Meranti
Pemkab Meranti | DPRD Meranti
 
+ INDEX BERITA

18:20 - Satpol PP Meranti Kesal, A...
21:20 - Bupati Ungkap Peredaran Na...
17:03 - Hampir Seminggu Pelayanan ...
12:51 - Jadi Irup, Kasat Pol PP Me...
19:44 - Ketagihan Suasana Desa Bok...
18:36 - Petugas Perikanan Meranti ...
15:08 - Heru Sandra dari Kepulauan...
18:11 - Listrik Kecamatan Tebing T...
18:44 - Bokor World Music Festival...
18:12 - Kunjungi SMAN 3, Wakil Bup...
17:47 - Warga Bina Sempian Meranti...
17:28 - Wakil Bupati Meranti Ingat...
11:51 - Klarifikasi Nurul Adha ata...
17:30 - Bekerjasama dengan Askab P...
20:52 - Terciduk, Pasangan Bukan M...
19:21 - Penerimaan CPNS Meranti Ak...
15:29 - Belum Genap Sebulan Dilant...
21:51 - Bantu Tingkatan Ekonomi Ma...
21:35 - Sukseskan Pilkada 2020, Pe...
12:11 - Bupati Irwan Berpesan agar...
09:42 - Sebabkan Bau Tak Sedap, Sa...
20:55 - Belum Sempat Disegel Satpo...
15:35 - Razia di Kos-kosan PSK Did...
17:25 - Bupati Irwan: Membangun Ka...
14:02 - Diindikasi Sebagai Tempat ...
13:57 - Satpol PP Meranti Panggil ...
11:09 - Hadirkan UAS, Sumbangan un...
19:35 - Tiga Kali Penjajakan, Stat...
15:05 - Ustaz Abdul Somad Resmikan...
21:16 - Feature PLN Menembus Batas...
17:19 - Terpapar Asap, Tiga Siswa ...
20:13 - Bersama HIPGABI Riau, PPNI...
19:18 - Diduga Akibat Asap Tebal d...
15:20 - Dijadikan Kawasan Industri...
11:48 - Bupati Irwan Buka Diklat B...
10:33 - Pantauan Air Visual; Kuali...
18:36 - Desa Sungai Cina Wakili Me...
09:18 - Irwan Nasir: Karhutla Buka...
02:11 - Pelantikan DPRD Meranti Di...
20:15 - Nihil Hotspot, Pemkab Past...
15:15 - AM3 Bakal Demo Pelantikan ...
05:39 - Disiapkan Perbup, Oktober ...
22:05 - Tahun Ini Dinkes Meranti K...
19:44 - Bupati Irwan: Jika Nilai S...
09:23 - Sejumlah Organisasi Kepemu...
06:05 - Dorong Masyarakat Hidup Be...
20:56 - Tim Fact Finding Kemenpora...
16:39 - KSOP Selatpanjang dan Telu...
17:10 - Gandeng Dinkes, Satpol PP ...
16:27 - Akibat Kabut Asap Kapal Po...
 
Tindak Tegas, Izin Operasional Puluhan Kilang Sagu di Meranti Terancam Dicabut
Kamis, 28/02/2019 - 16:52:19 WIB

SELATPANJANG - Setelah adanya pergerakan aksi massa yang menuntut adanya aturan tentang penertiban limbah kilang sagu, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kepulauan Meranti tengah fokus untuk penanganannya.

Lebih dari itu, DLH juga mengancam segera membekukan izin produksi kilang sagu tersebut jika aktivitas pembuangan limbah tersebut tidak dihentikan.

DLH menyatakan dari 101 unit kilang sagu yang beroperasi di Kepulauan Meranti, hanya lima unit kilang saja yang mengolah limbah dengan baik. Selebihnya sistem pengelolaan limbah sangat buruk yang menyebabkan lingkungan sekitar menjadi tercemar, di mana limbah hasil perasan pati sagu langsung dialirkan ke sungai dan laut.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kepulauan Meranti melalui Kepala Seksi Pencemaran dan Kerusakan, Syahrol SSi menyebutkan, pihaknya sudah menyiapkan memberikan teguran keras terhadap puluhan kilang sagu ini.

DLH mengintruksikan, agar dalam waktu satu tahun puluhan kilang tersebut memperbaiki dan melakukan restrukturisasi sistem pengelolaan limbahnya. Jika tidak, maka izin operasionalnya akan dicabut.

Menurutnya, temuan pelanggaran oleh puluhan kilang tersebut, adalah hasil peninjauan yang dilakukan pada seluruh kilang sagu yang ada di Kepulauan Meranti.

Dari peninjauannya, banyak terdapat kesalahan dalam pengelolaan limbah. Baik itu pengelolaan limbah yang tidak baik, perawatan kolam limbah juga tidak ada, selain itu kolam limbah dibiarkan begitu saja.

Ada empat item sanksi teguran yang akan diterapkan, yakni surat teguran tertulis, surat paksaan pemerintahan, pembekuan izin, dan pencabutan izin.

"Keempat sanksi itu kita terapkan per-triwulan, jadi sanksi itu bertahap mulai dari surat ketentuan tertulis sampai dengan pencabutan izin operasional. Kita sudah menginstruksikan, agar perusahaan-perusahaan tersebut segera melakukan perbaikan. Jika tidak, maka kita akan berikan sanksi tegas,” ujar Syahrol.

Lebih lanjut dikatakan, pihaknya sudah melakukan pendampingan untuk membuat kolam IPAL (Instalasi Pembuangan Limbah) bagi kilang sagu pada tahun 2016 lalu. Namun pihak kilang hanya sibuk membuat kolam saja, tanpa adanya pengelolaan di kolam tersebut.

Dimana banyak kolam penuh akibat penumpukan limbah bertahun-tahun, dan terjadi pendangkalan pada kolam limbah meluap dan kembali mengalir ke sungai.

"Kita sudah lakukan pendampingan bagi kilang untuk membuat kolam penampungan limbah, namun mereka tidak melakukan perawatan kolam tersebut, sehingga limbah kembali ke sungai," ungkapnya.

Untuk penanganan lebih lanjut, DLH juga sudah berkoordinasi dengan provinsi untuk mengirimkan tenaga penegakan hukum yakni Pejabat Pengawas Lingkungan Hidup (PPLHD) dalam melakukan pendampingan.

"Kita punya target kerja. Untuk tahun ini kita fokus untuk penanganan limbah sagu terlebih dahulu. Izin dua kilang sagu yang masuk tahun ini pun tidak kita tanggap," ungkapnya.

Komisi III DPRD Kepulauan Meranti menanggapi hal ini. Ketua Komisi III DPRD Kepulauan Meranti, Basiran SE MM mendukung penuh langkah yang dilakukan oleh Dinas Lingkungan Hidup Kepulauan (DLH) Kepulauan Meranti.

Basiran mengungkapkan pihaknya menerima laporan dari masyarakat terkait adanya pencemaran lingkungan.

Ia menambahkan, dari kasat mata saat melakukan peninjauan, banyak kolam penampung limbah sudah terjadi pendangkalan dan tidak dikelola dengan baik.

"Pengelolaan limbah tidak maksimal, tentu ini harus menjadi perhatian perusahaan dan dinas terkait. Kami mendukung langkah apa yang dilakukan oleh DLH untuk membuat jera pihak kilang sagu," kata Basiran.

Penulis : Ali Imron
Editor : Fauzia


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Tiga Tersangka Dugaan Korupsi PT PER Belum Juga Ditahan
  • Jelang Pelantikan Presiden, Tokoh Riau Ajak Jaga Kondisi Agar Tetap Aman
  • Pertamina Dumai Hadirkan Saksi Ahli Hukum Perdata dalam Sidang Perkara Sengketa Tanah
  • Wadah Promosi Produk Ekonomi Kreatif, Gubri Janji Akan Dirikan Gedung Riau Creative
  • Buka Sunat Massal di Seberida, Rezita Meylani Yopi: Jangan Takut Ya Nak
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov RiauPekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2019 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved