BREAKING NEWS :
Ponpes Ngruki dan MTA Laksanakan Salat Idul Adha Selasa Besok
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 
+ INDEX BERITA +

16:29 - Polsek Singingi Hilir Sosi...
22:22 - Pemkab Kuansing Usulkan Pe...
16:06 - Tahun Ini, Kuansing Bangun...
08:52 - Dinas PUPR Kuansing Usulka...
14:09 - Terima Remisi HUT RI, Dua ...
11:43 - Sekda Kuansing Bakal Beri ...
15:32 - Pedagang Berjualan di Bada...
20:33 - TPG dan TKG Guru di Kuansi...
11:15 - 14 Kantor Kades dan Satu K...
18:55 - 250 Unit RTLH di Kecamatan...
17:25 - Pusat Setujui Penambahan P...
18:46 - Peduli Kesehatan Masyaraka...
14:10 - Warga Sigaruntang Minta Ja...
15:17 - Pemkab Kuansing Didesak Pe...
12:08 - Dinas PUPR Kuansing Usulka...
11:11 - Kecamatan Diminta Serahkan...
15:55 - BPJS Kesehatan Gandeng Kej...
18:36 - Seandainya Dibangun Baru, ...
17:12 - Khusus Wilayah Singingi, K...
13:07 - Tiga Tribun Pacu Jalur Dib...
12:27 - Anggaran Perbaikan Fisik H...
10:35 - UPPBKB Kuansing di Desa Ja...
17:05 - Melalui DAK 2019, Bidang S...
10:18 - Sekda Intruksikan Hotel Ku...
17:47 - Pansus Aset Minta Tim Terp...
16:32 - EVP RAPP Wujudkan Semangat...
16:28 - Dua Jalur Adhyaksa Kuansin...
16:59 - Tanah Sudah Dihibahkan, Wa...
16:34 - Praktik Korupsi Jadi Perso...
16:57 - Gempa Padang Terasa hingga...
14:07 - Baksos, Dzikir Akbar, dan ...
11:27 - BPKAD Kuansing : Tak Mungk...
19:38 - Meleset, Pacu Jalur Rayon ...
14:08 - Kejari Kuansing Bakal Inve...
16:02 - Resmi Daftar ke KPU, PAN K...
18:51 - DPRD Ingatkan Pemkab Kuans...
13:45 - Sekda Kuansing Harapkan OP...
08:19 - Sekda Kuansing Pimpin Rapa...
10:03 - Sudah Dianggarkan, Penerim...
15:32 - Pasar Murah, Lomba Menemba...
13:52 - Kapolres Kuansing Ajak Mas...
13:18 - Pimpin Apel HUT Bhayangkar...
10:05 - Andi Putra Dukung Kasyfi A...
17:00 - Pacu Jalur Rayon IV di Tep...
14:09 - Kris Andio Putra Juara Sat...
 
Ambruk Sejak 2012, Permohonan Rehab Bendungan Kebun Nopi Kurang Direspon Gubri
Jumat, 19/01/2018 - 13:30:26 WIB

TELUK KUANTAN - Pemerintah Provinsi Riau kurang merespon surat yang dikirim Pemerintah Kabupaten Kuansing terkait permohonan dukungan Rehabilitasi Bendungan di Lubuk Ambacang I atau Kebun Nopi yang ambruk sejak 2012 lalu untuk diusulkan dibangun menggunakan Dana Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN).

Dimana Pemkab Kuansing sudah empat kali menyurati Pemprov Riau meminta dukungan Gubernur Riau untuk mengusulkan pembangunan Bendungan di Danau Kebun Nopi Desa Bukit Pedusunan, Kecamatan Kuantan Mudik melalui Kementrian dan sampai saat ini tidak ada tindak lanjut. 

"Surat terakhir kita kirim kemarin pada 12 Desember 2017 perihal permohonan dukungan Rehabilitasi Bendung di Lubuk Ambacang I atau kebun Nopi kepada Pemprov Riau, namun hingga saat ini informasinya masih tertahan di Bappeda Riau, belum ditindaklanjuti,"ujar Kepala Bidang Sumber Daya Air Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kuansing, Pebri yang ditemui halloriau.com, Jumat (19/1/2018). 

Ambruknya bendungan Danau Kebun Nopi ini kata Pebri, sangat merugikan petani diwilayah Kecamatan Kuantan Mudik terutama sawahnya yang berada ditiga desa mulai Luai, Bukit Pedusunan dan Seberang Pantai. 

"Sejak ambruk tahun 2012 lalu, bendungan ini tidak lagi bisa mengairi lahan persawahan,"katanya.

Sedikitnya ada sekitar 251 hektar lahan persawahan yang terkena dampak akibat ambruknya bendungan danau kebun nopi sehingga bendungan dan irigasi tak bisa lagi mengairi persawahan masyarakat. "Benar ini menjadi kewenangan Kabupaten, namun mengingat bangunan bendungan ini dibangun sudah puluhan tahun sejak 1978 kita ingin direhab total pasca ambruk,"ujarnya. 

Ditambah karena keterbatasan APBD Kuansing, makanya diusulkan penanganan melalui APBN TA 2018. "Kita sudah berupaya agar bendungan ini dibangun dan direhab total, kita sampaikan ke Balai dan Provinsi dan pusat, namun sejauh ini belum ada respon,"katanya. 

Padahal, tahun 2017 lalu telah dilaksanakan penyusunan DED Bendung DI Lubuk Ambacang I oleh Balai Wilayah Sungai Sumatera III Pekanbaru yang bersumber dari APBN Tahun 2017.

"Kita sangat berharap surat permohonan yang disampaikan Bupati segera direspon, karena kita butuh dukungan Gubernur untuk mengusulkan pembangunan bendungan Kebun Nopi melalui Kementrian dan baru bisa dianggarkan APBN,"katanya.

Dikatakan Pebri, untuk rehab total pembangunan bendungan di Danau Kebun Nopi ini membutuhkan anggaran yang cukup besar lebih kurang Rp 18 Milyar. "Dulu luas danau ini hanya 35 hektar, dan sejak dijadikan venue dayung luasnya sudah mencapai 70 hektar dengan genangan lebih kurang 100 hektar. Jadi tidak mungkin dengan bangunan lama bisa menampung air danau, makanya kita usulkan untuk direhab total,"katanya. 

Sekarang disampaikan Pebri, kuncinya Gubernur,"kalau Gubri cepat mengusulkan ke Kementrian pasti bisa gol, karena pihak Kementrian menunggu surat usulan Gubri, kalau surat rekomendasi kita sudah kita sampaikan beberapa kali,"katanya.

Penulis: Robi Susanto
Editor: Yusni Fatimah

Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Ponpes Ngruki dan MTA Laksanakan Salat Idul Adha Selasa Besok
  • Kamis, PWI Riau akan Sembelih 2 Ekor Sapi dan 2 Ekor Kambing
  • Sembelih 25 Hewan Kurban, Pemko Kirim Rendang ke NTB
  • Aksi Jambret Makin Beringas, Dewan Minta Semua Pihak Ikut Antisipasi
  • Tim Gabungan Berjibaku Padamkan Karhutla di Sungai Sembilan
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov RiauPekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2016 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved