BREAKING NEWS :
Ini Faktanya tentang Viral Ibu dan Bayi yang Selamat Usai Terkubur di Palu
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 
+ INDEX BERITA +

23:39 - Dinas Kopdagrin Taja Pelat...
21:48 - Belum Tersentuh Aspal, Sar...
17:11 - Tes CPNS Kuansing Kemungki...
18:58 - Hasil Seleksi Administrasi...
22:35 - Bhayangkara Extreme Jakjar...
15:15 - Sampai Siang Tadi, Pendaft...
16:23 - Ini Bocoran Jalur Bhayangk...
14:38 - Diikuti 200 Rider, Banyak ...
09:21 - Musliadi Minta Bupati Kuan...
18:47 - 28 Klub Motor Trail sudah ...
15:10 - Besok, Kapolres Kuansing B...
08:13 - BPKAD Kuansing Pastikan Pe...
22:30 - Pangestuti 'Ngotot' Minta ...
20:40 - Warga Singhil Tuntut Janji...
19:38 - Mulai Besok, Panitia Jakja...
18:15 - Abrasi Sungai Singingi Anc...
20:03 - Asik Nyadap Karet, Pasutri...
18:45 - Hewan Buas Diduga Serang P...
17:43 - Pendaftaran CPNS, Hari Ini...
16:09 - Jelang Jakjar 5, 16 Person...
15:24 - Gaji Guru Ngaji, Gharim da...
17:17 - Panitia Jakjar 5 Buka Pelu...
21:30 - DED Pembangunan Jembatan G...
19:18 - Dana Bantuan Masjid di Kua...
18:57 - Ini Penjelasan BKPP tentan...
18:29 - Usai Pengaspalan, Lima Rua...
19:51 - Kerjasama dengan BDI Padan...
14:30 - BKPP Kuansing Catat 1.350 ...
06:41 - Ciptakan Bibit Pesepak Bol...
23:09 - Kapolres Kuansing Ingin Ma...
19:20 - Gunakan Batik Bercorak Kun...
09:39 - Harus Waspada! Sudah Tiga ...
20:52 - Sambil ke Pasar di Hari Li...
17:18 - Polres Kuansing Salat Ghai...
13:26 - Wabup Kuansing Pastikan Pe...
13:15 - Bintang Kecil FC Hadapi Po...
22:13 - Optimalkan Pungutan Pajak,...
19:47 - Setelah Bibit Sawit, Wabup...
16:48 - Polres dan Tracks Kuansing...
19:43 - Anggaran Disdukcapil Kuans...
21:41 - SMA Negeri 1 Teluk Kuantan...
14:59 - Polsek Benai bersama RAPP ...
22:10 - Aneh, Hibah Mesjid Sudah D...
21:33 - Waktu Mepet, Pembahasan KU...
18:48 - Percepat Proses PAW Andi N...
 
Nonjobkan dan Demosi Pejabat, Bupati Kuansing Disebut Harus Belajar Ilmu Manajemen
Kamis, 08/03/2018 - 12:22:39 WIB

TELUK KUANTAN - Mantan wakil bupati Kuansing, H Zulkifli menilai pelantikan 244 pejabat eselon III dan IV di lingkungan Pemkab Kuansing baru-baru ini sangat fatal.

Zulkifli menilai, Bupati Kuansing tidak konsisten untuk mewujudkan visi dan misi menjadikan Kuansing Usaha (unggul, sejahtera dan agamis).

"Secara menajemen saya nilai pelantikan kemarin tidak benar dilakukan, dan fatal,"ujar mantan Wabup Kuansing H Zulkifli menanggapi banyaknya pejabat yang nonjob dan demosi atau turun eselon, kepada halloriau.com, Kamis (8/3/2018).

Manajemen dimaksud menurut Zulkifli, sebelum menempatkan pegawai harus ada perencanaan terutama dalam menyusun organisasi, memiliki wadah dan pengawasan yang dilakukan terhadap kinerja orang yang selama ini bekerja.

"Sesuai prinsip manajemen, saya melihat Bupati tidak paham ilmu manajemen. Menzolimi pegawai, menempatkan pegawai tanpa urutan kepangkatan, dan keahlian dan dalam penempatan organisasi sudah tidak betul,"ujarnya.

Dirinya melihat pelantikan kemarin banyak pejabat yang dinonjobkan dan turun eselon tanpa sebab.

"Padahal pejabat yang dinonjobkan dan turun eselon tidak bersalah, seharusnya sebelum dilakukan harus ada penjatuhan sanksi, harus ada peringatan secara lisan, tertulis, atau gaji secara berkala,"katanya.

Menurut Zulkifli, secara hukum sudah melanggar UU ASN dan sangat menzolimi ASN. "Pejabat yang diganti pun pangkatnya rendah, dalam sistem kepegawaian ini sangat fatal,"ujar Zulkifli.

Sekarang kata Zukifli apakah pejabat yang nonjob dan demosi ini berani nggak gugat Bupati, karena apa yang dilakukan sudah melanggar UU ASN.

Mantan Wabup Kuansing ini menyarankan kepada Bupati Kuansing, pertama harus belajar tentang ilmu manajemen. " Pegawai pun tidak boleh apatis, harus tahu hak-haknya, karena dijamin UU,"ujar Zulkifli.

Kemudian Zulkifli juga menyarankan kepada DPRD untuk bisa melakukan evaluasi terhadap pekerjaan Bupati dan hasilnya bisa dilaporkan ke Gubri dan Mendagri.

"Dewan bisa mengambil inisiatif dengan melakukan hearing mempertanyakan ini, karena Dewan kan wakil rakyat, pegawai juga rakyat,"ujar Zulkifli.

Seandainya nanti ada ditemukan pelanggaran segera lapor ke Gubri dan Mendagri. "Kalau pelanggaran ini berat tentu bisa saja Impeachment,"katanya.

Penulis: Robi Susanto
Editor: Yusni Fatimah

Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Ini Faktanya tentang Viral Ibu dan Bayi yang Selamat Usai Terkubur di Palu
  • Pemerintah Kembali Jalin Kerja Sama dengan Cina, Kali Ini Kelola SDA
  • Warga Geger dengan Temuan Kerangka Manusia yang Duduk Bertapa
  • Capella Edukasi Berkendara Murid SMK Bangko
  • Naik 8,03 Persen, UMK Meranti 2019 Diprediksi Rp2.749.909
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov RiauPekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2016 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved