BREAKING NEWS :
Antisipasi Kecurangan, Disperindag Rohul Tera Ulang Semua SPBU
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 
+ INDEX BERITA +

05:57 - Sudah Ditarik ke Provinsi,...
18:27 - Bupati Mursini Sampaikan K...
15:55 - Status Muharman Masih Sekd...
08:22 - Selain Muharman, Ini Dafta...
21:15 - Tangis Haru Warga Pecah Ke...
17:12 - Tahun Ini 3.979 Siswa SMA ...
16:49 - KUA PPAS Kuansing Tanpa Pa...
16:29 - Hingga 28 Februari, Disduk...
12:20 - Mantan Ketua Timses MH dan...
19:40 - PKPP Kuansing Minta Camat ...
16:09 - Damkar Kuansing 3 Jam Berj...
17:09 - 124 Siswa Siswi SMPN 1 Hul...
14:37 - Asessment Kepala Kemenag K...
13:15 - Tiga Terdakwa Korupsi Ceta...
07:38 - Bupati Mursini Harapkan Pe...
15:22 - Masa Tugas Habis, Bupati M...
11:55 - Mantan Kades Beringin Jaya...
21:38 - Ditanam Sejak 2006, Anggot...
10:09 - Beredar Isu Kepala BKPP Ku...
14:07 - Galang Dana Jalur Baru Mas...
12:05 - Baru Tahu dari Media, Muha...
17:33 - Malam Ini Mantan Bupati Ku...
16:45 - DPRD Kuansing Tegaskan Mas...
14:47 - Bupati Mursini Didesak Tim...
13:38 - SK Ditandatangani, Muharli...
12:52 - Muharlius Diisukan Jadi Ca...
22:21 - Disdikpora Kuansing Bernia...
16:15 - 2018, Terminal Teluk Kuant...
15:41 - Hasnan Yatim Terpilih jadi...
22:16 - Kades Sebelumnya Meninggal...
19:21 - MenPAN-RB Janji Perjuangka...
10:57 - Masrul: Jangan Takut Digan...
20:12 - Provinsi Anggarkan Rp1,1 M...
17:15 - Seret Mantan Pejabat, Kasu...
16:52 - Tahun Ini Tujuh Daerah Iri...
15:31 - Akibat Banjir, 275,5 Hekta...
14:12 - Dari DAK Tahun Ini, Kuansi...
13:49 - 2018, Dinas PKPP Kuansing ...
12:51 - Tidak Hanya Pengurus Masji...
18:08 - Ratusan Pedagang Masih Ber...
16:16 - 2018, Dinas PUPR Kuansing ...
13:14 - Di APBN 2018, Kuansing Usu...
11:37 - Warga Geger!! Ratusan Mete...
11:29 - Bendungan Ambruk Sejak 201...
15:50 - Bupati Kuansing Mursini Bu...
 
Terkait Demo Guru Kuansing
Kadisdik: Tak Cukup Jam Bagaimana Mau Dapat Sertifikasi??
Kamis, 12/01/2017 - 11:27:12 WIB
TERKAIT:
 
  • Delapan Jembatan Gantung Batal Dibangun Tahun Ini di Kuansing
  • Aherson Nilai Pemkab Kuansing Tak Pandai Gunakan Bankeu Provinsi
  •  

    TELUK KUANTAN - Dalam unjuk rasa ribuan guru di Kuansing Rabu (11/1/2017) kemarin, ada beberapa guru yang langsung berorasi curhat di depan pejabat Kuansing dan DPRD Kuansing. Dimana ada pengakuan salah seorang guru yang sudah sertifikasi tapi beberapa tahun belakang tak mendapatkan dana tunjangan sertifikasi tersebut.

    Dalam aksi unjuk rasa kemarin juga ada oknum guru yang meminta dibayarkan tunjangan sertifikasinya karena sempat sakit beberapa bulan akibatnya tidak dapat menerima tunjangan sertifikasi.

    "Kalau tak masuk-masuk bagaimana kita mau bayarkan tunjangan sertifikasinya, semua ada aturannya," ujar Kepala Dinas pendidikan dan kebudayaan Kuansing, Jupirman, kepada halloriau.com, Rabu (11/1/2017).

    Disampaikan Jupirman, untuk mendapatkan tunjangan sertifikasi guru sertifikasi wajib memenuhi jam belajar 24 jam atau full, baru bisa kita usulkan guru tersebut mendapatkan tunjangan sertifikasi. "Kalau ada guru yang sudah sertifikasi, dan ternyata jam mengajar tidak cukup bagaimana kita mau usulkan untuk dibayarkan, ini yang menyalahi aturan," jelas Jupirman.

    Oleh karena itu, guru sertifikasi juga harus tahu aturan bagaimana sertifikasi ini dibayarkan oleh pemerintah. "Ini tidak cukup jam mengajarnya, minta dibayarkan tunjangan sertifikasinya, ya kita tidak mau melanggar aturan," terang Jupir.

    Jupirman menghimbau seluruh guru tidak terprovokasi dengan hal seperti itu, karena penyaluran tunjangan sertifikasi ini ada aturannya, tidak sembarangan guru menerima, kalau tidak cukup jam mengajar dipastikan tidak akan menerima tunjangan sertifikasi.

    Dalam SK Dirjen Kementrian Pendidikan yang membidangi sertifikasi, disampaikan setiap guru lulus sertifikasi wajib dibayarkan tunjangan serifikasinya dengan catatan, guru harus mengajar 24 jam tatap muka sesuai dengan bidang studi yang diampunya.

    Kalau guru matematika ya harus 24 jam tatap muka mengajar matematika dalam seminggu, atau diberi tugas tambahan lain sesuai kompetensinya.  Umpama diberi jabatan wakil kepala sekolah, kepala labor, kepala pustaka tapi sesuai dengan bidangnya, kemudian apabila terjadi kekurangan jam disekolah induk bisa mengajar disekolah lain yang sesuai jenjangnya.

    Penulis  : Robi Susanto
    Editor     : Unik Susanti



    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0813 7176 0777 atau 0852 7897 5248
    via EMAIL: redaksi@halloriau.com atau
    bisa invite PIN halloriau.com: 2B2591DA
    (mohon dilampirkan data diri Anda)

     
    Berita Lainnya :
  • Antisipasi Kecurangan, Disperindag Rohul Tera Ulang Semua SPBU
  • Sudah Ditarik ke Provinsi, Tiga ASN Kembali Pindah ke Disdik Kuansing, Ada Apa ?
  • Pelantikan Didominasi Pejabat Muda, Ini Alasan Bupati Irwan
  • Ini Motif Sebenarnya Tiga Pelaku Nekad Mutilasi Bayu
  • DPRD Kuansing Sarankan Pemkab Tunda Relokasi Pedagang Pasar Lumpur
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov RiauPekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2016 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved