Meranti
Pemkab Meranti | DPRD Meranti
 
+ INDEX BERITA

10:24 - TimPora Kepulauan Meranti ...
18:17 - Sidak BBPOM di Meranti, Cu...
19:24 - Kembangkan Tasik Nambus, D...
19:34 - Antisipasi Sengketa, Wakil...
19:28 - Penambahan Fasilitas, RTH ...
19:27 - Disparpora Meranti Gelar F...
16:05 - Jalin Silaturahmi, zAzg Me...
15:32 - Warga Selatpanjang Waspada...
13:42 - Setelah Masuk Rekor MURI d...
18:04 - Sidak Bulan Ramadan, Pegaw...
12:05 - Safari Ramadan Gubri ke Me...
16:14 - Pemkab Meranti Anggarkan R...
22:30 - Bupati dan Kades Se-Merant...
18:31 - Mahasiswa Diharap Bersabar...
16:22 - Istri Polisi Pojokkan Bupa...
16:07 - Pemkab Meranti Fasilitasi ...
15:00 - Pemerintah Desa Fokus Pada...
18:25 - Pemkab Meranti Minta Pemil...
15:05 - Pertama di Riau, Kepulauan...
19:32 - Selama Ramadan, Pemkab Mer...
16:36 - Prabowo-Sandi Menang Tipis...
19:52 - Resmikan Bazar Ramadan, Se...
18:40 - Belajar Pengolahan Air Gam...
18:45 - Tradisi Menjelang Ramadan,...
16:38 - Satpol PP Meranti Tertibka...
19:05 - Tarhib Ramadan, Ribuan Pel...
18:52 - Sambut Ramadan 1440 H, RSU...
14:56 - Baznas Kepulauan Meranti ...
14:29 - Cegah Korupsi, Pemkab Mera...
17:48 - Sekda Meranti Akui Sering ...
09:44 - SK PTDH 9 PNS di Meranti S...
22:36 - Sebelum Lebaran, Roro Insi...
19:33 - Banyak Anggota Bolos, Rapa...
08:55 - Ikut Berpartisipasi, Hotel...
08:48 - Empat PSU di Meranti, Prab...
06:10 - Kelelahan, Petugas KPPS di...
11:54 - Berbagai Produk Kerajinan ...
19:38 - Sore Tadi Api Lahap Tiga R...
13:08 - Guru di Meranti Lahirkan B...
20:00 - Pertama di Riau, Kepulauan...
19:33 - 700 Warga Meranti Ikuti Di...
17:47 - Pererat Silaturahmi Pasca ...
18:31 - Bupati Meranti Perintahkan...
16:17 - Ketua dan Komisioner KPU M...
15:58 - Lima Sekolah Dasar di Sela...
21:23 - Warga Terindikasi DBD, Din...
20:15 - Hitung Surat Suara hingga ...
15:59 - Disdikbud Meranti Sebut UN...
15:37 - Langka, Sapi Milik Kabag H...
19:20 - Bentuk Solidaritas, Satu P...
 
Kebutuhan Mendesak, Tapi Pembentukan UPT Damkar Meranti Tidak Disetujui
Kamis, 08/11/2018 - 13:25:34 WIB
alaksa BPBD Kabupaten Kepulauan Meranti, M Edy Afrizal.
alaksa BPBD Kabupaten Kepulauan Meranti, M Edy Afrizal.
TERKAIT:
 
  • Kebutuhan Mendesak, Tapi Pembentukan UPT Damkar Meranti Tidak Disetujui
  • Hingga Desember 2018, 44 Kepala Desa di Meranti Akhiri Masa Jabatan
  •  

    SELATPANJANG - Dalam rangka meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat terkait potensi bencana dan kebakaran lahan dan rumah, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kepulauan Meranti telah mengusulkan pendirian Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemadam Kebakaran (Damkar) di delapan kecamatan.

    UPT ini didirikan untuk memberikan pelayanan dan tindakan cepat tanggap terhadap bencana kebakaran dan mempermudah koordinasi dan komunikasi dalam penanggulangan kebakaran di wilayah kecamatan.

    "Rencana pembentukan UPT di delapan Kecamatan ini tidak hanya untuk mempermudah pelayanan tindakan cepat terhadap bencana kebakaran saja. Melainkan juga untuk penanganan bencana lainnya yang bisa terjadi kapan saja atau setiap saat," kata Kalaksa BPBD Kabupaten Kepulauan Meranti, M Edy Afrizal, Kamis (8/11/2018).

    Namun pria yang akrab disapa panglima itu mengatakan pengajuan terhadap pembentukan UPT Damkar itu belum bisa diakomodir dan tidak disetujui. Hal yang mendasarinya adalah anggaran yang tidak mencukupi.

    "Usulan ini sudah kita usulkan tahun 2017 lalu ke Bagian Organisasi Tata Laksana Sekretariat Daerah, namun ditolak karena anggaran yang tidak mencukupi. Sedangkan koordinasi kita ke propinsi juga tidak membuahkan hasil, evaluasi mereka terhadap kebutuhan ini belum mendesak," ungkap Edy.

    Ditambahkannya, pembentukan UPT Damkar ini memang menjadi kebutuhan yang sangat mendesak, hal ini dikarenakan kondisi geografis Kepulauan Meranti yang berpulau yang tidak memungkinkan anggota Damkar untuk menuju lokasi dengan segera.

    Dia juga menjelaskan untuk tindakan cepat untuk pemadaman kebakaran, minimal 15 menit sampai ke lokasi kejadian.

    "Kondisi geografis wilayah kita yang berpulau yang dipisahkan oleh laut yang menyebabkan kita susah untuk menjangkau lokasi dengan efektif, itulah yang mendasari kita untuk membentuk UPT ini," kata Edy lagi.

    Kalaksa BPBD merincikan adapun kecamatan yang direncanakan pembentukan UPT Damkar adalah Kecamatan Tebing Tinggi Barat, Tebing Tinggi Timur, Rangsang, Rangsang Pesisir, Rangsang Barat, Merbau, Pulau Merbau, dan Tasik Putri Puyu.

    "Untuk pembentukan UPT Damkar itu nantinya ada pembiayaan untuk personil dan biaya rutin, jika dikalkulasikan untuk satu UPT hanya Rp5 juta perbulan," ringkas Edy.

    Penulis : Ali Imroen
    Editor : Yusni Fatimah


    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0813 7176 0777
    via EMAIL: redaksi@halloriau.com
    (mohon dilampirkan data diri Anda)

     
    Berita Lainnya :
  • Bupati Sukiman Ajak Umat Berlomba Kebaikan di Bulan Ramadan
  • TimPora Kepulauan Meranti Tingkatkan Pengawasan Orang Asing
  • Stok Pangan Selama Ramadan dan Idul Fitri di Rohul Mencukupi
  • Keluarga Harun Remaja yang Jadi Korban Aksi 22 Mei Masih Trauma
  • BPKAD Sudah Cairkan Bantuan ADD Tahap I Rp22,5 M
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov RiauPekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2019 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved