BREAKING NEWS :
Buka Bersama Forkopimda, Gubri Ajak Masyarakat Ciptakan Susana Kondusif Pasca Pemilu
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 
+ INDEX BERITA +

16:13 - Bupati Kuansing Buka MTQ X...
12:27 - Diskopdagrin Kuansing Jami...
12:14 - MPI Kuansing Apresiasi Keg...
14:26 - Warga Dua Desa di Singhil ...
04:02 - Bupati Kuansing Tandatanga...
22:49 - 28 Mei 2019, Polres Kuansi...
12:25 - Warga Berharap Bantuan Bup...
10:12 - Masyarakat LTD Kuansing Mi...
22:01 - Wabup Sampaikan Tahun Ini ...
21:53 - Bupati Mursini Sampaikan A...
21:10 - Bupati Kuansing: Tahun Ini...
10:49 - BPKAD Kuansing Mulai Sosia...
10:33 - BPKAD Kuansing Jawab Keluh...
12:27 - Satlantas Polres Kuansing ...
22:37 - Hasil UN SMP Sederajat di ...
21:37 - DPRD Kuansing Soroti Koson...
16:57 - Sudah 1.500 SK Turun, TPG ...
14:44 - Kejari Kuansing Tidak Bisa...
12:10 - Gandeng TP4D, Disdikpora K...
11:38 - Miris, Sudah 4 Bulan Rawat...
10:41 - Sekda Kuansing Tanggapi Ke...
13:55 - Bupati Kuansing Apresiasi ...
21:18 - BPKAD Kuansing Jamin THR P...
15:04 - Bupati Dapat Ucapan Terima...
15:01 - Bupati Kuansing Galang Dan...
14:17 - Wabup Kuansing Terima Aspi...
19:05 - Bupati Mursini Sampaikan D...
12:02 - Bupati Kuansing Minta Warg...
10:32 - Jelang Porprov 2021, Sekda...
12:13 - Bupati Kuansing Sampaikan ...
18:05 - Bupati Kuansing Mursini Ti...
14:16 - Bupati Kuansing Sampaikan ...
19:20 - Sekda Kuansing Kunjungi Ke...
18:42 - Wabup Halim Hadiri Acara M...
14:17 - Bupati Mursini Gelar Syuku...
18:16 - Bupati Kuansing Resmi Buka...
16:23 - Wabup Kuansing Tandatangan...
16:45 - Sekda Kuansing Buka Acara ...
17:30 - Tutup MTQ XVIII di Pangea...
12:22 - Bupati Kuansing Terima Kel...
19:17 - Wabup Kuansing Bagikan 1.0...
18:06 - BPKAD Kuansing Tegaskan Pr...
17:12 - BPKAD Kuansing Surati OPD ...
16:36 - Wabup Halim Minta Pejabat ...
09:09 - Tingkat Pelaporan Harta Ke...
 
Seolah Mobil Pribadi, Pejabat Kuansing Langgar Aturan Bawa Pulang Mobnas
Jumat, 25/01/2019 - 14:17:51 WIB

TELUK KUANTAN - Pejabat di Kabupaten Kuansing dinilai banyak yang melanggar aturan terhadap pemakaian Mobil Dinas (Mobnas) jabatan, terutama pejabat eselon IV.

Pejabat yang seharusnya tidak mendapatkan mobnas, tapi berlomba ingin menggunakan mobnas dan membawa pulang mobnas tersebut seolah jadi milik pribadi.

Tak tanggung-tanggung mobnas yang digunakan tersebut tidak sesuai dengan peruntukannya. Seharusnya pejabat eselon IV tidak dibenarkan mendapatkan mobnas, karena jelas melanggar aturan.

Meskipun tampak nyata, namun sejauh ini belum ada teguran dari pimpinan meskipun tindakan tersebut sangat menyalahi aturan.  

Menanggapi hal itu, Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) melalui Kepala Bidang Aset Hasvirta Indra kepada halloriau.com, Kamis (24/1/2019) mengatakan, saat ini pihaknya terus melakukan penertiban terhadap aset yang ada terutama mobnas.

"Untuk plat nomor kendaraan sudah kita sesuaikan semua, dan sudah tertib. Dan mobnas yang digunakan pejabat sekarang sesuai SK Bupati," katanya.

Kemudian untuk pejabat yang seharusnya tidak dapat mobnas terutama pejabat eselon IV, ini akan secepatnya kita tertibkan. Karena memang yang dapat mobnas ini hanya untuk pejabat eselon II dan III saja.

"Untuk pejabat eselon IV seharusnya memang tidak dapat, karena ini melanggar aturan. Mereka hanya bisa bawa pulang roda dua, bukan roda empat," katanya.

Dikatakan Hasvirta, untuk masalah cc mobil pejabat eselon II itu menggunakan 2.000 cc, dan pejabat eselon III menggunakan 1.600 cc.

"Untuk sementara ini masih ada sebagian pejabat cc mobil tidak sesuai dengan jabatan. Tapi ini akan kita minta secepatnya dijadikan mobil operasional bukan mobnas, karena kalau mobnas akan tetap menyalahi aturan karena tidak sesuai peruntukannya," katanya.

Seperti katanya, mobnas para Kabag, camat dan sebagian Kabid masih ada menggunakan mobil jenis kijang innova yang ccnya 2.000 cc. "Kalau sesuai aturan seharusnya menggunakan 1.600 cc," ujar Hasvirta.

Tapi memang ujarnya, mobnas yang 1.600 cc ini tidak mencukupi, sehingga mereka harus menggunakan mobil dengan cc tinggi 2.000 cc. "Kalau penggunaannya untuk kendraan operasional boleh, untuk mobnas jabatan yang tidak boleh karena ccnya melebihi," katanya.

Penulis : Robi Susanto
Editor  : Fauzia




Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Buka Bersama Forkopimda, Gubri Ajak Masyarakat Ciptakan Susana Kondusif Pasca Pemilu
  • Kontras Sebut Pemerintah Gagal Jelaskan Siapa Dalang Kerusuhan 22 Mei
  • Berakhir Malam Ini, Buruan Kunjungi Pameran SM Motor Classic, Bebek Retro 70-an
  • Dianiaya Oknum Brimob saat Liput Kerusuhan 22 Mei, Jurnalis CNN Indonesia Lapor ke Propam
  • Bupati Sukiman Salurkan Bantuan Sembako ke Kaum Duafa, Tukang Becak dan Penyapu Jalan
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov RiauPekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2019 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved