Meranti
Pemkab Meranti | DPRD Meranti
 
+ INDEX BERITA

19:41 - Kabar Gembira, Pemkab Mera...
18:21 - Ada Perbedaan IPK pada Tes...
15:20 - 44 Desa di Meranti Teranca...
18:01 - Batal Hari Ini, Pendaftara...
14:57 - Perda Tibum Disahkan, Satp...
12:52 - Sempena HUT XI Kepulauan M...
15:07 - OJK Riau Dorong Petani dan...
18:49 - Sagu akan Jadi Menu Altern...
09:01 - Tunggakan BPJS Kesehatan d...
15:16 - Warga Dusun Manggis Desa B...
21:23 - Naik 8,51 Persen, UMK Mera...
20:14 - Moratorium Gambut Dinilai ...
19:47 - Sempat Dirawat di RSUD, Bo...
21:01 - Pasangan Terindikasi Mesum...
16:18 - Satpol PP Meranti Amankan ...
19:04 - Sempat Kisruh, Zuriyadi Fa...
21:35 - Satpol PP Meranti Razia Pe...
18:38 - Dialog Mengenang Sejarah S...
19:53 - Daftar ke PPP, Pasangan Be...
06:25 - Sumpah Pemuda, Camat Tebin...
21:59 - Peringati HDKD, Kantor Imi...
15:40 - Seluruh Desa di Tebingting...
12:14 - Bawaslu Kepulauan Meranti ...
16:57 - Hingga 22 Oktober, 38 Anak...
21:04 - Ada yang Beda, Tradisi Man...
14:54 - Kuota CPNS 2019, Jatah Kep...
14:14 - Program School Improvement...
17:38 - Tiang Patah Akibat Keropos...
18:20 - Tradisi Mandi Safar Akan D...
12:05 - Disdikbud Meranti Akan Per...
18:48 - Gelar Coffe Morning, Kapol...
19:26 - Insan Media di Kepulauan M...
18:48 - Enam Kelompok Nelayan di M...
18:41 - Korban Tewas Tertimpa Poho...
18:19 - Suhu Politik Memanas, Sekd...
18:20 - Satpol PP Meranti Kesal, A...
21:20 - Bupati Ungkap Peredaran Na...
17:03 - Hampir Seminggu Pelayanan ...
12:51 - Jadi Irup, Kasat Pol PP Me...
19:44 - Ketagihan Suasana Desa Bok...
18:36 - Petugas Perikanan Meranti ...
15:08 - Heru Sandra dari Kepulauan...
18:11 - Listrik Kecamatan Tebing T...
18:44 - Bokor World Music Festival...
18:12 - Kunjungi SMAN 3, Wakil Bup...
17:47 - Warga Bina Sempian Meranti...
17:28 - Wakil Bupati Meranti Ingat...
11:51 - Klarifikasi Nurul Adha ata...
17:30 - Bekerjasama dengan Askab P...
20:52 - Terciduk, Pasangan Bukan M...
 
Limbah Pasar Modern Selatpanjang Sebabkan Bau Busuk di Pelabuhan Tanjung Harapan
Minggu, 06/05/2018 - 21:20:09 WIB
Pasar modern Selatpanjang. FOTO: Internet.
Pasar modern Selatpanjang. FOTO: Internet.
TERKAIT:

SELATPANJANG - Keberadaan sampah dan limbah Pasar Modern Selatpanjang ternyata menimbulkan bau tidak sedap di Pelabuhan Penumpang Tanjung Harapan. Hal itu menimbulkan kesan pertama yang tidak bagus bagi para tamu yang datang melalui pelabuhan itu.

Hal itu diakui oleh Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UKM (Disperindagkop UKM), Aza Fachroni.

Aza mengatakan, ia kerap menerima pengaduan sejumlah pemilik kantin pelabuhan yang mengeluhkan bau sampah di Pasar Modern.

Menurut Aza, munculnya bau sampah disebabkan para pedagang ikan, ayam dan daging yang membuang sisa dagangannya sembarangan.

"Lokasi pasar kan bersebelahan dengan pelabuhan, jadi baunya sampai ke pelabuhan," ujar Aza Fachroni.

Aza mengatakan, sebenarnya kebersihan pasar tidak hanya tanggung jawab Disperindagkop saja, melainkan juga tanggungjawab Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) serta para pedagang.

Namun, saat ini kata dia sinergitas ketiga pihak tersebut belum berjalan dengan baik.

"Laporan pedagang, sampah pasar di bak sampah sudah satu bulan menumpuk dan tidak diangkut. Padahal itu merupakan kewenangan DLHK," ujarnya.

Adapun sumber bau busuk yang menyengat itu berasal dari samping bangunan pasar modern atau berdekatan dengan pelabuhan terdapat limbah dari pedagang ayam dan ikan. Mulai dari isi perut ayam, bulu ayam, kulit kerang, dan kepala ikan dibuang sembarangan. Sementara di tempat pembuangan juga tergenang air dan tidak mengalir serta terlihat becek.

Jika diteliti terdapat ulat-ulat pada bekas perut ayam yang dibuang tersebut. Jika tak kuat saat melihat dari dekat bisa saja membuat menyebabkan muntah.

Menurut Aza untuk jangka panjang akan dibangun Instalasi Pengolahan Air Limbah (Ipal). Tetapi tetap akan dilakukan upaya jangka pendek.

"Untuk jangka panjang dengan membangun Ipal. Karena kalau dipaksakan dibangun saat ini, kita mengalami kendala dengan ketersediaan anggaran," katanya.

Sementara untuk jangka pendek, pihaknya akan segera membersihkan tempat pembuangan limbah tersebut dan mengalirkannya ke laut. 

"Nanti akan kita gali parit mengarah ke laut. Sehingga bisa mengalir dan tidak tergenang seperti saat ini. Sebab genangan itulah yang menguap menimbulkan bau tak sedap," ungkapnya.

Penulis: Ali Imroen
Editor: Yusni Fatimah


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Kapolri Tegaskan Akan Copot Jajaran Kepolisian yang Halangi Pemda Membangun
  • ‎Pertama di Riau, 21 ASN Rohul Ikut Ujian Sertifikasi Kompetensi
  • Seorang Penyusup Masuk ke Pesawat dan Kunci Diri di Toilet, Keberangkatan Ditunda
  • Ayah Kandung Ini Tega Setubuhi Anaknya hingga 9 Kali karena Alasan Sudah Tak Perawan
  • Meriahkan Hari Dharma Karyadhika, Lapas Pasir Pangaraian Gelar Aneka Lomba
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2019 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved