BREAKING NEWS :
Eddy Tanjung: Alhamdulillah, Seirama Nomor Urut LE-Hardianto
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 
+ INDEX BERITA +

20:24 - Satgas Mercury Polres Kuan...
19:48 - Kapolres Kuansing Cita-cit...
15:23 - Gubri Apresiasi PWI Kuansi...
09:35 - Kapolres Kuansing Harapkan...
14:11 - Parah, Realisasi PAD Diske...
10:16 - Pemprov Riau Titip Dana Ga...
18:24 - Pembangunan Jembatan Lubuk...
16:39 - Pemkab Kuansing Nunggak Li...
10:34 - Setelah Bertemu, Wabup Hal...
10:12 - Soal Polemik Bupati dan Wa...
11:16 - Sardiyono Bantah Pernyataa...
10:03 - Bupati Mursini akan Selesa...
11:47 - Terkait Dugaan Pungli Keps...
10:12 - Bayar Bunga 'Pinjaman Pilk...
21:12 - Sebut Ditemui Keluarga Bup...
18:58 - Kajari Apresiasi KSS Kuans...
14:52 - Ngaku Diteror, Wabup Kuans...
13:03 - Angka Kematian Ibu dan Bay...
10:21 - Sepanjang Tahun 2017, Disk...
17:16 - Disdukcapil Kuansing Palin...
16:24 - 48 Jabatan di Pemkab Kuans...
15:19 - Jembatan Lubuk Jambi Kuans...
12:37 - Wabup Kuansing Ngaku Tak T...
12:26 - Kabid di Kuansing Banyak D...
11:12 - Dua Posisi Kabid Kosong, D...
10:06 - Kabag Pemerintahan Setda K...
20:18 - Proposal Terlambat dari Ke...
17:24 - Ternyata Bupati Kuansing S...
06:02 - Empat Pimpinan OPD di Kuan...
16:47 - FMPK Beri Penghargaan Atas...
10:26 - Minat Jadi Polisi, Santri ...
16:46 - Pemkab Kuansing Usulkan 14...
13:30 - Ambruk Sejak 2012, Permoho...
18:14 - Cegah Penyakit Difteri, Ka...
15:51 - Sampai Akhir 2016, Total A...
19:55 - Pemprov Beri Toleransi Pem...
14:47 - Setengah Bulan Kosong, Bup...
10:36 - Terkait Penerimaan CPNS 20...
15:43 - Terlibat PETI, Judi, Illog...
14:02 - Kadiskes Kuansing Sayangka...
11:58 - Tiga Hari Dirawat, Pasien ...
14:03 - Awali 2018, Kajari Kuansin...
13:23 - Batal Jadi Kasi Provos Bri...
13:49 - Kuansing Masih Tunggu "Jat...
10:52 - Total Dana Rp 4,902 Miliar...
 
Terkait Demo Guru Kuansing
Kadisdik: Tak Cukup Jam Bagaimana Mau Dapat Sertifikasi??
Kamis, 12/01/2017 - 11:27:12 WIB

TELUK KUANTAN - Dalam unjuk rasa ribuan guru di Kuansing Rabu (11/1/2017) kemarin, ada beberapa guru yang langsung berorasi curhat di depan pejabat Kuansing dan DPRD Kuansing. Dimana ada pengakuan salah seorang guru yang sudah sertifikasi tapi beberapa tahun belakang tak mendapatkan dana tunjangan sertifikasi tersebut.

Dalam aksi unjuk rasa kemarin juga ada oknum guru yang meminta dibayarkan tunjangan sertifikasinya karena sempat sakit beberapa bulan akibatnya tidak dapat menerima tunjangan sertifikasi.

"Kalau tak masuk-masuk bagaimana kita mau bayarkan tunjangan sertifikasinya, semua ada aturannya," ujar Kepala Dinas pendidikan dan kebudayaan Kuansing, Jupirman, kepada halloriau.com, Rabu (11/1/2017).

Disampaikan Jupirman, untuk mendapatkan tunjangan sertifikasi guru sertifikasi wajib memenuhi jam belajar 24 jam atau full, baru bisa kita usulkan guru tersebut mendapatkan tunjangan sertifikasi. "Kalau ada guru yang sudah sertifikasi, dan ternyata jam mengajar tidak cukup bagaimana kita mau usulkan untuk dibayarkan, ini yang menyalahi aturan," jelas Jupirman.

Oleh karena itu, guru sertifikasi juga harus tahu aturan bagaimana sertifikasi ini dibayarkan oleh pemerintah. "Ini tidak cukup jam mengajarnya, minta dibayarkan tunjangan sertifikasinya, ya kita tidak mau melanggar aturan," terang Jupir.

Jupirman menghimbau seluruh guru tidak terprovokasi dengan hal seperti itu, karena penyaluran tunjangan sertifikasi ini ada aturannya, tidak sembarangan guru menerima, kalau tidak cukup jam mengajar dipastikan tidak akan menerima tunjangan sertifikasi.

Dalam SK Dirjen Kementrian Pendidikan yang membidangi sertifikasi, disampaikan setiap guru lulus sertifikasi wajib dibayarkan tunjangan serifikasinya dengan catatan, guru harus mengajar 24 jam tatap muka sesuai dengan bidang studi yang diampunya.

Kalau guru matematika ya harus 24 jam tatap muka mengajar matematika dalam seminggu, atau diberi tugas tambahan lain sesuai kompetensinya.  Umpama diberi jabatan wakil kepala sekolah, kepala labor, kepala pustaka tapi sesuai dengan bidangnya, kemudian apabila terjadi kekurangan jam disekolah induk bisa mengajar disekolah lain yang sesuai jenjangnya.

Penulis  : Robi Susanto
Editor     : Unik Susanti


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Eddy Tanjung: Alhamdulillah, Seirama Nomor Urut LE-Hardianto
  • Inilah Nomor Urut 14 Parpol Peserta Pemilu 2019
  • Bantah Lamban Tangani Kebakaran Kampung Cina Siak, Begini Perjuangan Petugas Jinakkan Api
  • Wawako Dumai Hadiri Panen Raya Padi di Kelurahan Tanjung Penyembal
  • Hasil Survei INES, Pasangan LE-Hardianto Duduki Urutan Pertama
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov RiauPekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2016 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved