BREAKING NEWS :
Bantuan Heli Ditambah Lagi hingga 7 Unit, Karhutla Riau Akhirnya Padam
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 
+ INDEX BERITA

19:18 - Provinsi Riau Terima Pengh...
14:27 - Gubri Apresiasi Polisi Suk...
16:30 - Dispar Ajak Muda-mudi Riau...
16:06 - Pemprov Riau Bakal Bertemu...
05:23 - Hari Ini, Plt Gubernur Ria...
17:00 - Alhamdulillah, Pemprov Ria...
06:23 - Wan Thamrin Hasyim Terima ...
10:28 - Kadisbud Optimistis Riau J...
14:13 - 'Roh' Bankeu Membantu Penc...
06:47 - Raih 10 Besar PPD, Konsist...
12:26 - Sejak 2014, IPM Riau Selal...
10:04 - Minimalisir Aparat Terjera...
11:19 - 2014-2017, Pemprov Riau Sa...
11:34 - 2014-2018, Pekanbaru Terba...
13:59 - 2014-2017, Pemprov Riau ...
13:55 - Menyebar APBD Riau Bangun ...
11:41 - Kerja Puluhan Tahun Disele...
14:20 - Duta Genre Diminta Sosiali...
13:25 - Pemprov Riau Gelontorkan R...
14:20 - BKKBN RI Apresiasi Penurun...
 
Akhirnya, Korban Hanyut Sungai Kampar Ditemukan
Senin, 18/01/2016 - 16:16:30 WIB
TERKAIT:
 
 

BANGKINANG - Setelah hilang sejak Minggu (17/1/2016) sekitar pukul 15.00 Wib, mayat Muhammad Rifal akhirnya ditemukan Senin (18/1/2016) sekitar pukul 09.00 Wib. Mayat Rifal dievakusi dengan menggunakan sampan milik masyarakat.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kampar Santoso kepada Halloriau.com mengatakan korban hanyut akibat diseret banjir luapan sungai Kampar telah berhasil ditemukan oleh tim Basarnas Provinsi Riau sekitar pukul 09.00 Wib pagi tadi. "Korban sudah ditemukan," ujar Santoro.

Santoso juga mengimbau agar seluruh masyarakat khususnya masyarakat di sepanjang tepi Sungai Kampar agar waspada dan tanggap banjir. "Kita berharap korban banjir dapat diminimalisir," jelasnya.

Komandan Tim, Likopa Noppilot melalui anggota Basarnas Provinsi Riau, Juandra mengatakan, pencarian korban dilakukan sejak Minggu (17/1/2016) malam. "Dengan bantuan masyarakat setempat, pagi tadi sekitar pukul 09.00 Wib korban berhasil ditemukan tenggelam tidak jauh dari lokasi korban menghilang," ujar Juandra.

Sementara itu, Supervisor lingkungan K2 dan Adm PLTA Koto Panjang, Ramsi mengatakan diperkirakan Selasa (19/1/2016) besok pelepasan air dari waduk akan dihentikan. "Kita berharap kondisi alam bisa bersahabat dengan kita," ungkap Ramsi.

Penulis  : Adi Jondri
Editor    : Unik Susanti


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Bantuan Heli Ditambah Lagi hingga 7 Unit, Karhutla Riau Akhirnya Padam
  • Bersama Suzuki Nex II, Rika Rasakan Kepuasan dan Kenyamanan
  • Fiesta Green Tea Hadir di Kinanti Building
  • TNI AU akan Bangun Pos Udara di Bandara Tuanku Tambusai Rohul
  • The Premiere Hotel Pekanbaru Hadirkan Promo Kamar Spesial Juli
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov RiauPekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2016 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved