PDTA dan RA Al Washliyyah Belajar di Alam Terbuka
Senin, 02 April 2012 - 08:35:55 WIB
BAGANSIAPIAPI - Belajar di alam terbuka sudah menjadi rutinitas bagi para anak didik yang diberikan oleh guru di Pendidikan Diniyyah Takmiliyah Awaliyah (PDTA) dan Raudhatul Athfal (RA) Al Washliyyah, Bagansiapiapi. Seperti Minggu (1/4) kemarin, sejumlah guru memboyong anak didiknya belajar dan bermain di alam terbuka yang dilaksanakan di objek wisata tepian sungai Rokan, Batu Enam. Ini dilaksanakan agar para murid tidak jenuh dalam belajar.
Belajar sambil bermain di taman kawasan wisata Batu Enam menurut Fathimah Noer S Ag, selaku kepala sekolah, bertujuan agar kegiatan belajar di alam terbuka ini rutin dilaksanakan. Beberapa waktu yang lalu, murid-murid dibawa ke taman kota Bagansiapiapi. "Minggu ini kita bawa ke taman wisata Batu Enam ini. Kegiatan ini bertujuan agar murid-murid tidak menoton belajar di dalam kelas. Dengan dibawa ke taman seperti ini, mereka bisa belajar sambil menikmati indahnya alam. Dan sebagai guru, kita juga bisa menanamkan kepada siswa agar mencintai keindahan alam ini dengan menjaga kelestarian lingkungan sekitar kita," ujar Fathimah Noer S Ag kepada mrnetwork.
Ditambahkannya, selain mengajarkan anak-anak untuk mencintai alam, ajang belajar di alam terbuka ini juga digunakan untuk menjalin silaturrahmi warga sekolah, yakni, guru-guru dengan para wali murid, dan murid-murid sendiri bisa lebih akrab dengan guru- gurunya.
"Saat ini jumlah murid PDTA Al Washliyyah 165 orang, sedangkan RA 26 orang. Dengan tenaga pengajar untuk PDTA 7 orang dan RA 3 orang. Insya Allah tahun ini kita akan menamatkan 20 orang murid dari Raudhatul Athfal (RA) dan 33 orang murid PDTA. Alhamdulillah murid-murid PDTA yang akan tamat nanti bebas buta aksara Al Qur'an" papar Fathimah Noer S Ag yang sudah 20 tahun mengajar di Al Washliyyah.
Fathimah Noer juga menjelaskan, bahwa saat ini PDTA dan RA Al Washliyaah berkembang lebih baik dari sebelumnya. "Ini semua berkat bantuan yang diberikan oleh pemerintah kabupaten Rokan Hilir maupun Departemen Agama. Bantuan yang diberikan selama ini memang betul-betul kita salurkan untuk kebutuhan pendidikan. Hal ini bisa dibuktikan dengan keberadaan PDTA dan RA Al Washliyah saat ini,"ungkap Fathimah Noer S Ag.
(Naj)
Komentar (0 Komentar)
Isi Komentar :