BREAKING NEWS :
Dibantu LAZNas Chevron, Win Abadi Kini Bisa Pulang ke Kampung Halaman di Aceh Tengah
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 
+ INDEX BERITA

23:26 - Bankeu untuk Kecamatan dan...
16:09 - Gubri Resmi Tetapkan Ahmad...
11:51 - Wagubri Ajak Seluruh ASN R...
15:45 - SK Definitif Sekdaprov Bel...
14:30 - Walau Belum Massif, Media ...
20:19 - Usai Bom Bunuh Diri Medan,...
15:39 - SK Penjabat Sekdaprov Riau...
18:02 - Gubri Berharap Pertemuan d...
12:26 - Pemprov Riau Bahas UU Kehu...
16:33 - Belum Ada Kepastian, Gubri...
12:33 - Terima Kedatangan Raja Mud...
17:09 - Prestasi Kontingen Riau pa...
10:25 - Pahlawan Tidak hanya yang ...
13:03 - Pemprov Riau Minta Bantuan...
12:18 - Pj Sekda Beberkan Langkah ...
08:55 - DPM-PTSP Riau Terima Pengh...
13:22 - Kota Pekanbaru Peringkat S...
13:07 - Bentuk UPG, Wagubri: Konse...
12:33 - Gubri Sebut Target Bantuan...
15:51 - Gubri Beberkan Langkah-lan...
 
Akhirnya, Korban Hanyut Sungai Kampar Ditemukan
Senin, 18/01/2016 - 16:16:30 WIB
TERKAIT:
 
 

BANGKINANG - Setelah hilang sejak Minggu (17/1/2016) sekitar pukul 15.00 Wib, mayat Muhammad Rifal akhirnya ditemukan Senin (18/1/2016) sekitar pukul 09.00 Wib. Mayat Rifal dievakusi dengan menggunakan sampan milik masyarakat.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kampar Santoso kepada Halloriau.com mengatakan korban hanyut akibat diseret banjir luapan sungai Kampar telah berhasil ditemukan oleh tim Basarnas Provinsi Riau sekitar pukul 09.00 Wib pagi tadi. "Korban sudah ditemukan," ujar Santoro.

Santoso juga mengimbau agar seluruh masyarakat khususnya masyarakat di sepanjang tepi Sungai Kampar agar waspada dan tanggap banjir. "Kita berharap korban banjir dapat diminimalisir," jelasnya.

Komandan Tim, Likopa Noppilot melalui anggota Basarnas Provinsi Riau, Juandra mengatakan, pencarian korban dilakukan sejak Minggu (17/1/2016) malam. "Dengan bantuan masyarakat setempat, pagi tadi sekitar pukul 09.00 Wib korban berhasil ditemukan tenggelam tidak jauh dari lokasi korban menghilang," ujar Juandra.

Sementara itu, Supervisor lingkungan K2 dan Adm PLTA Koto Panjang, Ramsi mengatakan diperkirakan Selasa (19/1/2016) besok pelepasan air dari waduk akan dihentikan. "Kita berharap kondisi alam bisa bersahabat dengan kita," ungkap Ramsi.

Penulis  : Adi Jondri
Editor    : Unik Susanti


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Dibantu LAZNas Chevron, Win Abadi Kini Bisa Pulang ke Kampung Halaman di Aceh Tengah
  • Bluecore Yamaha Motor Show di Pangkalan Kerinci, Ada Layanan Service Gratis untuk 100 Motor Yamaha
  • Kemenpar Tak Buka Pendaftaran CPNS 2019, Sebab...
  • Kapolda Ungkap Dua Terduga Teroris Tewas saat Baku Tembak dengan Densus 88
  • Bandingkan Nabi Muhammad dengan Sukarno, Sukmawati Dipolisikan atas Tuduhan Penistaan Agama
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2019 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved