Meranti
Pemkab Meranti | DPRD Meranti
 
+ INDEX BERITA

19:20 - Lima Kali Gagal Tes, Pemud...
10:22 - Tidak Banyak yang Nyoblos,...
16:34 - Usai Nyoblos, Bupati Kepul...
19:34 - Rapat Terakhir, Kondisi Me...
19:09 - Bandel, Wakil Bupati Meran...
10:22 - Petugas Retribusi Gadungan...
17:31 - Kebijakan Pemerintah Pusat...
14:08 - Merusak Ekosistem, Wakil B...
10:17 - KPU Meranti Distribusikan ...
14:32 - DPD PPNI Meranti Gelar Bak...
16:13 - Gandeng Pemkab Kepulauan M...
15:04 - DLH Meranti Beri Efek Jera...
03:10 - Bupati Meranti Komitmen Ti...
07:56 - Meranti Dukung Pengembanga...
18:23 - Masyarakat Diimbau Jangan ...
17:50 - DLH Meranti Tempatkan Angg...
20:25 - Kapal Hibah Bernilai Rp 2...
19:59 - Tidak Ada Pembabatan Hutan...
17:17 - Laga Amal Usai, Rp 12.451....
17:37 - Diduga Kawasan Hutan Lindu...
15:08 - Gubri: Membangun Infrastru...
14:53 - Siswa SMP di Meranti Tengg...
12:01 - Antisipasi Bencana, BPBD M...
17:05 - Masyarakat Rangsang Barat ...
14:55 - 52 Personel BPBD Meranti D...
12:19 - Susun Anggaran, Bupati Min...
11:36 - Meningkatnya Dana Desa, Bu...
11:24 - Pemkab Meranti akan Kemban...
10:54 - Perdagangan Lintas Batas J...
10:38 - Bupati Meranti: Buka Akses...
21:20 - Pemkab Meranti Siapkan UMK...
17:31 - Baru Disahkan, Perda Retri...
20:40 - Kementerian Koperasi dan U...
19:34 - Pemenang Jung Titis Merant...
16:10 - Ajukan Banding, Caleg Geri...
21:19 - UNBK di Meranti Aman, Satu...
11:53 - Langgar Kesepakatan, Tiket...
20:25 - Festival Jung Titis Merant...
18:43 - Disdagprinkop-UKM Kepulaua...
17:23 - Belum Lapor LHKPN, 81 Peja...
21:28 - BBM Putus, Pengecer BBM Da...
10:19 - Enam Perwira Polres Merant...
17:26 - Diguyur Hujan dan Water Bo...
13:47 - Kapolres Meranti Jamin Ket...
21:51 - Pelabuhan Selatpanjang Dit...
19:25 - Disambut Wakil Bupati, Atl...
18:31 - Antrean BBM di Selatpanjan...
11:20 - Menjelang Akhir Masa Jabat...
10:20 - Pembangunan TPA Terganjal ...
20:07 - Jaga Hutan dari Ancaman Ke...
 
Irwan Kesal Ada Pejabat yang Buka Rahasia Internal Pemkab
Selasa, 26/02/2019 - 14:52:55 WIB

SELATPANJANG - Bupati Kepulauan Meranti Drs H Irwan Nasir dibuat kesal oleh oknum pejabat di lingkungan Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Meranti yang membocorkan informasi internal ke publik.

Irwan mengungkapkan, ada beberapa hal yang tidak perlu diketahui publik, namun beredar bebas di tengah masyarakat.

"Indikasinya ada, sehingga ada beberapa hal bisa beredar bebas. Kadang saya merasa heran juga, ada sesuatu isu yang beredar di masyarakat yang seharusnya tidak beredar dan secara umum tidak diketahui oleh publik yang hanya boleh diketahui kalangan tertentu, tapi ini beredar bebas di masyarakat yang kemudian menimbulkan keresahan," ungkap Bupati, Selasa (26/2/2019).

Bupati mengumpamakan ada pejabat baru yang menceritakan sesuatu hal terkait informasi yang ada di internal Pemkab yang seharusnya tidak diceritakan ke publik.

"Ada pejabat yang baru masuk yang menceritakan ke publik. Jadi ada semacam kepuasan terhadap dirinya jika ia menceritakan itu. Sehingga dengan menceritakan ke publik dia merasa paling kuasa, paling tau, dan paling memutuskan. Perilaku ini yang mau kita kikis habis," ungkap Irwan.

Untuk itu, Bupati mengharapkan pejabat harus memahami kapasitasnya sebagai aparatur negara yang hanya melayani masyarakat dan tidak berkoar membongkar rahasia negara.

"Jadi pejabat itu risikonya tidak boleh banyak ngomong. Ada kebijakan publik yang tidak harus dibuka, nanti ada yang diuntungkan dan ada yang dirugikan, mereka harus bisa menjaga rahasia negara dan daerah, kalaupun mereka tahu, mereka harus bisa menjaga rahasia itu," kata Bupati lagi.

Menanggapi hal tersebut, Komisi I DPRD Kepulauan Meranti yang membidangi Hukum dan Pemerintahan mengatakan seharusnya ini tidak terjadi.

Hal ini diungkapkan anggota Komisi I DPRD, Ardiansyah. Dia mengatakan oknum pejabat itu hendaknya bisa menjaga etika dalam menyampaikan informasi ke publik. Langkah itu dilakukan agar tidak menimbulkan berbagai persepsi di tengah masyakarat.

"Ketika ada yang harus disampaikan, sebaiknya dibicarakan dahulu di internal. Persoalannya seperti apa,
bicara terlebih dahulu apa yang terbaik," kata Ardiansyah.

Politisi PAN ini juga mengatakan tidak semua informasi harus dilemparkan ke masyarakat.

"Terkadang ada persoalan yang memang harus diketahui publik. Namun jika menyangkut rahasia negara itu tidak perlu disampaikan, nanti bisa menimbulkan persepsi lain dari pernyataan tersebut," ujar Ardiansyah.

Penulis : Ali Imron
Editor : Fauzia


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Sambut Hari Kartini, Tim Safety Riding CDN Riau Edukasi Berkendara Wanita
  • Baru Hirup Udara Segar, Dua Mantan Napi Diciduk saat Hendak Buka Lock Hp Curiannya
  • Minta Kapolri dan Kapolda Beri Perhatian, Aktivis Pospera Riau Soroti Kematian Andri Arisko
  • Lima Kali Gagal Tes, Pemuda di Selatpanjang 'Diserbu' Satu Pleton TNI Bersenjata Lengkap
  • Kelelahan Kerja dari Subuh ke Subuh, Ketua KPPS di Pekanbaru Terkena Stroke
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov RiauPekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2019 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved