Meranti
Pemkab Meranti | DPRD Meranti
 
+ INDEX BERITA

16:14 - Kas Kosong, Pemkab Kepulau...
13:56 - Tiang Listrik Tumbang ke J...
10:09 - IPRPS Kelurahan Selatpanja...
16:11 - Rumah Kreatif BUMN Dorong ...
16:51 - Gelar Diskusi, IPMM Jakart...
19:20 - PPL Desa Mekar Sari Olah R...
14:34 - Anggaran Perjalanan Dinas ...
17:03 - Meranti Terima 200 Unit RT...
06:07 - Akibat Kurang Gizi, 1.170 ...
20:42 - Pemkab Kepulauan Meranti A...
19:39 - Kepulauan Meranti Mundur L...
05:50 - Pengelolaan Seluruh Puskes...
19:31 - Berpeluang Menang, DPD PAN...
18:01 - Over Kapasitas, Wagubri Pr...
05:30 - Kepala Desa di Kepulauan M...
18:21 - Sepanjang 2019, DBD Mening...
13:37 - KPU Meranti Luncurkan 'Si ...
14:38 - Tingkatkan Pendapatan Sekt...
17:29 - Kafilah Meranti Berhasil M...
17:46 - Jelang Penutupan, Pelamar ...
15:26 - Bupati Meranti Harapkan Ma...
12:37 - Pelabuhan Roro Insit Bakal...
15:33 - Bupati Meranti Larang OPD ...
11:25 - Abrasi di Pulau Rangsang M...
22:18 - Sudah Ketok Palu, APBD Kep...
13:46 - Tidak Miliki IMB dan Langg...
21:00 - Jalan Pramuka Tergenang Ai...
17:44 - Diresmikan, Ekowisata Mang...
17:40 - Disdagprinkop-UKM Kepulaua...
16:23 - Kelabui Petugas, Wisma Kin...
19:41 - Kabar Gembira, Pemkab Mera...
18:21 - Ada Perbedaan IPK pada Tes...
15:20 - 44 Desa di Meranti Teranca...
18:01 - Batal Hari Ini, Pendaftara...
14:57 - Perda Tibum Disahkan, Satp...
12:52 - Sempena HUT XI Kepulauan M...
15:07 - OJK Riau Dorong Petani dan...
18:49 - Sagu akan Jadi Menu Altern...
09:01 - Tunggakan BPJS Kesehatan d...
15:16 - Warga Dusun Manggis Desa B...
21:23 - Naik 8,51 Persen, UMK Mera...
20:14 - Moratorium Gambut Dinilai ...
19:47 - Sempat Dirawat di RSUD, Bo...
21:01 - Pasangan Terindikasi Mesum...
16:18 - Satpol PP Meranti Amankan ...
19:04 - Sempat Kisruh, Zuriyadi Fa...
21:35 - Satpol PP Meranti Razia Pe...
18:38 - Dialog Mengenang Sejarah S...
19:53 - Daftar ke PPP, Pasangan Be...
06:25 - Sumpah Pemuda, Camat Tebin...
 
Perda Tibum Disahkan, Satpol PP Meranti akan Bergerak Agresif
Senin, 11/11/2019 - 14:57:06 WIB
Apel gelar pasukan dalam rangka pengarahan diberlakukannya Perda Tibum, Senin (11/11/2019).
Apel gelar pasukan dalam rangka pengarahan diberlakukannya Perda Tibum, Senin (11/11/2019).
TERKAIT:

SELATPANJANG - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kepulauan Meranti akan mendapatkan tugas berat seiring dengan diberlakukannya Peraturan Daerah (Perda) Nomor 5 Tahun 2019 Tentang Ketertiban Umum (Tibum).

"Dengan diberlakukannya Perda Tibum ini, maka tugas kita sebagai Satpol PP akan bertambah berat, untuk itu anggota perlu dibekali agar dalam melakukan penertiban tidak terkesan arogansi," kata Kepala Satpol PP dalam apel gelar pasukan dalam rangka pengarahan diberlakukannya Perda Tibum, Senin (11/11/2019).

Dikatakan Helfandi, sebelum melakukan penindakan pihaknya terlebih dahulu melakukan sosialiasi terkait apa yang berhubungan dengan tugas Satpol PP dalam rangka penegakan Perda.

"Dengan adanya Perda No 5 tahun 2019 yang baru disah kan ini, tentunya kami lebih agresif dalam melaksanakan Perda sebagai payung hukum di daerah ini. Artinya tidak perlu menunggu, ketika ada pelanggaran langsung kita bergerak. Mudah- mudahan menjelang awal tahun sudah bisa kita terapkan," kata Helfandi.

Ketika akan dilakukannya penindakan, Satpol PP kata Helfandi, tidak serta merta bisa melakukan tindakan penutupan tempat usaha, penyegelan atau membawa persoalan ke ranah hukum, tapi ada tahapan yang harus dilakukan.

"Ada banyak tahapan, ketika diketahui ada pelanggaran kita bukan langsung eksekusi, yang paling ditekankan adalah bagaimana melakukan langkah persuasif dan tidak terkesan arogansi serta mencarikan solusi. Seperti contoh ada pedagang yang berjualan diatas  trotoar, yang kita lakukan mungkin meminta mereka untuk mundur ke belakang atau meminta memberikan toleransi pada jam operasional berjualan," ujarnya.

Selain sosialisasi, langkah awal yang dilakukan Satpol PP adalah melakukan koordinasi dengan OPD terkait dan kecamatan dalam rangka sinergitas dan terwujudnya tujuan dari Perda tersebut.

Mantan Camat Tebingtinggi itu menjelaskan ada delapan item yang tercantum didalam Perda Tibum, antaralain tertib jalan dan angkutan umum, tertib jalur hijau, taman dan tempat umum, tertib kebersihan dan keindahan lingkungan hidup, tertib pedagang kaki lima,tertib sosial, tertib minuman beralkohol, tertib kegiatan dan tempat hiburan dan tertib rumah kos dan sewaan. Didalam Perda tersebut ada aturan dan sangsi yang diterapkan, bahkan kepada ancaman pidana bagi yang melanggar.

Dengan adanya Perda Tibum ini, DPRD mengapresiasi langkah Pemkab Kepulauan Meranti. Ketua Komisi I, Pauzi SE mengatakan hal ini merupakan tanggungjawab pemerintah untuk terus melakukan pembenahan demi terciptanya ketentraman dan ketertiban.

"Kami berharap Polisi Pamong Praja mengawal perda ini untuk menciptakan ketertiban umum di masyarakat. Pada prinsipnya regulasi yang mengatur hal ini memang sudah menjadi kebutuhan di tengah dinamika pembangunan di Kepulauan Meranti," katanya.

Penulis: Ali Imroen
Editor : Yusni Fatimah


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Deretan Perempuan Hebat di Riau Ini Raih Penghargaan Baiduri ke-12
  • Kapal Sarat Muatan Pasir Tabrak Pelabuhan Desa Kudap Meranti
  • Polsek Bangko Musnahkan Barang Bukti Sabu Seberat 154,95 Gram dan 77,66 Gram Ekstasi
  • PMA dari Polytron Dianugerahi Innovative Consumer Electronic of The Year
  • BC Dumai Musnahkan 360 Ribu Batang Rokok Hasil Tegahan 2017
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2019 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved