Meranti
Pemkab Meranti | DPRD Meranti
 
+ INDEX BERITA

17:45 - Akui Kecolongan, BPPRD Mer...
13:55 - Latih Wirausaha Muda Pasar...
12:26 - Tersandung Kasus Narkoba, ...
12:06 - Operasi Mantap Brata di Ke...
19:38 - Tiga Desa di Meranti Raih ...
16:58 - Bupati Meranti Ajak Masyar...
20:47 - Pendistribusian ZCD Baznas...
20:13 - 81 Jemaah Haji Tiba dengan...
07:46 - 81 Jemaah Haji Meranti Tib...
17:34 - Terjebak Sistem Ijon, Peng...
18:08 - Sarat Muatan, Kapal Pembaw...
19:25 - Diajukan 248, Kuota CPNS M...
07:25 - Bupati Meranti dan Siak Ra...
15:28 - Tersangkut Korupsi, 7 PNS ...
15:00 - Izin HO Dicabut, PAD Meran...
11:19 - Pencanangan Imunisasi MR, ...
10:16 - Jembatan Pelantar Ambruk, ...
19:00 - 9 ASN Meranti Dikirim Ikut...
10:19 - Disdukcapil Meranti sudah ...
14:26 - Dalam Sehari, 5 Hektare La...
13:18 - KPA di Meranti Diinstruksi...
07:33 - BPBD Meranti Butuh Tambaha...
10:41 - 6 Rumah di Selat Panjang D...
14:26 - Belum Rampung, Proyek Jala...
14:07 - Ratusan Warga Selat Panjan...
13:46 - Di Sinilah Awalnya Bendera...
12:07 - Bupati Meranti Kukuhkan Pa...
19:47 - Dianggarkan Rp4,3 Miliar, ...
14:39 - Bersama Bupati Meranti, UA...
10:21 - Lautan Manusia Banjiri Kan...
19:14 - Kerjasama dengan Baznas, K...
11:34 - Pemesan Kamar Hotel Memblu...
16:06 - Sunatan Massal Bantu Ringa...
13:50 - Dilengkapi Fasilitas Baru,...
11:47 - Tidak Istitho’ah, Satu J...
08:21 - Wakil Bupati Lepas Keberan...
10:11 - Bupati Meranti Saran Bagi ...
12:08 - Buang Sampah Sembarangan, ...
17:51 - DPRD Ngotot Lahan Pasar Mo...
10:00 - EMP-MS Optimalkan Keselama...
14:17 - Mako Polres Meranti Selesa...
12:00 - Jadi Narasumber Pangan Nus...
18:16 - Habib Hamidi dan Sri Astut...
10:26 - Dijemput Bujang Dara, Atle...
15:28 - Mahasiswa UR Olah Kelapa J...
15:03 - Belum Beroperasi, RAPP Kem...
07:23 - Maksimalkan Peran BUMDes, ...
19:46 - Lima Perwakilan Negara dan...
15:56 - Tekan Angka Kekerasan Terh...
08:18 - Bank Sampah Selatpanjang B...
 
EMP-MS Optimalkan Keselamatan Kerja dan Lingkungan
Selasa, 31/07/2018 - 10:00:20 WIB
Aktifitas pekerja saat mengikuti pelatihan keselamatan bekerja yang dilaksanakan PT EMP.
Aktifitas pekerja saat mengikuti pelatihan keselamatan bekerja yang dilaksanakan PT EMP.
TERKAIT:

SELATPANJANG - Energi Mega Persada Malacca Strait (EMP-MS) menggelar Pelatihan keselamatan bagi pekerja maupun lingkungan sekitar sebagai komitmen perusahaan Migas tersebut dalam upaya meningkatkan produksi.

Imam Wahyudi, Field Manager EMP-MS mengatakan pelatihan itu diikuti lebih kurang 67 orang pekerja PT Bintang Energi Pratama sebagai sub kontraktor perusahaan dan dilaksanakan di Kurau, Kecamatan Merbau, Kepulauan Meranti, Provinsi Riau.

"Kita akan meningkatkan produksi, melihat harga minyak menuju tren membaik. Gairah ini diiringi dengan memantapkan komitmen perusahaan untuk mengoptimalkan keselamatan," terang Imam, Senin (30/7/2018) sore.

Sebagai kontraktor EMP-MS di lapangan, perusahaan diharapkan mengutamakan keselamatan pekerja, lingkungan dan masyarakat sekitar operasional.

"Keselamatan merupakan hal utama. Oleh karenanya pelatihan ini merupakan komitmen agar selalu mengutamakan keselamatan, perawatan dan pemeliharan sumur minyak,” jelas Imam lagi.

Lebih jauh diterangkannya, materi yang diberikan selama pelatihan mulai dari dasar-dasar keselamatan kerja, pemahaman tentang pengertian bahaya, dampak bahaya dan bagaimana cara pengendaliannya dan juga jenis-jenis bahaya yang ada di lingkungan kerja.

"Diharapkan pekerja tanggap adanya bahaya yang ada. Lebih penting lagi pekerja juga wajib menggunakan alat pelindung diri (APD) dalam melakukan pekerjaan,” papar Imam.

Setelah itu, pekerja juga mendapat pelatihan dasar-dasar pemadaman kebakaran. Pelatihan ini berguna di lingkungan kerja maupun dalam keseharian di lingkungan masyarakat. 

"Bahkan pekerja dapat mencegah terjadinya kebakaran bahkan bisa melakukan penanggulangan dini,” jelas Imam.

Lebih lanjut Imam menjelaskan, perusahaan juga membekali pekerja BEP dengan pelatihan tentang keselamatan dalam pekerjaan angkat mengangkat (safety rigging dan lifting). ini diperlukan dalam pekerjaan perawatan dan pemeliharaan sumur.

"Pekerjaan angkat mengangkat menggunakan crane tentu memerlukan pekerja dengan keahlian dan ketrampilan khusus," katanya.

Tak hanya itu, pekerja PT. BEP dan kontraktor diberikan pelatihan teknik pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K). Dalam pelatihan ini peserta dilatih untuk memberikan pertolongan kepada korban jika terjadi kecelakaan. 

"Mulai dari korban luka-luka sampai dengan teknik memindahkan korban menggunakan tandu dan pemberian nafas buatan. 

Penulis: Ali Imroen
Editor: Yusni Fatimah

Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Ikuti Lari 10K Sempena HUT Lantas dan Hornas, Tersedia Hadiah Uang Tunai Rp 63 Juta dan 1 Unit Motor
  • Jumlah Penduduk Besar, Asosiasi Pengusaha IT Malaysia Antusias Masuk ke Pasar Indonesia
  • Lorenzo Ungkap Niat Licik Marquez di MotoGP Aragon
  • Polri Ingatkan Netizen agar Jangan Asal Pencet, harus Pikir Dulu
  • Soal Mutasi, Kata Plt Gubri "Kalau Perlu Why Not ?"
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov RiauPekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2016 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved