa terwujud dengan baik sesuai harapan.

Selain dari anggota dari Polres Kepulauan Meranti sendiri, juga didatangkan sebanyak 1 pleton pasukan Brimob dengan spesifikasi tersendiri, seperti penjinak bom, penembak jitu, anti huru hara dan lainnya.

"Selain itu kita juga mendapatkan dukungan dari pihak TNI. Sehingga pengamanan bisa berjalan lebih maksimal nantinya," kata AKBP Zahwani Pandra Arsyad SH MSi.

Pengamanan Pilkada dilakukan dalam Operasi mantap praja Siak yang dimulai sejak Kamis (27/8/2015) lalu. Dia juga mengucapkan terimakasih kepada Pemkab Meranti dan stake Holder yang ada dalam membantu operasi mantap brata Siak tersebut.

"Kita akan selalu berkoordinasi dan bersinergi dengan Pimpinan Daerah yang telah mendukung dalam mendukung operasi mantap praja siak 2015," kata Pandra.

 Sementara itu Pj Bupati Kepulauan Meranti, Edy Kusdarwanto juga mengucapkan terimakasih kepada pihak kepolisian yang telah mempersiapkan diri untuk mengamankan Pilkada di Kepulauan Meranti. Karena menurutnya kesuksesan Pilkada tolak ukur terbesarnya adalah berjalan aman, tertib dan lancar.

"Jika kita bersama-sama dengan pihak kepolisian bahu membahu, maka insya allah Pilkada bisa berjalan aman dan lancar," harapnya.

Asisten 2 bidang ekonomi,H Anwar Zainal menandatangani fakta integritas netralitas PNS dalam pilkada disaksikan Pj bupati Kepulauan Meranti dan sekretaris daerah.

Bersyukur Tidak Ada Konflik Terjadi
Untuk mensukseskan pelaksanaan pesta demokrasi pemilihan kepala daerah serentak.Pemerintah daerah Kabupaten Kepulauan Meranti telah mempersiapkan dengan matang. Mulai dari rapat bersama dengan seluruh Forkompinda sampai dengan turun langsung kelapangan untuk mengecek berbagai persiapan.

Sampai pada hari yang ditunggu hari Rabu tanggal 9 Desember, pelaksanaan Pilkada tercipta sesuai dengan yang diinginkan. tidak ada gejolak yang terjadi,masing-masing pendukung pasangan calon kembali hidup berdampingan tanpa ada permusuhan.

Pj bupati Kepulauan Meranti, Drs H Edy Kusdarwanto MM menyatakan bersyukur dan mengucapkan terimakasih kepada masyarakat dan pihak yang telah ikut mensukseskan pelaksanaan Pilkada. Karena pelaksanaan pilkada serentak kemarin berlangsung aman, tertib, dan tentram. Ia meminta kondisi ini dipertahankan hingga pelantikan Bupati dan Wakil Bupati lima tahun kedepannya atau seluruh tahapan Pilkada benar-benar sudah tuntas semuanya.

"Kita harus optimis bahwa proses kelembagaan politik semakin lama semakin matang. Seluruh masyarakat telah menggunakan hak pilihnya. Hari ini membuktikan kepada dunia, bahwa masyarakat Meranti sudah dewasa dalam berdemokrasi. Sehingga, tidak ada yang mengganggu dan merusak ketertiban umum," kata Edy.

Edy menambahkan, dalam setiap kompetisi pasti ada yang kalah dan ada yang menang dan juga sangat manusiawi ada yang senang dan kecewa, namun semua harus mengendalikan diri dan sejarah ini akan menjadi pedoman bagi Pilkada-Pilkada selanjutnya bagi anak cucu agar tidak terjadi kericuhan di Pilkada selanjutnya.

Edy meminta jangan lagi terjadi perpecahan di tengah-tengah masyarakat akibat Pilkada ini. Sebab tujuan Pilkada untuk mempersatukan masyarakat menuju kemajuan,bukan perpecahan.

Rapat pleno rekapitulasi hasil penghitungan suara tingkat kabupaten pada pemilihan bupati dan wakil bupati yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kepulauan Meranti  di Ballroom Gedung Afifa Jalan Banglas Selatpanjang menetapkan pasangan Irwan - Said Hasyim unggul atas lawannya pasangan calon Tengku Mustafa dan Amyurlis alias Ucok. Dimana suara sah pasangan calon Irwan - Said Hasyim sebanyak 50.619 sedangkan suara sah pasangan calon Tengku Mustafa dan Amyurlis alias Ucok suara sah sebanyak  39.674. Jumlah sah kedua pasangan calon sebanyak  90.293 dan suara selisih diantara kedua pasangan calon sebanyak 10,945 suara. (Adv)


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777 atau 0852 7897 5248
via EMAIL: redaksi@halloriau.com atau
bisa invite PIN halloriau.com: 2B2591DA
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Puluhan Kader PP Bengkalis Demo Ikhwanal Amri, Desak Mundur dari Ketua MPC
  • Diminta Revisi SK, Pansus RPJMD DPRD Kuansing segera Surati Bupati
  • Jaksa Agung Kritik Pembiaran Stadion Utama Riau Terbengkalai
  • Ketua KPK dan Gubri Kunjungi Stand Telkom
  • Tegakkan Integritas, BPJS TK Ramaikan Pameran HAKI
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov RiauPekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi Disclaimer Pedoman
        © 2010-2016 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved