Meranti
Pemkab Meranti | DPRD Meranti
 
+ INDEX BERITA

09:34 - HSPN 2019, Polres Meranti ...
22:43 - Bahas Usulan Pemindahan Em...
14:28 - Dishub: Tarif Parkir Roda ...
11:45 - Pejabat Meranti Diancam Tu...
11:11 - Enam Rumah dan 10 Sarang W...
16:21 - Baru Dibangun, Rumah Bantu...
14:59 - Memilukan, Umur 15 Tahun T...
16:52 - Penuturan Istri di Meranti...
15:17 - Kasus Meningkat, Dinsos P3...
19:56 - Ini Jawaban Kepala DLH Mer...
17:32 - Puluhan Massa Unjukrasa Tu...
21:36 - YFMM Berbagi Kebaikan dala...
12:47 - Dikepung Titik Panas, Beso...
11:54 - Soal Polemik Sampah, DLH M...
11:51 - Pemindahan Embarkasi Haji ...
19:26 - Forum Genre Meranti Sosial...
17:17 - Jenazah Mirhak Awak Kapal ...
21:13 - Pejabat Eselon II Meranti ...
14:05 - Protes Asap Busuk, Warga G...
17:55 - Ketua DPRD Meranti: Jika T...
15:15 - Usulan Program Minim, Peja...
08:19 - Dinsos P3APPKB Meranti Dor...
22:04 - Kemeriahan Perang Air Mera...
16:31 - Volume Sampah di Selatpanj...
17:05 - Digelar 6 Hari, Begini Per...
16:10 - Polemik Pakaian Minim Saat...
14:42 - LAMR Meranti Tegaskan Tida...
18:50 - Gerakan Peduli orang Sakit...
16:23 - Impor Ditolak, Warga Tetap...
20:45 - Polemik Lomba Mancing Masi...
15:55 - Melompat dari Sampan, Jefr...
14:23 - Persoalan Lomba Mancing Ma...
20:05 - Listrik di Rangsang Sudah ...
11:28 - Dituduh Curang, Pemenang L...
11:25 - Boros, Lampu Kantor Bupati...
18:46 - PPK Tebingtinggi Kesulitan...
16:51 - Tahun Ini Pemkab Meranti R...
18:00 - Pacu Peningkatan PAD, BPPR...
14:28 - Diterjang Angin Badai, Der...
17:21 - Festival Perang Air akan P...
17:06 - HIPMAM Gelar Seminar Motiv...
21:18 - Meranti Berpotensi Jadi Ko...
19:38 - Kasus DBD di Meranti, Satu...
20:23 - 337 Sertifikat PTSL Dibagi...
17:01 - Mayat yang Hanyut di Laut ...
20:10 - Jalan Pramuka akan Tambah ...
19:21 - Segera Rampung, Pelabuhan ...
15:19 - Pendapatan Denda Atas Pind...
17:47 - Pemkab Meranti Keluarkan S...
16:41 - Bupati Meranti Sebut Nilai...
 
DKPTPP Meranti Buka Rekrutmen​ Tenaga Medik Veteriner dan Tenaga Paramedik Veteriner
Senin, 07/01/2019 - 21:01:35 WIB
Surat pengumuman Nomor:800/DKPTPP- SEKRE/I/2019/09.
Surat pengumuman Nomor:800/DKPTPP- SEKRE/I/2019/09.
TERKAIT:

SELATPANJANG - Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Peternakan (DKPTPP) Kabupaten Kepulauan Meranti merekrut 6 orang tenaga Medik Veteriner non PNS dan 1 orang tenaga Paramedik Veteriner non PNS yang akan ditugaskan di wilayah Kepulauan Meranti.

Tenaga Medik Veteriner dan tenaga Paramedik Veteriner itu nantinya akan diberi tugas tanggung jawab, wewenang dan hak secara penuh oleh pejabat yang berwenang untuk melakukan kegiatan pengendalian hama dan penyakit hewan, pengamanan produk hewan, dan pengembangan kesehatan hewan di Kepulauan Meranti.

Kepala Seksi Kesehatan Masyarakat Veteriner, DKPTPP Kabupaten Kepulauan Meranti, Drh Syafrilia Wulandari mengatakan perekrutan ini dimaksudkan untuk menutupi kekosongan jabatan tenaga Medik Veteriner dan tenaga Paramedik Veteriner yang sudah habis masa kontraknya dan tidak ingin menyambung kontrak kerja lagi.

"Saat ini tenaga Medik Veteriner dan tenaga Paramedik Veteriner tinggal 2 orang, karena yang sebelumnya tidak ingin menyambung kontrak kerja lagi, makanya kita lakukan perekrutan lagi," kata Drh Syafrilia Wulandari, Senin (7/1/2019).

Dikatakannya, untuk memaksimalkan pelayanan bagi kesehatan hewan ternak untuk satu petugas menempati satu kecamatan, namun karena keterbatasan anggaran hal itu tidak bisa dilakukan.

"Seyogyanya itu untuk satu kecamatan harus ditempati satu petugas, namun karena keterbatasan anggaran ini perekrutan petugas juga kita batasi. Saat ini untuk dua kecamatan terpaksa di handle oleh satu petugas," kata Syafrilia.

Dokter hewan itu juga mengatakan penularan penyakit hewan di Kepulauan Meranti sangat rentan, mengingat daerah ini berada di daerah perbatasan dua negara.

"Meranti sangat rentan terhadap penyakit hewan menular, karena daerah ini berada di perbatasan negara. Untuk itu peran petugas ini sangat dibutuhkan untuk melakukan vaksinasi dan melakukan pemeriksaan rutin terhadap hewan ternak," ungkapnya.

Untuk pendaftaran tenaga Medik Veteriner dan tenaga Paramedik Veteriner itu mulai dibuka pada tanggal 8 Januari sampai 31 Januari 2019.

Adapun kualifikasi pendidikan tenaga Medik Veteriner berlatar belakang Dokter Hewan, sedangkan untuk tenaga Paramedik Veteriner yakni pendidikan D3 Kesehatan Hewan atau S1 Peternakan.

"Berdasarkan surat pengumuman Nomor:800/DKPTPP- SEKRE/I/2019/09 surat lamaran ditujukan ke Bupati Kepulauan Meranti. Pengumuman kelulusan setelah melalui seleksi administrasi dan wawancara. Untuk informasi lebih lanjut bisa datang langsung ke kantor DKPTPP," urai Kasi Kesehatan Masyarakat Veteriner itu. 

Penulis Ali Imroen
Editor: Yusni Fatimah


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Kasus Dugaan Proyek Jalan, KPK Panggil Mantan Anggota DPRD Bengkalis
  • Hadiri Syukuran Gubri dan Wagubri, Alfedri Berharap Riau Lebih Maju Dipimpin Syamsuar
  • Siaga Karhutla, 54 Titik Panas Terdeteksi di Riau
  • Wabup Inhil Hadiri Haul Syekh Abdul Qodir Jailani
  • HSPN 2019, Polres Meranti Bersama Instansi Terkait Lakukan Gotong Royong Massal
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov RiauPekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2019 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved