Meranti
Pemkab Meranti | DPRD Meranti
 
+ INDEX BERITA

18:03 - Dugaan Korupsi Dana Bantah...
11:10 - Sambut HUT Bhayangkara ke ...
20:08 - Roro Insit Meranti Kembali...
22:05 - Predikat Paripurna Bintang...
20:56 - Jika Benar, DPRD Tak akan ...
19:28 - Tunggakan BPJS Mandiri Mas...
21:28 - Tim Kemenko Polhukam Kunju...
19:35 - Ponton Pelabuhan Tanjung S...
17:05 - Pesta Sungai Bokor 2019 ak...
22:09 - KPID Riau Bentuk KCSI di K...
21:50 - Bupati Meranti Buka Kejurd...
17:12 - Mobil Dinas Pemkab Meranti...
14:18 - Embarkasi Antara Riau Tida...
19:06 - KPU Meranti Ajukan Anggara...
19:43 - Ramdoor Pelabuhan Tanjung ...
18:03 - Polemik Penetapan Ibukota ...
20:19 - Tidak Ada Izin, Papan Rekl...
17:47 - ASN dan Honorer di Meranti...
19:16 - Nambah Cuti Idul Fitri, Pe...
16:03 - Tidak Dipungut Retribusi, ...
20:28 - Pulang Mudik, Kabid Kebers...
17:09 - Layanan Angkut Libur Lebar...
19:30 - Antrean Panjang Mengular C...
11:56 - Bupati Meranti Dijadwalkan...
19:17 - Roro Desa Insit Beroperasi...
15:18 - Tahap Commissioning, Peres...
19:24 - 1 Juni, Gubri Resmikan Ror...
17:28 - Berkat Viral di Medsos, Fi...
19:55 - Pemkab Meranti Usulkan Tar...
10:24 - TimPora Kepulauan Meranti ...
18:17 - Sidak BBPOM di Meranti, Cu...
19:24 - Kembangkan Tasik Nambus, D...
19:34 - Antisipasi Sengketa, Wakil...
19:28 - Penambahan Fasilitas, RTH ...
19:27 - Disparpora Meranti Gelar F...
16:05 - Jalin Silaturahmi, zAzg Me...
15:32 - Warga Selatpanjang Waspada...
13:42 - Setelah Masuk Rekor MURI d...
18:04 - Sidak Bulan Ramadan, Pegaw...
12:05 - Safari Ramadan Gubri ke Me...
16:14 - Pemkab Meranti Anggarkan R...
22:30 - Bupati dan Kades Se-Merant...
18:31 - Mahasiswa Diharap Bersabar...
16:22 - Istri Polisi Pojokkan Bupa...
16:07 - Pemkab Meranti Fasilitasi ...
15:00 - Pemerintah Desa Fokus Pada...
18:25 - Pemkab Meranti Minta Pemil...
15:05 - Pertama di Riau, Kepulauan...
19:32 - Selama Ramadan, Pemkab Mer...
16:36 - Prabowo-Sandi Menang Tipis...
 
Dianggarkan Rp4,3 Miliar, Dermaga Semukut Hanya Dikerjakan Dua Bulan
Rabu, 15/08/2018 - 19:47:16 WIB
Ilustrasi pengerjaan proyek
Ilustrasi pengerjaan proyek
TERKAIT:
 
  • Dianggarkan Rp4,3 Miliar, Dermaga Semukut Hanya Dikerjakan Dua Bulan
  •  

    SELATPANJANG - Pembangunan Dermaga Desa Semukut, Kecamatan Pulau Merbau yang dikerjakan PT Reka Kontruksi terkesan molor.

    Saat ini pelaksanaan pembangunannya masih 0 persen dari rentang waktu masa penandatanganan kontrak yang dilakukan pada 3 Mei lalu, sedangkan masa kontrak akan berakhir pada Oktober mendatang. Itu artinya pekerjaan proyek yang menelan dana Rp4.306.435.000 ini hanya akan dikerjakan dalam jangka waktu efektif dua bulan.

    Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) pembangunan Dermaga Desa Semukut, Ade Juliansyah mengatakan bahwa pihaknya optimis pekerjaan tersebut akan selesai sampai dengan waktu yang telah ditentukan.

    "Masa pelaksanaan pekerjaan berakhir pada bulan Oktober, jadi masih ada waktu efektif dua bulan. Saat ini tiang pancang sudah selesai produksi dan peralatan serta material lainnya tinggal dimobilisasi kontraktor dari Batam ke lokasi dan dalam waktu dekat akan sampai, semoga tidak ada kendala dalam tahap pelaksanaannya," kata Ade Juliansyah, Rabu (15/8/2018).

    "Yang jelas jika pembangunannya molor, itu merupakan kelalaian dari pihak kontraktor," tegas Ade.

    Ahli kontruksi bangunan, Sabri ST mengatakan dirinya pesimistis pembangunan dermaga itu selesai pada waktu yang telah ditentukan. Hal ini berdasarkan kondisi perkembangan pengerjaan bangunan hingga saat ini.

    "Tergantung bangunannya seperti apa dulu. Kalau jembatan kontruksi beton itu sulit," kata Sabri ST.

    Sementara itu anggota Komisi II DPRD Kepulauan Meranti, Dr M Tartib mendesak kepada Dinas Perhubungan sebagai OPD terkait untuk segera menindaklanjuti permasalahan di lapangan.

    "Jika sudah ada pemenang lelang, maka ini harus segera ditindaklanjuti oleh OPD terkait, jika tidak perusahaan tersebut direkomendasi saja untuk di blacklist," kata Dr M Tartib.

    Lebih lanjut dikatakan, jika pembangunan tidak segera digesa, maka nasibnya akan sama dengan Jembatan Selat Rengit yang juga gagal dalam pembangunannya.

    "Kita rugi waktu jika OPD terkait bersama kontraktor tidak serius membangun Meranti. Selain mengobati luka atas gagalnya pembangunan Jembatan Selat Rengit, dermaga ini fungsinya membantu urat nadi perekonomian masyarakat, jadi harus segera dikerjakan, apalagi Pulau Merbau merupakan kantong kemiskinan di Meranti," ungkap M Tartib.

    Penulis: Ali Imroen
    Editor: Budy

    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0813 7176 0777
    via EMAIL: redaksi@halloriau.com
    (mohon dilampirkan data diri Anda)

     
    Berita Lainnya :
  • Sekda Ajak DWP Rohul Dukung Kinerja Suami‎ Demi Pembangunan Daerah
  • Oknum Gunakan Nama KDDI sebagai Ladang Pencarian akan Dilaporkan
  • Dalam Satu Tahun, Polsek Bangko Berhasil Ungkap 17 Kasus Narkoba
  • Bupati Wardan Buka Kegiatan Manasik Haji 2019, Diikuti Oleh 564 JCH asal Inhil
  • Ketua Majelis Hakim Cuti, Sidang Dugaan Pemalsuan SK Menhut di PN Siak Ditunda
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov RiauPekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2019 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved