BREAKING NEWS :
Berakhir Malam Ini, Buruan Kunjungi Pameran SM Motor Classic, Bebek Retro 70-an
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 
+ INDEX BERITA +

16:13 - Bupati Kuansing Buka MTQ X...
12:27 - Diskopdagrin Kuansing Jami...
12:14 - MPI Kuansing Apresiasi Keg...
14:26 - Warga Dua Desa di Singhil ...
04:02 - Bupati Kuansing Tandatanga...
22:49 - 28 Mei 2019, Polres Kuansi...
12:25 - Warga Berharap Bantuan Bup...
10:12 - Masyarakat LTD Kuansing Mi...
22:01 - Wabup Sampaikan Tahun Ini ...
21:53 - Bupati Mursini Sampaikan A...
21:10 - Bupati Kuansing: Tahun Ini...
10:49 - BPKAD Kuansing Mulai Sosia...
10:33 - BPKAD Kuansing Jawab Keluh...
12:27 - Satlantas Polres Kuansing ...
22:37 - Hasil UN SMP Sederajat di ...
21:37 - DPRD Kuansing Soroti Koson...
16:57 - Sudah 1.500 SK Turun, TPG ...
14:44 - Kejari Kuansing Tidak Bisa...
12:10 - Gandeng TP4D, Disdikpora K...
11:38 - Miris, Sudah 4 Bulan Rawat...
10:41 - Sekda Kuansing Tanggapi Ke...
13:55 - Bupati Kuansing Apresiasi ...
21:18 - BPKAD Kuansing Jamin THR P...
15:04 - Bupati Dapat Ucapan Terima...
15:01 - Bupati Kuansing Galang Dan...
14:17 - Wabup Kuansing Terima Aspi...
19:05 - Bupati Mursini Sampaikan D...
12:02 - Bupati Kuansing Minta Warg...
10:32 - Jelang Porprov 2021, Sekda...
12:13 - Bupati Kuansing Sampaikan ...
18:05 - Bupati Kuansing Mursini Ti...
14:16 - Bupati Kuansing Sampaikan ...
19:20 - Sekda Kuansing Kunjungi Ke...
18:42 - Wabup Halim Hadiri Acara M...
14:17 - Bupati Mursini Gelar Syuku...
18:16 - Bupati Kuansing Resmi Buka...
16:23 - Wabup Kuansing Tandatangan...
16:45 - Sekda Kuansing Buka Acara ...
17:30 - Tutup MTQ XVIII di Pangea...
12:22 - Bupati Kuansing Terima Kel...
19:17 - Wabup Kuansing Bagikan 1.0...
18:06 - BPKAD Kuansing Tegaskan Pr...
17:12 - BPKAD Kuansing Surati OPD ...
16:36 - Wabup Halim Minta Pejabat ...
09:09 - Tingkat Pelaporan Harta Ke...
 
Soal Iuran Wajib Komite Sekolah, DPRD Kuansing Minta Disdik Riau Turun Tangan
Rabu, 20/02/2019 - 19:16:55 WIB
Musliadi
Musliadi
TERKAIT:
 
 

TELUK KUANTAN - Adanya keluhan masyarakat di Kabupaten Kuansing yang terbebani adanya iuran wajib berupa pungutan di sekolah tingkat SMA di Kuansing. DPRD Kuansing minta Dinas Pendidikan Provinsi Riau turun tangan untuk meluruskan hal tersebut.

"Disdik Riau akan menelusuri hal itu, dan dalam waktu dekat akan memanggil Kepsek dan forum komite," kata Ketua Komisi A DPRD Kuansing, Musliadi usai melakukan pertemuan dengan Disdik Riau, Selasa (19/2/2019).

Kunjungan Komisi A DPRD Kuansing juga dihadiri anggota Komisi A DPRD Kuansing dan disambut pihak Disdik Riau.

Dilanjutkan Musliadi, persoalan ini harus secepatnya diluruskan oleh Disdik Riau, karena kalau diteruskan berpotensi melanggar hukum karena bisa masuk dalam pungutan liar.

"Apalagi sekarang SMA sederajat ini dijamin oleh pemerintah bebas dari semua biaya," katanya.

Namun yang kita sayangkan, meskipun pemerintah sudah menggratiskan semua biaya untuk sekolah terutama tingkat SMA, tapi masih saja ada orang tua murid dibebankan iuran wajib berupa pungutan.

"Ada dua laporan yang kita terima pertama di Kuantan Tengah dan di Kuantan Hilir Seberang," katanya.

Dimana ada forum komite namanya, sebenarnya forum ini harus bisa bedakan antara sumbangan dengan pungutan. "Memang sumbangan tapi dilapangan memaksa sifatnya," katanya.

Karena anak-anak yang tidak mampu bayar mereka kabarnya tidak boleh ikut ujian. "Inikan sifatnya memaksa, dan tidak boleh dilakukan," ujar Politisi PKB ini.

Meskipun berdasarkan surat edaran Permendikbud itu boleh, tapi sifatnya tidak boleh memaksa. Sebaiknya jangan dibebankan kepada wali murid yang tidak mampu membayar iuran tersebut, kalau dia mau nyumbang itu tidak masalah.

Karena dilihat di lapangan ini dijadikan sumbangan wajib. "Kalau sudah diwajibkan tentu menjadi pungutan, dan namanya pungli karena itu tidak sesuai aturan," ujarnya.

Mungkin kalau ada sumbangan sebesar Rp80 ribu - Rp100 ribu perbulan itu sah-sah saja, tapi harus jelas juga kegunaannya jangan sampai ada wali murid yang mengeluh.

"Sudah dijawab Disdik provinsi, sebenarnya tidak ada pungutan pak yang ada itu sumbangan. Dan sumbangan itu sesuai surat edaran sekjen dari kemendikbud melalui forum komite, dan forum komite inilah yang menyampaikan ke wali murid," kata pihak provinsi seperti disampaikan Musliadi.

"Tapi di lapangan terjadi disekolah itu pungutan menjadi iuran wajib, jadi tidak sumbangan namanya kalau iuran wajib," ujar Musliadi mempertanyakan kepada Disdik Riau.

Saat pertemuan, Disdik Riau minta semua sekolah bebaskan semua biaya-biaya dan jangan ada lagi sumbangan, kecuali ada orang tua murid atau siswa yang mau menyumbang kesekolah itu silakan.

Kalau masih ada iuran wajib tiap bulan itu tidak dibolehkan dan bisa dikategorikan pungutan liar. "Disdik Riau akan menelusuri hal itu karena kalau diteruskana akan berpotensi melanggar hukum," katanya.

Penulis: Robi Susanto
Editor: Yusni



Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Berakhir Malam Ini, Buruan Kunjungi Pameran SM Motor Classic, Bebek Retro 70-an
  • Dianiaya Oknum Brimob saat Liput Kerusuhan 22 Mei, Jurnalis CNN Indonesia Lapor ke Propam
  • Bupati Sukiman Salurkan Bantuan Sembako ke Kaum Duafa, Tukang Becak dan Penyapu Jalan
  • Ngabuburit Bersama Yamaha Sport, Berbagi Takjil hingga Serahkan Sembako ke Panti Asuhan
  • Kepulauan Meranti Tuan Rumah Kejuaraan Tinju Amatir se-Riau
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov RiauPekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2019 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved