BREAKING NEWS :
Diculik Abu Sayyaf, Tentara Filipina Ditemukan Tewas Dipenggal
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 
+ INDEX BERITA +

19:09 - Pemkab Kuansing Diminta Se...
17:36 - Pembangunan Terhambat Hutl...
16:02 - Aktivitas PETI Bebas di Ku...
15:16 - Pulau Baralo jadi Desa Sat...
14:24 - Pedagang Pasar Lumpur Meng...
20:16 - Yakub Rainbow Puji Geliat ...
18:51 - Jelang Event Grasstrack Mo...
11:00 - Tanah Wabup Kuansing Depan...
07:19 - 3.762 Peserta Jamkesda di ...
17:20 - Bupati Kuansing Mursini Ko...
16:49 - 3.762 Peserta Jamkesda di ...
16:00 - Pengiriman Kartu Indonesia...
06:39 - Gubernur Riau Resmikan Jem...
12:05 - Polres Kuansing Terjunkan ...
09:57 - Petani Karet di Kuansing K...
08:42 - Sudah Tiga Bulan Ruas Jala...
16:42 - Warga Kuansing Mau Rekam K...
16:23 - Sudah Terbit SP3, Baru Pem...
14:50 - Kades Pangkalan Indaruang ...
13:35 - Dewan Pertanyakan Izin Ope...
13:10 - Tim Verifikasi Kementrian ...
10:48 - Kepsek SMPN 1 Teluk Kuanta...
09:50 - Besok, BEM se-Nusantara De...
06:51 - 17,557 Ribu Warga Kuansing...
21:09 - 35 Siswa Tingkat SMA di Ku...
17:31 - Selamatkan Anak Putus Seko...
16:17 - Walhi Ingatkan Pemkab Kuan...
15:11 - Minat Masuk Polri di Kuans...
20:17 - Dr Gianjar Sukma Putra Ter...
12:09 - Kuansing Dapat Hibah Dua A...
09:46 - Waduh..di Seluruh Kuansing...
21:30 - Hadiri HUT Sapol PP ke 67,...
13:44 - Ada Apa ? Kehadiran Politi...
16:05 - 8 Ribu Blanko e-KTP Menump...
14:18 - Zaman Rusli dan Annas Desa...
13:07 - Walau Miliki Klinik Sendir...
11:28 - Lubang Menganga di Jalanas...
16:12 - Kuansing Masih Kekurangan ...
15:05 - Ruas Jalan Pulau Baralo KH...
13:49 - Wabup Kuansing Harapkan Pr...
11:54 - Wabup Kuansing H Halim Har...
21:34 - Diberhentikan jadi Sekda, ...
18:21 - Lima Nama Maju jadi Calon ...
15:14 - Baru Tiga SMA di Kuansing ...
14:42 - Banyak SD di Kuansing yang...
 
Tak Mempan Ditombak, Babi Hutan Akhirnya Tewas di Tangan Buruh Karet
Selasa, 27/12/2016 - 09:26:16 WIB

TELUK KUANTAN - Penyelamatan heroik dilakukan Ijon yang sehari-hari bekerja menyadap karet di salah satu kebun masyarakat didesa Pulau Banjar Kari, Kecamatan Kuantan Tengah, Senin (26/12/2016) pagi.

Seperti disampaikan salah seorang warga desa Pulau Banjar Kari Roni, hal ini bermula ada warga Pulau Banjar Kari, bernama Agus yang tengah asik menyadap karet tiba-tiba dikejar babi hutan dikebun karet milik warga didesa Pulau Banjar Kari. Kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 07:00 wib pagi.

Lebih kurang dua jam sampai pukul 09:00 wib, Agus yang lari menyelamatkan diri bertahan disalah satu pohon, namun sayang babi hutan tersebut menunggui Agus sehingga Agus takut untuk turun kebawah. Meskipun sudah berupaya menghalau namun babi hutan tetap bertahan menunggui Agus.

Warga yang melihat kejadian tak berani mendekat, dimana babi hutan bekas jeratan warga ini mengganas dan mengejar warga, meskipun kaki sebelah kiri sudah putus akibat jeratan. Tidak satupun warga yang berani mendekat kelokasi tempat babi hutan tersebut yang menunggui Agus dibawah pohon.

Beruntung Ijon yang sehari-hari bekerja menyadap karet menjadi penyelamat. Mengetahui ada warga yang dikejar babi hutan, Ijon langsung menuju lokasi dengan membawa tombak dan pisau dipinggang.

Setelah sampai dilokasi, Ijon hanya sendirian langsung mencari Babi Hutan tersebut, namun saat Ijon tiba dilokasi terlihat Agus masih menggantung diatas pohon yang sudah terkulai dengan keadaan sudah lelah. Namun babi hutan yang menunggui Agus tidak terlihat.

Kondisi kebun yang semak, membuat Ijon sulit melihat kemana lari babi hutan tersebut, tak lama berselang Ijon yang memegang tombaknya terkejut setelah babi hutan muncul dari belakang dan mengenai paha kirinya yang langsung robek. Babi hutan berbalik arah melawan dan Ijon sempat menombak babi hutan tersebut, namun sayang beberapa kali ditombak babi hutan tak mempan ditombak.

Tombak Ijon sempat lepas dari tangannya, disinilah Ijon berduel dengan babi hutan yang mengejar warga tersebut. Babi hutan terus menyerang mengejar, dan akhirnya Ijon terjatuh, beruntung ada pisau dipinggangnya yang digunakan untuk menghujam babi hutan tersebut.

Namun sayang usahanya gagal lagi, pisau ditanganya juga tak mempan menembus kulit babi hutan yang beratnya hampir 80 kilogram.

Tidak mau kehilangan akal, Ijon akhirnya menancapkan pisau tersebut ketanah lalu ditusukannya ke babi hutan tersebut baru kulit babi hutan tersebut tembus oleh pisau Ijon dan akhirnya babi hutan bekas jeratan ini mati bersimbah darah.

Ijon yang berduel dengan babi hutan tersebut juga mengalami luka serius dibagian paha dan tangan dan akhirnya dilarikan ke salah satu klinik dengan jumlah jahitan sekitar 30 jahitan.

"Warga sangat menaruh simpati kepada Ijon yang sudah menyelamatkan warga yang hampir dua jam terjebak diatas pohon karena ditunggui babi hutan," ujar Roni.

Penulis  : Robi Susanto
Editor    : Unik Susanti



Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777 atau 0852 7897 5248
via EMAIL: redaksi@halloriau.com atau
bisa invite PIN halloriau.com: 2B2591DA
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Diculik Abu Sayyaf, Tentara Filipina Ditemukan Tewas Dipenggal
  • Terkait Pimpinan Sementara, FPG Bengkalis: Belum Dibutuhkan Saat ini
  • Pemkab Kuansing Diminta Selamatkan Sungai yang Mengairi Areal Persawahan Warga
  • Sekda Harapkan Meranti Diberi Kemudahan Pasok Barang dari Luar Negeri
  • Pembangunan Terhambat Hutlin, Ruas Jalan Pangkalan Indaruang Gagal Tembus Sumbar
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov RiauPekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2016 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved