Meranti
Pemkab Meranti | DPRD Meranti
 
+ INDEX BERITA

20:20 - 50 Pemuda dan Pemudi di Me...
19:46 - Lantai Dua Pasar Modern Ak...
11:40 - Sumber Air Kering, BPBD Me...
19:18 - Satpol PP wanita di Merant...
17:02 - RAPP Turut Sukseskan Festi...
15:17 - Sediakan Layanan 'Petik Ma...
21:12 - Wakil Bupati Meranti Beri ...
15:46 - Di Tengah Lahan Terbakar T...
06:10 - Produk UMKM di Meranti Did...
21:28 - 168 Koperasi Tidak Aktif d...
20:26 - Sediakan Layanan 'Petik Ma...
05:39 - Sejak 2015, Sebanyak 1.48...
14:48 - Bokor Wakili Meranti Ikuti...
21:27 - Disdagprinkop-UKM Meranti ...
18:02 - Meranti Perpanjang Status ...
17:35 - Karhutla Mengganas Picu Ka...
21:04 - Lantunan Takbir Diputar Re...
15:32 - Setelah Dicek, Hewan Kurba...
19:33 - Wabup Meranti: Jabatan Jan...
15:36 - Wartawan di Meranti Kompak...
15:28 - Hormati Idul Adha, Kasatpo...
14:47 - Pemkab Meranti Bagikan 25 ...
10:37 - PT SRL Bersama Lintas Sekt...
13:55 - DKPTPP Meranti Periksa Hew...
11:51 - Pasar Modern Selatpanjang ...
14:34 - Walau Tak Didukung Pemkab,...
17:47 - Melalui BP3TKI, Pemkab Mer...
14:09 - 111 Pejabat Eselon Meranti...
06:57 - Dinas PMD Upayakan Bantuan...
18:50 - Posyantekdes Bina Maju Wak...
14:19 - Kepulauan Meranti Tutup Iz...
13:12 - Kunjungan Kepala BNPB RI, ...
13:05 - Satpol PP Meranti Gelar Pa...
22:14 - Kepulauan Meranti Jadi Mod...
22:09 - Pemcam Tebing Tinggi Bersa...
19:08 - Pemerintah Optimis Bulan I...
21:18 - Penuhi Bantuan Benih Ikan,...
15:36 - Wakil Bupati Meranti Surve...
21:28 - Rosihan, Pemuda Meranti Wa...
20:01 - Sapa Warga Kurang Mampu, P...
16:34 - Dinsos P3APPKB Bantah Pern...
13:04 - Kisah Dokter Hewan di Mera...
17:31 - Baru Sandang Gelar KLA, di...
20:53 - Papan Astaka dan Bazar MTQ...
20:14 - Jumlah Penduduk Meranti Me...
21:36 - Penyelidikan Kasus Dugaan ...
10:10 - MTQ XI Kepulauan Meranti D...
15:41 - Bupati Meranti Terima Peng...
10:07 - Sekda Meranti Harapkan Jag...
22:05 - Hafizan Kholil Pengidap Ke...
 
Sejumlah Orang Tua di Meranti Mengeluh dan Protes PPDB Sistem Zonasi
Selasa, 02/07/2019 - 17:54:31 WIB

SELATPANJANG - Sejumlah orang tua murid mendatangi kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kepulauan Meranti. Mereka memprotes soal kebijakan sistem zonasi penerimaan peserta didik baru (PPDB).

Salah satunya Nina, yang mempersoalkan bahwa anaknya tidak dapat masuk sekolah yang menjadi favoritnya hanya karena jarak yang tidak begitu jauh.

"Dengan adanya kebijakan yang menerapkan sistem zonasi, sekolah membatasi ruang kelas, akhirnya anak saya tidak jadi masuk sekolah yang menjadi favoritnya," ujarnya.

PPDB 2019 jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kepulauan Meranti memang mulai mendapat keluhan dari sejumlah orang tua siswa

Pasalnya sistem zonasi yang diterapkan oleh pemerintah pusat tersebut masih dianggap sejumlah masyarakat merugikan bagi anak mereka yang akan bersekolah.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kepulauan Meranti Nuriman melalui Kepala Bidang Pendidikan Dasar Syarifzal mengatakan sejumlah protes sudah sampai kepada mereka melalui orang tua siswa.

Keluhan orang tua karena anaknya dikhawatirkan tidak bisa masuk ke sekolah yang menjadi pilihan mereka. Dikatakan Syafrizal bahwa orang tua murid bahkan ada yang datang ke kantor Disdikbud Meranti dan mengadu langsung kepada mereka.

"Misalnya dia (murid yang akan mendaftar sekolah) zonasinya tidak di situ, misalnya dia orang Alahair katakanlah zonasinya di SMP 5, dia maunya masuk SMP 1, dia tidak terima," ujar Syafrizal.

Dikatakan Syafrizal bahwa saat ini orang tua murid masih banyak yang menganggap perbedaan kualitas dari sekolah-sekolah yang ada di Kepulauan Meranti terkhusus di Selatpanjang, sehingga permasalahan ini muncul.

Dirinya mengatakan bahwa akibat permasalahan ini pemerintah pusat bahkan sudah melakukan revisi terhadap Permendikbud nomor 51 yang dikeluarkan terbaru.

"Perubahannya yang zonasi itu saja, dulu 90 persen jadi 80 persen. Pertimbangan itu dirubah karena protes oleh masyarakat," ujar Syafrizal.

Sesuai Permendikbud tersebut untuk penerimaan dibagi menjadi tiga bagian, 80 persen berdasarkan zonasi, 15 persen berdasarkan prestasi dan 5 persen berdasarkan kepindahan orang tua murid.

Dikatakan Syafrizal bahwa apabila murid yang mendaftar di sekolah tertentu namun tidak diterima, pihak Disdikbud dan sekolah akan kembali melakukan konsolidasi bersama pihak sekolah dan orang tua murid untuk dicarikan jalan keluar.

Syafrizal mengatakan Setiap lokal belajar untuk tingakatan SD maksimal menampung 28 murid sedangkan untuk SMP maksimal bisa menampung 32 murid. Sehingga hal ini menjadi perhatian Disdikbud agar pihak sekolah tidak melakukan pelanggaran terhadap aturan ini. Pihak DPRD kepulauan Meranti bahkan sudah melakukan hearing ke pihak Disdikbud terkait hal tersebut.

Hal ini mengingat ada kekhawatiran apabila pihak sekolah menampung murid lebih dari kuota murid sesuai ketentuan.

"Pihak DPRD juga sempat bertanya apa yang dilakukan dinas apabila melanggar ketentuan ini. Kalau kepala sekolah melanggar aturan ini, kita sudah sampaikan akan dimutasikan," pungkas Syafrizal.

Penulis : Ali Imroen
Editor : Yusni Fatimah





Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Luas Kebakaran Lahan dan Hutan di Riau Mencapai 5.345 Hektare
  • Ketua PDPM Rohil Ajak Masyarakat Rajut Kebhinekaan
  • Ketua Timsel Sebut Akan Segera Umumkan Nama Dirut dan Dewan Pengawas PDRHJ
  • Disambut Wabup, 436 Rombongan Jemaah Haji Inhil Tiba di Kampung Halaman
  • 50 Pemuda dan Pemudi di Meranti Akan Ikut Studi di STIP Jakarta
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov RiauPekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2019 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved