BREAKING NEWS :
Terkait Aksi 22 Mei di Jakarta, Gubri Minta Warganya Tak Ikut
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 
+ INDEX BERITA +

12:13 - Bupati Kuansing Sampaikan ...
18:05 - Bupati Kuansing Mursini Ti...
14:16 - Bupati Kuansing Sampaikan ...
19:20 - Sekda Kuansing Kunjungi Ke...
18:42 - Wabup Halim Hadiri Acara M...
14:17 - Bupati Mursini Gelar Syuku...
18:16 - Bupati Kuansing Resmi Buka...
16:23 - Wabup Kuansing Tandatangan...
16:45 - Sekda Kuansing Buka Acara ...
17:30 - Tutup MTQ XVIII di Pangea...
12:22 - Bupati Kuansing Terima Kel...
19:17 - Wabup Kuansing Bagikan 1.0...
18:06 - BPKAD Kuansing Tegaskan Pr...
17:12 - BPKAD Kuansing Surati OPD ...
16:36 - Wabup Halim Minta Pejabat ...
09:09 - Tingkat Pelaporan Harta Ke...
21:55 - Satu Tahun Jelang Pensiun,...
20:01 - 11 Camat di Kuansing Belum...
12:28 - Batas Waktu Sudah Berakhir...
10:53 - SP2D Sudah Diteken, 218 De...
04:49 - BPKAD Kuansing Sudah Salur...
16:38 - Desak Pemkab Tutup Tempat ...
15:49 - Pemkab Kuansing Siapkan Rp...
04:32 - Jalan ke Lokasi Kecil, Dam...
22:00 - Kebakaran Lahan Terjadi di...
16:52 - Cabang Rutan Teluk Kuantan...
14:57 - Takut Anggaran Cepat Habis...
12:00 - Dishub Kuansing Mulai Urus...
13:40 - Gedung Baru untuk Pelayana...
17:22 - 4.150 Meter Tebing Kritis ...
16:36 - Peringkat UNBK SMA Kuansin...
15:29 - Pembangunan Gedung Pustaka...
13:40 - Safari Ramadan Pemkab Kuan...
17:14 - Usul Beli 6 Unit Alat Bera...
17:06 - Hasil UN Tingkat SMA dan S...
14:43 - KPE PNS di Kuansing Banyak...
16:52 - DAK RSUD Teluk Kuantan Ala...
16:37 - DPRD Kuansing Nilai Biaya ...
15:15 - Awal Ramadan, Sekolah di K...
17:44 - Warga Mengeluh, Salah Satu...
15:26 - Sejumlah Tokoh Masyarakat ...
22:13 - Terkait Masalah Internet D...
13:32 - Dua Tahun Terakhir BLUD RS...
11:54 - Bangun Ruang Rawat VIP, RS...
10:12 - Dewan Minta Dokter Spesia...
 
Pengelola KKPA Diduga Gelapkan Hasil Kebun Sawit Desa Jake hingga Miliaran Rupiah
Kamis, 11/04/2019 - 20:13:18 WIB
Hearing Komisi B DPRD Kuansing dengan masyarakat Jake.
Hearing Komisi B DPRD Kuansing dengan masyarakat Jake.
TERKAIT:

TELUK KUANTAN - Pengelola Kredit Koperasi Primer Anggota (KKPA) Unit Umum Desa Jake, Kecamatan Kuantan Tengah diduga telah menggelapkan hasil kebun sawit sejak tahun 2017. Dan kalau dijumlahkan hasilnya mencapai miliaran rupiah.

Hal tersebut terungkap saat hearing yang digelar Komisi B DPRD Kuansing agenda penyelesaian masalah pengelolah KKPA unit umum Desa Jake, KUD Langgeng yang bermitra dengan PT Citra Riau Sarana, Kamis (11/4/2019). 

Hearing dipimpin Ketua Komisi B DPRD Kuansing Andi Nurbai dihadiri anggota Komisi Masran Ali. Juga hadir ninik mamak, tokoh masyarakat Desa Jake, masyarakat dan para pemuda. 

Sementara Kepala Desa Jake dan perangkatnya tidak terlihat hadir dalam hearing tersebut. Begitu juga Camat Kuantan Tengah, pengelola KKPA unit umum Desa Jake, Upika juga tidak terlihat hadir. 

Salah seorang anggota kelompok KKPA Unit Umum Desa Jake, Jauzak dalam hearing mengatakan, setelah dicek hasil KKPA unit umum Desa Jake sampai sekarang hasilnya nol.

Pengecekan dilakukan mulai dari PKS 1 PT CRS. Biasanya PKS 1 yang selalu menerima buah, tapi saat itu dialihkan kepada PKS 3. 

"Setelah kita selidiki tonase yang digelapkan dari Januari - Desember 2017 itu mencapai 957 ton," ujar Jauzak.

Menurut Jauzak, data ini akurat diberikan oleh PKS 3. Bahkan saat itu kasus dugaan penggelapan ini juga kita laporkan ke Polres Kuansing, agar pengelola KKPA unit umum ini diperiksa.  

"Sampai sekarang saya tidak tahu sampai sejauh mana laporan itu diproses oleh pihak Polres. Karena sampai saat ini masih diam," ujar Jauzak.  

Menanggapi hal itu, Ketua Komisi B DPRD Kuansing Andi Nurbai meminta kepada Polres dan Kejaksaan untuk mengusut masalah ini agar diproses hukum.

Menurut Andi Nurbai, kasus dugaan penggelapan dana hasil kebun masyarakat ini tidak kerja individu. Dirinya minta aparat penegak hukum untuk mengusut persoalan ini sampai tuntas. 

"Kami akan memprioritaskan masalah ini. Dan kami mendorong Polres dan Kejaksaan menyelesaikan masalah ini, karena ini sudah luar biasa," katanya.  

Diduga ada miliaran dana milik KKPA unit umum desa Jake digelapkan. Politisi Partai Amanat Nasional ini juga menyayangkan Kades Jake tak hadir dalam hearing penyelesaian masalah KKPA ini. "Padahal Kades janji menyelesaikan masalah ini, tapi kita undang tak hadir dalam hearing," pungkasnya. 

Penulis : Robi Susanto
Editor : Fauzia


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Terkait Aksi 22 Mei di Jakarta, Gubri Minta Warganya Tak Ikut
  • Wabup Inhil Taja Syukuran dan Buka Puasa Bersama di Kediaman Dinas
  • KIP Riau Gelar Sidang Kesimpulan Sengketa Informasi Antara Kemenag Riau dan Warga
  • Lalu Lintas Depan KPU Ditutup, Rekapitulasi Sisakan 2 Provinsi
  • Tolak Proyek Jalan Membelah Hutan Talang, Begini Penjelasan Aktivis Lingkungan Riau
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov RiauPekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2019 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved