Meranti
Pemkab Meranti | DPRD Meranti
 
+ INDEX BERITA

20:00 - Pertama di Riau, Kepulauan...
19:33 - 700 Warga Meranti Ikuti Di...
17:47 - Pererat Silaturahmi Pasca ...
18:31 - Bupati Meranti Perintahkan...
16:17 - Ketua dan Komisioner KPU M...
15:58 - Lima Sekolah Dasar di Sela...
21:23 - Warga Terindikasi DBD, Din...
20:15 - Hitung Surat Suara hingga ...
15:59 - Disdikbud Meranti Sebut UN...
15:37 - Langka, Sapi Milik Kabag H...
19:20 - Bentuk Solidaritas, Satu P...
10:22 - Tidak Banyak yang Nyoblos,...
16:34 - Usai Nyoblos, Bupati Kepul...
19:34 - Rapat Terakhir, Kondisi Me...
19:09 - Bandel, Wakil Bupati Meran...
10:22 - Petugas Retribusi Gadungan...
17:31 - Kebijakan Pemerintah Pusat...
14:08 - Merusak Ekosistem, Wakil B...
10:17 - KPU Meranti Distribusikan ...
14:32 - DPD PPNI Meranti Gelar Bak...
16:13 - Gandeng Pemkab Kepulauan M...
15:04 - DLH Meranti Beri Efek Jera...
03:10 - Bupati Meranti Komitmen Ti...
07:56 - Meranti Dukung Pengembanga...
18:23 - Masyarakat Diimbau Jangan ...
17:50 - DLH Meranti Tempatkan Angg...
20:25 - Kapal Hibah Bernilai Rp 2...
19:59 - Tidak Ada Pembabatan Hutan...
17:17 - Laga Amal Usai, Rp 12.451....
17:37 - Diduga Kawasan Hutan Lindu...
15:08 - Gubri: Membangun Infrastru...
14:53 - Siswa SMP di Meranti Tengg...
12:01 - Antisipasi Bencana, BPBD M...
17:05 - Masyarakat Rangsang Barat ...
14:55 - 52 Personel BPBD Meranti D...
12:19 - Susun Anggaran, Bupati Min...
11:36 - Meningkatnya Dana Desa, Bu...
11:24 - Pemkab Meranti akan Kemban...
10:54 - Perdagangan Lintas Batas J...
10:38 - Bupati Meranti: Buka Akses...
21:20 - Pemkab Meranti Siapkan UMK...
17:31 - Baru Disahkan, Perda Retri...
20:40 - Kementerian Koperasi dan U...
19:34 - Pemenang Jung Titis Merant...
16:10 - Ajukan Banding, Caleg Geri...
21:19 - UNBK di Meranti Aman, Satu...
11:53 - Langgar Kesepakatan, Tiket...
20:25 - Festival Jung Titis Merant...
18:43 - Disdagprinkop-UKM Kepulaua...
17:23 - Belum Lapor LHKPN, 81 Peja...
 
Bulan Mei, Program Rastra di Meranti Diganti Bantuan Pangan Non Tunai
Senin, 11/03/2019 - 11:41:54 WIB

SELATPANJANG - Selama dua bulan ini Beras Sejahtera (Rastra) di Kepulauan Meranti masih akan diterima dalam bentuk bantuan beras. Kemudian, untuk bulan-bulan selanjutnya akan berganti menjadi Program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT)

Warga kurang mampu tidak akan lagi menerima beras sejahtera (Rastra). Sebagai gantinya, mereka menerima uang nontunai per bulan dalam bentuk kartu yakni Kartu Keluarga Sejahtera (KKS).

Sekretaris Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Pengendalian penduduk dan Keluarga Berencana (Dinsos P3AP2KB) Dr Misri Hasanto mengatakan pada bulan Mei mendatang, program Rastra akan bertransformasi menjadi BPNT di mana  keluarga penerima manfaat (KPM) akan menerima transfer uang sejumlah Rp110.000 perbulan yang harus dibelanjakan untuk dua jenis barang yaitu beras dan telur.

"Nantinya KPM tidak lagi menerima beras, namun mereka menerima uangnya ditransfer ke dalam Kartu Keluarga Sejahtera, nantinya uang itu hanya dibolehkan untuk membeli dua jenis barang saja yakni beras dan telur," kata Misri, Senin (11/3/2019).

Untuk mengawasi terhadap barang yang dibeli, setiap desa akan dibentuk e - Warung, dimana uang didalam kartu tersebut hanya bisa dibelanjakan di tempat tertentu.

"Setiap KPM hanya bisa membelanjakan uang tersebut di e-Warung yang ada di desa yang nantinya akan dibentuk oleh bank yang bermitra dengan kita. Setiap 250 KPM akan dibentuk satu e-warung bahkan bisa lebih," ujar Misri.

Lebih jauh diungkapkan pengalihan program tersebut bertujuan untuk mewujudkan 6T dalam menyalurkan bantuan. 6T yang dimaksud ialah Tepat Sasaran, Tepat Jumlah, Tepat Waktu, Tepat Kualitas, Tepat Harga, dan Tepat Administrasi.

"BPNT lebih mudah penyalurannya dan mencapai 6T lebih gampang daripada Rastra," ujar Misri.

Misri juga mengatakan transformasi program ini sudah sosialisasikan ke masyarakat. Sosialisasi yang dilakukan yakni melalui Program Keluarga Harapan (PKH) yang disampaikan oleh pendamping PKH yang bekerjasama dengan Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK).

"Sosialisasi sudah merata kita lakukan di setiap desa yang masyarakatnya penerima bantuan PKH," katanya.

Untuk diketahui, data keluarga yang menerima Rastra itu sekitar 14.202 KK. Sedangkan penerima bantuan PKH sebanyak 25.486 KPM.

Menanggapi hal tersebut, Komisi I DPRD Kepulauan Meranti yang membidangi Hukum dan Pemerintahan mengatakan sistem penyalurannya sudah bagus, namun sarana dan prasarana harus dibenahi terlebih dahulu, agar penerapan di lapangan tidak gagal.

"Sistem penyalurannya sudah bagus, tapi yang terpenting bagaimana bantuan ini tepat sasaran. Namun yang harus dibenahi itu sarana dan prasarananya, agar penerapan non tunai ini tidak mengalami kendala, karena wilayah di Indonesia berbeda, apalagi Meranti belum benar- benar menerapkan sistem e-money," kata anggota Komisi I DPRD, Ardiansyah.

Penulis : Ali Imroen
Editor : Yusni Fatimah




Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Diserang Kelompok Kogoya, Dua Prajurit TNI di Nduga Mendertita Luka Tembak
  • Jelang Ramadan dan Lebaran 2019, Smartfren Uji Kesiapan Jaringan
  • Pertama di Riau, Kepulauan Meranti Raih WTP Tujuh Kali Berturut-turut
  • Pantau Isu Pokok Usai Pemilu, Pemkab Siak Gelar Rakor Kewaspadaan Dini 2019
  • 700 Warga Meranti Ikuti Diklat Pemberdayaan Manusia Gratis
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov RiauPekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2019 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved