Meranti
Pemkab Meranti | DPRD Meranti
 
+ INDEX BERITA

20:42 - Pemkab Kepulauan Meranti A...
19:39 - Kepulauan Meranti Mundur L...
05:50 - Pengelolaan Seluruh Puskes...
19:31 - Berpeluang Menang, DPD PAN...
18:01 - Over Kapasitas, Wagubri Pr...
05:30 - Kepala Desa di Kepulauan M...
18:21 - Sepanjang 2019, DBD Mening...
13:37 - KPU Meranti Luncurkan 'Si ...
14:38 - Tingkatkan Pendapatan Sekt...
17:29 - Kafilah Meranti Berhasil M...
17:46 - Jelang Penutupan, Pelamar ...
15:26 - Bupati Meranti Harapkan Ma...
12:37 - Pelabuhan Roro Insit Bakal...
15:33 - Bupati Meranti Larang OPD ...
11:25 - Abrasi di Pulau Rangsang M...
22:18 - Sudah Ketok Palu, APBD Kep...
13:46 - Tidak Miliki IMB dan Langg...
21:00 - Jalan Pramuka Tergenang Ai...
17:44 - Diresmikan, Ekowisata Mang...
17:40 - Disdagprinkop-UKM Kepulaua...
16:23 - Kelabui Petugas, Wisma Kin...
19:41 - Kabar Gembira, Pemkab Mera...
18:21 - Ada Perbedaan IPK pada Tes...
15:20 - 44 Desa di Meranti Teranca...
18:01 - Batal Hari Ini, Pendaftara...
14:57 - Perda Tibum Disahkan, Satp...
12:52 - Sempena HUT XI Kepulauan M...
15:07 - OJK Riau Dorong Petani dan...
18:49 - Sagu akan Jadi Menu Altern...
09:01 - Tunggakan BPJS Kesehatan d...
15:16 - Warga Dusun Manggis Desa B...
21:23 - Naik 8,51 Persen, UMK Mera...
20:14 - Moratorium Gambut Dinilai ...
19:47 - Sempat Dirawat di RSUD, Bo...
21:01 - Pasangan Terindikasi Mesum...
16:18 - Satpol PP Meranti Amankan ...
19:04 - Sempat Kisruh, Zuriyadi Fa...
21:35 - Satpol PP Meranti Razia Pe...
18:38 - Dialog Mengenang Sejarah S...
19:53 - Daftar ke PPP, Pasangan Be...
06:25 - Sumpah Pemuda, Camat Tebin...
21:59 - Peringati HDKD, Kantor Imi...
15:40 - Seluruh Desa di Tebingting...
12:14 - Bawaslu Kepulauan Meranti ...
16:57 - Hingga 22 Oktober, 38 Anak...
21:04 - Ada yang Beda, Tradisi Man...
14:54 - Kuota CPNS 2019, Jatah Kep...
14:14 - Program School Improvement...
17:38 - Tiang Patah Akibat Keropos...
18:20 - Tradisi Mandi Safar Akan D...
 
Disiapkan Perbup, Oktober Mendatang Tapping Box Direalisasikan di Selatpanjang
Sabtu, 14/09/2019 - 05:39:26 WIB

SELATPANJANG - Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Kabupaten Kepulauan Meranti akan segera merealisasikan pemasangan alat Tapping Box. Pemasangan alat Tapping Box ini bertujuan untuk mendukung transparasi pembayaran pajak oleh Wajib Pajak (WP) di Kota Selatpanjang.

Kepala Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah Kabupaten Kepulauan Meranti, Ery Suhairi menyebutkan 12 alat Tapping Box nantinya akan terpasang di Hotel, Restoran dan Rumah Makan yang bertujuan untuk menghitung potensi pajak atau perekam transaksi pajak di Selatpanjang.

"Jadi dengan adanya Tapping Box, nantinya setiap pembayaran pajak oleh WP akan lebih transparan. Berapa potensi yang wajib dibayarkan oleh WP nantinya," ungkapnya.

Eri menambahkan tujuan dari pemasangan alat Tapping Box pada objek pajak di Selatpanjang untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Bukan untuk mencurigai objek pajak.

"Itu salah satu tujuannya. Bahkan, KPK juga sangat mendukung dengan adanya pemasangan Tapping Box ini. Jadi data yang nantinya diberikan pasti benar karena jika salah pasti akan terdeteksi atau ketahuan," ungkapnya.

Dikatakan Eri, pengadaan alat Tapping Box ini dilakukan langsung oleh Bank Riau Kepri sedangkan aplikasinya disediakan oleh BBPRD.

"Pengadaan Tapping Box dilakukan oleh Bank Riau Kepri, sedangkan aplikasinya kita yang siapkan. Saat ini kita sedang menyusun draft untuk pengajuan Perbupnya. Bulan Oktober nanti langsung action," kata Eri Suhairi.

Ketua DPRD Kepulauan Meranti, H Fauzi Hasan juga mendukung langkah dan upaya pemkab meningkatkan pendapatan dengan memasang Tapping Box di Sejumlah hotel dan restoran nantinya.

Ia menilai rencana pemasangan Tapping Box di sejumlah hotel dan restoran di Kepulauan Meranti dinilai tepat guna memaksimalkan PAD dari sektor pajak hotel dan restoran.

Apalagi selama ini kata dia, masih banyak objek pajak yang dinilai belum maksimal membayar pajak. 

“Berdasarkan laporan BPPRD, masih ada hotel yang pajaknya tidak sesuai dengan fakta di lapangan. Misalnya lokasi objek pajaknya ramai tapi pajak yang dibayarkan rendah," kata Fauzi Hasan.

Politisi PAN itu menerangkan Tapping Box salah satunya berguna menghindari kebocoran pendapatan pajak daerah dan mampu memaksimalkan pendapatan pajak. Apalagi saat ini PAD dari sektor pajak daerah dinilainya sering menjadi perbincangan atau pembahasan di DPRD.

Dikatakannya pemasangan tapping box juga mencegah praktik kecurangan baik yang dilakukan penggelola restoran dan hotel maupun petugas pajaknya. Karena dengan alat tersebut, semua transaksi sudah terekam secara komputerisasi.

“Kita dukung pemasangan alat ini, karena ini bisa meningkatkan PAD, apalagi jumlah rumah makan dan hotel terus bertambah yang tentunya realisasi pajaknya juga naik,” katanya lagi.

Penulis : Ali Imron
Editor : Fauzia


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Bupati Rohil Berangkatkan 26 Koperasi Berprestasi Stuban ke Surabaya
  • Polsek Bangko Amankan Pelaku Curas saat Santai Minum Tuak
  • Jelang Pilkada Pelalawan 2020, PAN Buka Penjaringan Bakal Calon Bupati dan Wakil
  • Pemkab Kepulauan Meranti Ajukan TPP, Berlaku 2020
  • Ketua PKB Riau Tolak Wacana Pemerintah Pusat Terkait Empat Hari Kerja PNS
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2019 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved