Meranti
Pemkab Meranti | DPRD Meranti
 
+ INDEX BERITA

17:01 - Mayat yang Hanyut di Laut ...
20:10 - Jalan Pramuka akan Tambah ...
19:21 - Segera Rampung, Pelabuhan ...
15:19 - Pendapatan Denda Atas Pind...
17:47 - Pemkab Meranti Keluarkan S...
16:41 - Bupati Meranti Sebut Nilai...
16:28 - Penyerahan DPA Tahun Angga...
16:46 - Kofisel Meranti Gelar Pame...
15:25 - 235 Pejabat Eselon Kepulau...
10:48 - Peserta Tes Kesehatan CPNS...
21:54 - Ini Jadwal Pemeriksaan Kes...
21:13 - Pilkades Serentak Kepulaua...
16:20 - DPW FPI Kepulauan Meranti ...
21:17 - Sesuaikan dengan Kebijakan...
20:26 - Tingkatkan Persaingan UMKM...
12:51 - BKD Meranti: Tak Lengkapi ...
21:01 - DKPTPP Meranti Buka Rekrut...
17:22 - Hasil Tes CPNS Meranti Diu...
17:17 - BKD Meranti sudah Tugaskan...
15:37 - Tahun Ini, NJOP PBB Dua Ke...
12:29 - Masuki Musim Kemarau, BPBD...
19:49 - Dana Desa Meningkat, Bupat...
17:15 - Konsep Waterfront City, So...
14:56 - Pemkab Meranti Targetkan K...
20:08 - Sanksi Terlalu Berat dan T...
14:44 - Pokir dan Rencana Program ...
17:48 - Tahun Ini Puluhan Pamsimas...
20:54 - PWI Meranti Umumkan Pemena...
20:36 - Bupati Meranti akan Terima...
20:43 - Perekaman e-KTP Serentak N...
11:32 - Kampung Kami Tak Terisolir...
19:53 - Tabrakan Maut Sepeda Motor...
19:52 - Tingkatkan Kualitas Kopi L...
19:35 - Pembangunan Jembatan Selat...
19:32 - Hormati Keputusan Mendagri...
18:53 - RSUD Meranti Kini Dilengka...
17:43 - Sampaikan Pidato Hari Jadi...
20:45 - Meriahkan Hari Jadi ke-10 ...
19:47 - Keterbukaan Informasi Publ...
16:37 - DIPA Meranti Tahun 2019 Be...
17:59 - Disdukcapil Meranti Musnah...
07:47 - HUT Meranti dan Sagu, Sekd...
18:27 - Disperindagkop UKM Meranti...
17:36 - Agar Tidak Menumpuk, DLH M...
19:33 - Pawai Ta'aruf Kepulauan Me...
15:37 - Jennika, Atlet Wanita Mera...
18:48 - Tiga Peserta SKB CPNS Mera...
17:27 - Progress Pembangunan SIKIM...
17:54 - Sempena HUT Meranti, ASN D...
16:14 - Dinas Perkebunan Meranti S...
 
Limbah Pasar Modern Selatpanjang Sebabkan Bau Busuk di Pelabuhan Tanjung Harapan
Minggu, 06/05/2018 - 21:20:09 WIB
Pasar modern Selatpanjang. FOTO: Internet.
Pasar modern Selatpanjang. FOTO: Internet.
TERKAIT:

SELATPANJANG - Keberadaan sampah dan limbah Pasar Modern Selatpanjang ternyata menimbulkan bau tidak sedap di Pelabuhan Penumpang Tanjung Harapan. Hal itu menimbulkan kesan pertama yang tidak bagus bagi para tamu yang datang melalui pelabuhan itu.

Hal itu diakui oleh Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UKM (Disperindagkop UKM), Aza Fachroni.

Aza mengatakan, ia kerap menerima pengaduan sejumlah pemilik kantin pelabuhan yang mengeluhkan bau sampah di Pasar Modern.

Menurut Aza, munculnya bau sampah disebabkan para pedagang ikan, ayam dan daging yang membuang sisa dagangannya sembarangan.

"Lokasi pasar kan bersebelahan dengan pelabuhan, jadi baunya sampai ke pelabuhan," ujar Aza Fachroni.

Aza mengatakan, sebenarnya kebersihan pasar tidak hanya tanggung jawab Disperindagkop saja, melainkan juga tanggungjawab Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) serta para pedagang.

Namun, saat ini kata dia sinergitas ketiga pihak tersebut belum berjalan dengan baik.

"Laporan pedagang, sampah pasar di bak sampah sudah satu bulan menumpuk dan tidak diangkut. Padahal itu merupakan kewenangan DLHK," ujarnya.

Adapun sumber bau busuk yang menyengat itu berasal dari samping bangunan pasar modern atau berdekatan dengan pelabuhan terdapat limbah dari pedagang ayam dan ikan. Mulai dari isi perut ayam, bulu ayam, kulit kerang, dan kepala ikan dibuang sembarangan. Sementara di tempat pembuangan juga tergenang air dan tidak mengalir serta terlihat becek.

Jika diteliti terdapat ulat-ulat pada bekas perut ayam yang dibuang tersebut. Jika tak kuat saat melihat dari dekat bisa saja membuat menyebabkan muntah.

Menurut Aza untuk jangka panjang akan dibangun Instalasi Pengolahan Air Limbah (Ipal). Tetapi tetap akan dilakukan upaya jangka pendek.

"Untuk jangka panjang dengan membangun Ipal. Karena kalau dipaksakan dibangun saat ini, kita mengalami kendala dengan ketersediaan anggaran," katanya.

Sementara untuk jangka pendek, pihaknya akan segera membersihkan tempat pembuangan limbah tersebut dan mengalirkannya ke laut. 

"Nanti akan kita gali parit mengarah ke laut. Sehingga bisa mengalir dan tidak tergenang seperti saat ini. Sebab genangan itulah yang menguap menimbulkan bau tak sedap," ungkapnya.

Penulis: Ali Imroen
Editor: Yusni Fatimah


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Punya 300, Dishub Pekanbaru Berharap Perusahaan Bangun Halte
  • Waduh, Dari 318 Perkara Barang Ilegal yang Terungkap, Baru 8 P21
  • Demi Keadilan, Bawaslu Rohil Tertibkan APK yang Dipasang di Biilboard
  • Bupati Rohil Hadiri Panen Raya di Siak
  • 41 Peserta Lulus CPNS di Pekanbaru Serahkan Berkas
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov RiauPekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2016 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved