BREAKING NEWS :
Hingga Malam Ini, Iven Road to Toyota Expo Bukukan 169 SPK
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 
+ INDEX BERITA +

16:57 - Gempa Padang Terasa hingga...
14:07 - Baksos, Dzikir Akbar, dan ...
11:27 - BPKAD Kuansing : Tak Mungk...
19:38 - Meleset, Pacu Jalur Rayon ...
14:08 - Kejari Kuansing Bakal Inve...
16:02 - Resmi Daftar ke KPU, PAN K...
18:51 - DPRD Ingatkan Pemkab Kuans...
13:45 - Sekda Kuansing Harapkan OP...
08:19 - Sekda Kuansing Pimpin Rapa...
10:03 - Sudah Dianggarkan, Penerim...
15:32 - Pasar Murah, Lomba Menemba...
13:52 - Kapolres Kuansing Ajak Mas...
13:18 - Pimpin Apel HUT Bhayangkar...
10:05 - Andi Putra Dukung Kasyfi A...
17:00 - Pacu Jalur Rayon IV di Tep...
14:09 - Kris Andio Putra Juara Sat...
14:58 - Bupati, Wabup dan Sekda Ti...
10:03 - Suhardiman Amby Sebut Pemk...
16:05 - Tempat Sidang Tak Memadai,...
13:17 - Kapolres Kuansing Resmikan...
12:15 - Pemkab Kuansing Targetkan ...
19:16 - Pemkab Kuansing Dorong Tia...
10:42 - Ini Alasan Bupati Belum Di...
21:07 - Partisipasi Pemilih Saat P...
20:55 - Mursini Pastikan Pejabat t...
11:16 - Ada Pejabat Kuansing Tidak...
12:32 - Bankeu Provinsi Rp 351 Jut...
16:35 - Ini Rangkaian Kegiatan HUT...
14:17 - 18 Anggota Polres Kuansing...
10:10 - Bupati Mursini sudah Tanda...
13:50 - Pilgubri Aman, Polres Kuan...
13:16 - Lebih 26 Kilometer Jaringa...
14:15 - Formasi Guru dan Tenaga Ke...
15:21 - Masa Tenang Pilgubri, Polr...
11:48 - Pimpim Apel Pergeseran Pas...
09:28 - Rayo Onam di Sentajo, Andi...
18:00 - Jumlah DPT Kuansing Pada P...
15:28 - Tes Urine Sopir Bus, Kapol...
22:09 - Kapolres Kuansing Ajak Mas...
16:11 - Positif Gunakan Narkoba, P...
13:26 - Sambil Gendong Balita, Ist...
14:03 - Kejari Kuansing Kenalkan L...
11:04 - BRK Sudah Salurkan THR Bag...
13:05 - Operasi Ketupat 2018 di Ku...
04:18 - Kapolres Kuansing Buka Ber...
 
Nonjobkan dan Demosi Pejabat, Bupati Kuansing Disebut Harus Belajar Ilmu Manajemen
Kamis, 08/03/2018 - 12:22:39 WIB

TELUK KUANTAN - Mantan wakil bupati Kuansing, H Zulkifli menilai pelantikan 244 pejabat eselon III dan IV di lingkungan Pemkab Kuansing baru-baru ini sangat fatal.

Zulkifli menilai, Bupati Kuansing tidak konsisten untuk mewujudkan visi dan misi menjadikan Kuansing Usaha (unggul, sejahtera dan agamis).

"Secara menajemen saya nilai pelantikan kemarin tidak benar dilakukan, dan fatal,"ujar mantan Wabup Kuansing H Zulkifli menanggapi banyaknya pejabat yang nonjob dan demosi atau turun eselon, kepada halloriau.com, Kamis (8/3/2018).

Manajemen dimaksud menurut Zulkifli, sebelum menempatkan pegawai harus ada perencanaan terutama dalam menyusun organisasi, memiliki wadah dan pengawasan yang dilakukan terhadap kinerja orang yang selama ini bekerja.

"Sesuai prinsip manajemen, saya melihat Bupati tidak paham ilmu manajemen. Menzolimi pegawai, menempatkan pegawai tanpa urutan kepangkatan, dan keahlian dan dalam penempatan organisasi sudah tidak betul,"ujarnya.

Dirinya melihat pelantikan kemarin banyak pejabat yang dinonjobkan dan turun eselon tanpa sebab.

"Padahal pejabat yang dinonjobkan dan turun eselon tidak bersalah, seharusnya sebelum dilakukan harus ada penjatuhan sanksi, harus ada peringatan secara lisan, tertulis, atau gaji secara berkala,"katanya.

Menurut Zulkifli, secara hukum sudah melanggar UU ASN dan sangat menzolimi ASN. "Pejabat yang diganti pun pangkatnya rendah, dalam sistem kepegawaian ini sangat fatal,"ujar Zulkifli.

Sekarang kata Zukifli apakah pejabat yang nonjob dan demosi ini berani nggak gugat Bupati, karena apa yang dilakukan sudah melanggar UU ASN.

Mantan Wabup Kuansing ini menyarankan kepada Bupati Kuansing, pertama harus belajar tentang ilmu manajemen. " Pegawai pun tidak boleh apatis, harus tahu hak-haknya, karena dijamin UU,"ujar Zulkifli.

Kemudian Zulkifli juga menyarankan kepada DPRD untuk bisa melakukan evaluasi terhadap pekerjaan Bupati dan hasilnya bisa dilaporkan ke Gubri dan Mendagri.

"Dewan bisa mengambil inisiatif dengan melakukan hearing mempertanyakan ini, karena Dewan kan wakil rakyat, pegawai juga rakyat,"ujar Zulkifli.

Seandainya nanti ada ditemukan pelanggaran segera lapor ke Gubri dan Mendagri. "Kalau pelanggaran ini berat tentu bisa saja Impeachment,"katanya.

Penulis: Robi Susanto
Editor: Yusni Fatimah

Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Hingga Malam Ini, Iven Road to Toyota Expo Bukukan 169 SPK
  • Prodi Perminyakan UIR Peroleh Donasi Software Computer dari Canada
  • Peresmian Gedung TK Harapan Bangsa Diiringi Halal Bihalal SKK Migas-PT SPR Langgak dengan Masyarakat & Stakeholder
  • Polisi Kantongi Identitas Pembunuh Warga Kelapapati
  • Timbulkan Banyak Persoalan, BLJ Sebaiknya Dibubarkan
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov RiauPekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2016 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved