BREAKING NEWS :
Gubri Safari Ramadan di Kampar
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 
+ INDEX BERITA +

13:55 - Bupati Kuansing Apresiasi ...
21:18 - BPKAD Kuansing Jamin THR P...
15:04 - Bupati Dapat Ucapan Terima...
15:01 - Bupati Kuansing Galang Dan...
14:17 - Wabup Kuansing Terima Aspi...
19:05 - Bupati Mursini Sampaikan D...
12:02 - Bupati Kuansing Minta Warg...
10:32 - Jelang Porprov 2021, Sekda...
12:13 - Bupati Kuansing Sampaikan ...
18:05 - Bupati Kuansing Mursini Ti...
14:16 - Bupati Kuansing Sampaikan ...
19:20 - Sekda Kuansing Kunjungi Ke...
18:42 - Wabup Halim Hadiri Acara M...
14:17 - Bupati Mursini Gelar Syuku...
18:16 - Bupati Kuansing Resmi Buka...
16:23 - Wabup Kuansing Tandatangan...
16:45 - Sekda Kuansing Buka Acara ...
17:30 - Tutup MTQ XVIII di Pangea...
12:22 - Bupati Kuansing Terima Kel...
19:17 - Wabup Kuansing Bagikan 1.0...
18:06 - BPKAD Kuansing Tegaskan Pr...
17:12 - BPKAD Kuansing Surati OPD ...
16:36 - Wabup Halim Minta Pejabat ...
09:09 - Tingkat Pelaporan Harta Ke...
21:55 - Satu Tahun Jelang Pensiun,...
20:01 - 11 Camat di Kuansing Belum...
12:28 - Batas Waktu Sudah Berakhir...
10:53 - SP2D Sudah Diteken, 218 De...
04:49 - BPKAD Kuansing Sudah Salur...
16:38 - Desak Pemkab Tutup Tempat ...
15:49 - Pemkab Kuansing Siapkan Rp...
04:32 - Jalan ke Lokasi Kecil, Dam...
22:00 - Kebakaran Lahan Terjadi di...
16:52 - Cabang Rutan Teluk Kuantan...
14:57 - Takut Anggaran Cepat Habis...
12:00 - Dishub Kuansing Mulai Urus...
13:40 - Gedung Baru untuk Pelayana...
17:22 - 4.150 Meter Tebing Kritis ...
16:36 - Peringkat UNBK SMA Kuansin...
15:29 - Pembangunan Gedung Pustaka...
13:40 - Safari Ramadan Pemkab Kuan...
17:14 - Usul Beli 6 Unit Alat Bera...
17:06 - Hasil UN Tingkat SMA dan S...
14:43 - KPE PNS di Kuansing Banyak...
16:52 - DAK RSUD Teluk Kuantan Ala...
 
Tak Mempan Ditombak, Babi Hutan Akhirnya Tewas di Tangan Buruh Karet
Selasa, 27/12/2016 - 09:26:16 WIB

TELUK KUANTAN - Penyelamatan heroik dilakukan Ijon yang sehari-hari bekerja menyadap karet di salah satu kebun masyarakat didesa Pulau Banjar Kari, Kecamatan Kuantan Tengah, Senin (26/12/2016) pagi.

Seperti disampaikan salah seorang warga desa Pulau Banjar Kari Roni, hal ini bermula ada warga Pulau Banjar Kari, bernama Agus yang tengah asik menyadap karet tiba-tiba dikejar babi hutan dikebun karet milik warga didesa Pulau Banjar Kari. Kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 07:00 wib pagi.

Lebih kurang dua jam sampai pukul 09:00 wib, Agus yang lari menyelamatkan diri bertahan disalah satu pohon, namun sayang babi hutan tersebut menunggui Agus sehingga Agus takut untuk turun kebawah. Meskipun sudah berupaya menghalau namun babi hutan tetap bertahan menunggui Agus.

Warga yang melihat kejadian tak berani mendekat, dimana babi hutan bekas jeratan warga ini mengganas dan mengejar warga, meskipun kaki sebelah kiri sudah putus akibat jeratan. Tidak satupun warga yang berani mendekat kelokasi tempat babi hutan tersebut yang menunggui Agus dibawah pohon.

Beruntung Ijon yang sehari-hari bekerja menyadap karet menjadi penyelamat. Mengetahui ada warga yang dikejar babi hutan, Ijon langsung menuju lokasi dengan membawa tombak dan pisau dipinggang.

Setelah sampai dilokasi, Ijon hanya sendirian langsung mencari Babi Hutan tersebut, namun saat Ijon tiba dilokasi terlihat Agus masih menggantung diatas pohon yang sudah terkulai dengan keadaan sudah lelah. Namun babi hutan yang menunggui Agus tidak terlihat.

Kondisi kebun yang semak, membuat Ijon sulit melihat kemana lari babi hutan tersebut, tak lama berselang Ijon yang memegang tombaknya terkejut setelah babi hutan muncul dari belakang dan mengenai paha kirinya yang langsung robek. Babi hutan berbalik arah melawan dan Ijon sempat menombak babi hutan tersebut, namun sayang beberapa kali ditombak babi hutan tak mempan ditombak.

Tombak Ijon sempat lepas dari tangannya, disinilah Ijon berduel dengan babi hutan yang mengejar warga tersebut. Babi hutan terus menyerang mengejar, dan akhirnya Ijon terjatuh, beruntung ada pisau dipinggangnya yang digunakan untuk menghujam babi hutan tersebut.

Namun sayang usahanya gagal lagi, pisau ditanganya juga tak mempan menembus kulit babi hutan yang beratnya hampir 80 kilogram.

Tidak mau kehilangan akal, Ijon akhirnya menancapkan pisau tersebut ketanah lalu ditusukannya ke babi hutan tersebut baru kulit babi hutan tersebut tembus oleh pisau Ijon dan akhirnya babi hutan bekas jeratan ini mati bersimbah darah.

Ijon yang berduel dengan babi hutan tersebut juga mengalami luka serius dibagian paha dan tangan dan akhirnya dilarikan ke salah satu klinik dengan jumlah jahitan sekitar 30 jahitan.

"Warga sangat menaruh simpati kepada Ijon yang sudah menyelamatkan warga yang hampir dua jam terjebak diatas pohon karena ditunggui babi hutan," ujar Roni.

Penulis  : Robi Susanto
Editor    : Unik Susanti


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Gubri Safari Ramadan di Kampar
  • Blokir Kirim Gambar dan Video di WA dan Medsos, Kata Wiranto Upaya Amankan Negeri
  • Undian Promo THR Periode Pertama, Pelanggan Agung Toyota dapat Hadiah Mobil Toyota 1 Innova
  • Lagi Bahas Demo, Presma UIN Riau Dihajar Segerombolan OTK hingga Berdarah-darah
  • Pererat Silaturahmi, Dinas PUPR Rohul Buka Puasa Bersama
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov RiauPekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2019 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved