Meranti
Pemkab Meranti | DPRD Meranti
 
+ INDEX BERITA

21:16 - Feature PLN Menembus Batas...
17:19 - Terpapar Asap, Tiga Siswa ...
20:13 - Bersama HIPGABI Riau, PPNI...
19:18 - Diduga Akibat Asap Tebal d...
15:20 - Dijadikan Kawasan Industri...
11:48 - Bupati Irwan Buka Diklat B...
10:33 - Pantauan Air Visual; Kuali...
18:36 - Desa Sungai Cina Wakili Me...
09:18 - Irwan Nasir: Karhutla Buka...
02:11 - Pelantikan DPRD Meranti Di...
20:15 - Nihil Hotspot, Pemkab Past...
15:15 - AM3 Bakal Demo Pelantikan ...
05:39 - Disiapkan Perbup, Oktober ...
22:05 - Tahun Ini Dinkes Meranti K...
19:44 - Bupati Irwan: Jika Nilai S...
09:23 - Sejumlah Organisasi Kepemu...
06:05 - Dorong Masyarakat Hidup Be...
20:56 - Tim Fact Finding Kemenpora...
16:39 - KSOP Selatpanjang dan Telu...
17:10 - Gandeng Dinkes, Satpol PP ...
16:27 - Akibat Kabut Asap Kapal Po...
15:00 - Masrul Kasmy, Orang Pertam...
17:12 - Sekolah di Meranti Tidak D...
07:05 - Keajaiban Segelas Kopi di ...
16:09 - Lima Kali Gagal Tes Tak Bu...
05:47 - Sempat Menang, Cakades di ...
13:56 - Bersatu, Pers Meranti Sepa...
16:58 - Selisih Satu Suara, Pilkad...
12:46 - Orang Gila Rusak Sekolah d...
11:18 - Wakili Riau di Sumut, Tiga...
19:35 - Wartawan Metro Riau Raih T...
17:46 - Armada Kurang dan Banyak R...
18:30 - Ambruk, Dua Pelabuhan di M...
18:45 - 15 Pejabat Eselon Dilantik...
19:05 - Walau Kekurangan Biaya, Ti...
18:47 - Tinjau RTH LAMR, Bupati Ir...
14:28 - Penyegaran di Polres Meran...
12:19 - Konsen Bangun Infrakstrukt...
17:00 - Pacu Peningkatan PAD, BPPR...
16:20 - Tim Saber Pungli Riau Laku...
09:02 - Kesbangpol Meranti Naik Ja...
20:27 - UAS Dilaporkan, Aliansi Pe...
10:56 - Pilkades Meranti, Calon Ka...
10:22 - Pilkades Serentak Meranti ...
21:21 - Pilkades Serentak di Meran...
19:54 - Wakil Bupati Meranti Ingat...
09:19 - Pertama Kalinya, Meranti J...
18:55 - Tim Gabungan Karhutla Terp...
15:23 - Dikeluhkan Jemaah Haji, Pe...
21:43 - Defisit, Proyeksi Belanja ...
 
168 Koperasi Tidak Aktif di Meranti akan Dibubarkan
Jumat, 16/08/2019 - 21:28:36 WIB

SELATPANJANG - Sebanyak 168 koperasi tidak aktif di Kepulauan Meranti diusulkan untuk segera dibubarkan.

Hal itu sesuai Peraturan Menteri Koperasi (Permenkop) bahwa koperasi yang tidak aktif selama dua tahun berturut-turut akan dibubarkan. Mekanisme pembubaran lembaga di ekonomi masyarakat itu dilakukan setelah diusulkan pemerintah daerah.

Kepala Bidang Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi dan UKM (Disdagprinkop-UKM)  Kepulauan Meranti, Aminullah mengatakan pihaknya tidak merinci jenis koperasi yang diusulkan dibubarkan itu, namun jenis koperasi itu ada yang simpan pinjam, koperasi produsen dan serba usaha. Diusulkan dibubarkan karena tidak melakukan rapat anggota tahunan (RAT) tiga tahun berturut- turut.

"Di Meranti terdapat 275 koperasi, namun yang masih aktif hanya 107, artinya 168 koperasi yang akan dibubarkan. Sementara itu baru 4 koperasi yang baru memiliki sertifikat Nomor Induk Koperasi (NIK)," kata Aminullah.

Dikatakannya, pada tahun 2020 mendatang pihaknya akan memprogres sebanyak 20 koperasi harus mempunyai NIK.

"Itu yang akan menjadi target kerja kedepannya. Kita tidak memikirkan kuantitas, tapi kualitas dari koperasi itu sendiri, itu yang akan diunggulkan. Karena dengan adanya NIK, maka koperasi bisa melakukan pengembangan usaha dengan memanfaatkan dana KUR dari Bank," kata Aminullah.

Kepala Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi dan UKM (Disdagprinkop-UKM)  Kepulauan Meranti, Azza Fachroni mengatakan yang menjadi tantangan bagi koperasi saat ini adalah mengembalikan semangat sebagai badan usaha, sebab koperasi sejajar dengan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) maupun BUMD yang harus punya keuntungan.

Kendala yang lain adalah pada SDM (sumber daya manusia) koperasi tersebut yang harus bisa menghadapi tantangan global itu. 

Adapun pembubaran terhadap ratusan koperasi itu bertujuan untuk mempermudah proses monitoring, pengawasan dan pembinaan.

Karena, bila seluruh koperasi itu belum dibubarkan dikhawatirkan akan menjadi masalah ke depannya.

"Artinya dengan adanya peraturan itu nantinya sudah tidak ada lagi koperasi yang tidak aktif karena ada semacam `warning` untuk dibubarkan," ungkap Azza. 

Penulis: Ali Imroen
Editor: Yusni Fatimah


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Nasrudin Hasan Kembalikan Formulir Pendaftaran Bakal Calon Kepala Daerah ke PDI Perjuangan
  • Berbekal Ember dan Pelepah Pohon, Polisi dan TNI Berjuang Padamkan 100 Hektar Lahan Terbakar
  • Diiringi Kesenian Melayu, Amansyah Kembalikan Formulir Bacabup Rohil ke PDI Perjuangan
  • Misnarni Syamsuar Kunjungi Sejumlah Posko Kesehatan di Pekanbaru
  • 100 Hektar Lahan di Perbatasan Riau-Sumbar Terbakar, Api Sulit Dipadamkan karena Sumber Air Sulit
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov RiauPekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2019 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved