Meranti
Pemkab Meranti | DPRD Meranti
 
+ INDEX BERITA

17:47 - Kota Selatpanjang Diselimu...
20:09 - BPRD Meranti Tertibkan Tia...
18:59 - Akibat Angin Kencang, Api ...
18:16 - Kementan Tetapkan Pelabuha...
15:52 - Karhutla di Riau Meluas, M...
11:06 - BRK Peduli Tenaga Kerja Re...
06:37 - Pembangunan Jembatan Selat...
19:09 - Satukan Persepsi, Bupati A...
09:28 - Kepulauan Meranti, Kabupat...
09:21 - Temui Kemenkes, Bupati aka...
19:20 - BRK Serahkan CSR BPJS Kete...
16:52 - Pola Kemitraan Ubah Olahan...
10:17 - Terungkap, Kapal Penumpang...
17:23 - Permintaan Kopi Liberika M...
09:14 - Kepala Disparpora: Seni Fo...
20:21 - Gencar Perintahkan Razia d...
19:15 - 216 CPNS Meranti Terima SK...
17:37 - Minimalisir Penderita Tube...
15:25 - Limbah Jadi Berkah, Kebutu...
11:41 - Bulan Mei, Program Rastra ...
19:58 - Lestarikan Permainan Gasin...
16:03 - Lakukan Pendinginan, Regu ...
22:05 - Sekda Meranti Tinjau Karhu...
16:46 - Kebakaran Lahan di Meranti...
17:11 - Dua Perawat dan Dokter Can...
22:06 - Metrologi Legal Meranti Su...
19:48 - PT SRL All Out untuk Karhu...
14:19 - Bupati Dorong Pengusaha Mu...
12:50 - Budaya Melayu Meranti akan...
20:59 - Pemkab Meranti Bakal Awasi...
16:33 - Irwan: Pemuda harus Ikuti ...
14:05 - Kostum Wonderful Perang Ai...
06:03 - Orientasi CPNS Meranti, Wa...
17:25 - Kostum Wonderful Perang Ai...
12:35 - Pengelolaan Pasar Modern M...
11:08 - Tinjau Karhutla, Wakil Bup...
16:12 - Program Jumat Berkah, Cama...
10:35 - Laporan Harta Kekayaan Mas...
16:52 - Tindak Tegas, Izin Operasi...
14:43 - RSUD Meranti Gandeng Pihak...
20:02 - Piutang Menumpuk, Pelayana...
14:14 - Siaga Karhutla 2019, BPBD ...
19:42 - Bupati Tak Permasalahkan P...
18:06 - Bupati Meranti Tunda Tanda...
17:41 - Irwan Tegaskan Tidak Ada S...
14:52 - Irwan Kesal Ada Pejabat ya...
13:55 - Pejabat Jangan seperti Din...
19:42 - Bansos Rastra Mulai Didist...
15:13 - Target PBB di Meranti Tak ...
20:08 - Meranti Dapat Bantuan Pabr...
 
Dinsos P3APPKB Meranti Dorong Percepatan Kepemilikan Akta Kelahiran
Senin, 11/02/2019 - 08:19:28 WIB
Pencapaian akta lahir di Kepulauan Meranti baru 60 persen, masih jauh dari target nasional yang sebesar 85 persen.
Pencapaian akta lahir di Kepulauan Meranti baru 60 persen, masih jauh dari target nasional yang sebesar 85 persen.
TERKAIT:
 
  • Dinsos P3APPKB Meranti Dorong Percepatan Kepemilikan Akta Kelahiran
  • Banyak Toko di Meranti Langgar Aturan Undian Berhadiah
  •  

    SELATPANJANG - Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinsos P3APPKB) bersama Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kepulauan Meranti mendorong percepatan kepemilikan akta kelahiran di daerah itu.

    Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Dinsos P3APPKB Kepulauan Meranti, Juwita Ratna Sari S Farm mengatakan upaya ini dilakukan dalam rangka mendukung pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti menuju Kota Layak Anak (KLA).

    "Ini salah bentuk upaya dan koordinasi antar OPD dalam rangka menuju kota layak anak. Dimana percepatan kepemilikan Akta Lahir yang menjadi hak anak merupakan salah satu point penting untuk menuju KLA," katanya, Minggu (10/2/2019).

    Mantan Lurah Selatpanjang Barat ini juga mengatakan kontribusi aktif yang dilakukan pihaknya selama ini adalah memberikan pemahaman dan sosialisasi kepada masyarakat di berbagai kesempatan.

    Dari data yang didapat, Juwita menyatakan, saat ini pencapaian akta lahir di Kepulauan Meranti baru 60 persen, masih jauh dari target nasional yang sebesar 85 persen.

    Lebih dari itu, pemberian akta kelahiran gratis dan melaksanakan program-program yang inovatif dalam upaya percepatan kepemilikan akta kelahiran, Pemkab Kepulauan Meranti diharapkan mendapat penghargaan dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA).

    "Sosialisasi yang kami lakukan agar capaian kepemilikan akta lahir bisa tercapai seperti target nasional. Dan laporan dari pemenuhan target itu kami laporkan ke kementrian untuk mendapatkan penghargaan," ungkapnya.

    Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kepulauan Meranti, Hariandi mengatakan untuk menuju kota layak anak perlu koordinasi yang baik dari semua pihak.

    "Khususnya untuk organisasi perempuan yang hadir memang diharapkan berkontribusi aktif dalam mendukung pemerintah dalam menuju kota layak anak dengan membantu mempercepat kepemilikan akta lahir anak," ujarnya. 

    Selain itu pihaknya juga melakukan inovasi dan terobosan untuk percepatan cakupan pemberian akta kelahiran anak.

    "Kita juga sudah melakukan inovasi untuk memudahkan pengurusan dimana Disdukcapil Kepulauan Meranti sudah menerapkan sistem pendaftaran awal online, ini pertama di Riau. Selain itu kami juga mempublis document yang sudah jadi. Jadi yang perlu kita lakukan saat ini memang sosialiasi, karena kesadaran masyarakat juga minim," ungkapnya. 

    Penulis: Ali Imroen
    Editor: Yusni Fatimah

    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0813 7176 0777
    via EMAIL: redaksi@halloriau.com
    (mohon dilampirkan data diri Anda)

     
    Berita Lainnya :
  • Relokasi Pedagang Jalan Teratai Pekanbaru Belum Ada Kejelasan
  • XL Axiata Salurkan Bantuan bagi Korban Banjir di Jateng dan DI Yogyakarta
  • Diduga Kades Bangun Jaya Diancam Bunuh Mantan Kades Payung Sekaki
  • Besok Suzuki SBT Perkenalkan All New Ertiga 2019 di Mal Ska
  • Setubuhi Pacar di Bawah Umur, Remaja di Dumai Dilaporkan ke Polisi
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov RiauPekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2019 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved