BREAKING NEWS :
Pembangunan Fly Over Bikin Gepeng Pindah Tempat Mangkal
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 
+ INDEX BERITA +

12:23 - Polres Kuansing Gelar Rako...
11:43 - Realisasi Baru 18,75 %, Bu...
11:39 - Pengurus PWI Kuansing 2017...
13:26 - Sambut Bulan Suci Ramadan,...
09:01 - Realisasi Pencairan Dana D...
11:40 - Bupati Mursini Minta Satpo...
11:32 - Kapolres, Wabup Kuansing d...
14:19 - RSUD Teluk Kuantan Buka Lo...
16:08 - Polres dan PWI Kuansing De...
14:57 - Mengudara Lewat Radio, Kaj...
13:49 - Pemkab Kuansing sudah Tahu...
13:05 - Beri Nama Musala, Kapolres...
13:52 - Aktifitas Perkantoran Lump...
10:10 - Ade Fahrel Gantikan Indra ...
13:04 - AKP Yohanes Basri Jabat Ka...
06:06 - Silaturahmi dengan NU, Kap...
13:16 - Cegah Penyebar Berita Hoax...
13:35 - Tanggapi Isu Rasionalisas...
12:22 - Nonjobkan dan Demosi Pejab...
21:23 - Kajari Kuansing Beri Penyu...
10:27 - Kapolres Kuansing: Jadikan...
15:25 - Fortuner Nyangkut Usai Tab...
14:22 - Bila Tak Tercapai 30 Perse...
11:30 - Di Pemerintahan MH, Sekret...
09:18 - Jalan Sangau - Siberobah S...
16:27 - Tahun Ini, Kuansing Dapat ...
13:08 - Bupati Mursini Lantik Guru...
10:07 - Pemkab Kuansing Gelar Job ...
23:20 - Pihak Kecamatan dan Masyar...
17:07 - Jatah DAK untuk Bina Marga...
11:51 - Jalan Pulau Binjai - Saik ...
05:55 - Dengar Tangisan Histeris d...
05:41 - DLH Kuansing Belum Bisa Je...
19:30 - Heboh, Aliran Sungai Bawan...
16:52 - Dua Bulan Pegawai PUPR Kua...
15:51 - Malam Ini, Bupati Mursini ...
07:29 - BBM Premium Dibatasi untuk...
15:04 - Pengisian BBM di SPBU Paka...
13:54 - Pengrajin Batik Kuansing S...
10:23 - Warganet Ramai Bahas Bebas...
17:14 - Patung Budha 3,5 Ton Didug...
19:10 - Pemkab Kuansing Belum Tahu...
18:46 - Tahun Ini, 202 Rumah di Ku...
17:47 - Bangun Air Terjun 7 Tingka...
16:33 - BKPP Kuansing Koordinasi k...
 
Ambruk Sejak 2012, Permohonan Rehab Bendungan Kebun Nopi Kurang Direspon Gubri
Jumat, 19/01/2018 - 13:30:26 WIB

TELUK KUANTAN - Pemerintah Provinsi Riau kurang merespon surat yang dikirim Pemerintah Kabupaten Kuansing terkait permohonan dukungan Rehabilitasi Bendungan di Lubuk Ambacang I atau Kebun Nopi yang ambruk sejak 2012 lalu untuk diusulkan dibangun menggunakan Dana Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN).

Dimana Pemkab Kuansing sudah empat kali menyurati Pemprov Riau meminta dukungan Gubernur Riau untuk mengusulkan pembangunan Bendungan di Danau Kebun Nopi Desa Bukit Pedusunan, Kecamatan Kuantan Mudik melalui Kementrian dan sampai saat ini tidak ada tindak lanjut. 

"Surat terakhir kita kirim kemarin pada 12 Desember 2017 perihal permohonan dukungan Rehabilitasi Bendung di Lubuk Ambacang I atau kebun Nopi kepada Pemprov Riau, namun hingga saat ini informasinya masih tertahan di Bappeda Riau, belum ditindaklanjuti,"ujar Kepala Bidang Sumber Daya Air Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kuansing, Pebri yang ditemui halloriau.com, Jumat (19/1/2018). 

Ambruknya bendungan Danau Kebun Nopi ini kata Pebri, sangat merugikan petani diwilayah Kecamatan Kuantan Mudik terutama sawahnya yang berada ditiga desa mulai Luai, Bukit Pedusunan dan Seberang Pantai. 

"Sejak ambruk tahun 2012 lalu, bendungan ini tidak lagi bisa mengairi lahan persawahan,"katanya.

Sedikitnya ada sekitar 251 hektar lahan persawahan yang terkena dampak akibat ambruknya bendungan danau kebun nopi sehingga bendungan dan irigasi tak bisa lagi mengairi persawahan masyarakat. "Benar ini menjadi kewenangan Kabupaten, namun mengingat bangunan bendungan ini dibangun sudah puluhan tahun sejak 1978 kita ingin direhab total pasca ambruk,"ujarnya. 

Ditambah karena keterbatasan APBD Kuansing, makanya diusulkan penanganan melalui APBN TA 2018. "Kita sudah berupaya agar bendungan ini dibangun dan direhab total, kita sampaikan ke Balai dan Provinsi dan pusat, namun sejauh ini belum ada respon,"katanya. 

Padahal, tahun 2017 lalu telah dilaksanakan penyusunan DED Bendung DI Lubuk Ambacang I oleh Balai Wilayah Sungai Sumatera III Pekanbaru yang bersumber dari APBN Tahun 2017.

"Kita sangat berharap surat permohonan yang disampaikan Bupati segera direspon, karena kita butuh dukungan Gubernur untuk mengusulkan pembangunan bendungan Kebun Nopi melalui Kementrian dan baru bisa dianggarkan APBN,"katanya.

Dikatakan Pebri, untuk rehab total pembangunan bendungan di Danau Kebun Nopi ini membutuhkan anggaran yang cukup besar lebih kurang Rp 18 Milyar. "Dulu luas danau ini hanya 35 hektar, dan sejak dijadikan venue dayung luasnya sudah mencapai 70 hektar dengan genangan lebih kurang 100 hektar. Jadi tidak mungkin dengan bangunan lama bisa menampung air danau, makanya kita usulkan untuk direhab total,"katanya. 

Sekarang disampaikan Pebri, kuncinya Gubernur,"kalau Gubri cepat mengusulkan ke Kementrian pasti bisa gol, karena pihak Kementrian menunggu surat usulan Gubri, kalau surat rekomendasi kita sudah kita sampaikan beberapa kali,"katanya.

Penulis: Robi Susanto
Editor: Yusni Fatimah

Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Pembangunan Fly Over Bikin Gepeng Pindah Tempat Mangkal
  • Pelatihan Jurnalistik dan Fotografi KASTA Riau Disambut Antusias Pers Kampus
  • Kapolres Bengkalis Imbau Warga Jangan Resah, Chevron Sudah Tangani
  • DPMPTSP Pekanbaru Lima Besar Penilaian Pelayanan Investasi
  • Jalan Poros Kembung Luar Rusak Parah, Warga Berharap Perbaikan
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov RiauPekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2016 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved