BREAKING NEWS :
Jurnalis Polandia Nilai Positif Praktek dan Dampak Industri Sawit di Indonesia
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 
+ INDEX BERITA

16:47 - Selama Dua Pekan, Riau Hap...
10:45 - Riau Expo 2018 Diikuti Rat...
21:48 - Plt Gubri Irup Peringatan ...
14:36 - Pemprov Dukung Deklarasi P...
11:50 - Pergub Soal UMP Riau Rp 2,...
07:16 - Pemprov Riau Minta Pendist...
17:27 - Plt Gubri Sampaikan Kondis...
14:08 - Pemprov Riau Putuskan Tiad...
10:26 - Pimpin Apel Pagi, Plt Gubr...
08:13 - Soal Mutasi, Kata Plt Gubr...
20:21 - Walau Minim Anggaran, Satp...
07:20 - Tetapkan Pilihan Anda, Ini...
21:20 - Gubri Serahkan Sapi Presid...
10:22 - Gubernur Riau Kukuhkan 36 ...
18:55 - Rapat Terbatas di Menkopol...
12:42 - Gubri Hadiri Puncak Pering...
10:07 - Gubri Resmikan Listrik Mas...
16:01 - Gubri Sebut Tiga Tahun Ter...
11:53 - Dihadiri BJ Habibi dan Sya...
17:46 - Gubri Apresiasi Usaha Kabu...
 
Akhirnya, Korban Hanyut Sungai Kampar Ditemukan
Senin, 18/01/2016 - 16:16:30 WIB
TERKAIT:
 
 

BANGKINANG - Setelah hilang sejak Minggu (17/1/2016) sekitar pukul 15.00 Wib, mayat Muhammad Rifal akhirnya ditemukan Senin (18/1/2016) sekitar pukul 09.00 Wib. Mayat Rifal dievakusi dengan menggunakan sampan milik masyarakat.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kampar Santoso kepada Halloriau.com mengatakan korban hanyut akibat diseret banjir luapan sungai Kampar telah berhasil ditemukan oleh tim Basarnas Provinsi Riau sekitar pukul 09.00 Wib pagi tadi. "Korban sudah ditemukan," ujar Santoro.

Santoso juga mengimbau agar seluruh masyarakat khususnya masyarakat di sepanjang tepi Sungai Kampar agar waspada dan tanggap banjir. "Kita berharap korban banjir dapat diminimalisir," jelasnya.

Komandan Tim, Likopa Noppilot melalui anggota Basarnas Provinsi Riau, Juandra mengatakan, pencarian korban dilakukan sejak Minggu (17/1/2016) malam. "Dengan bantuan masyarakat setempat, pagi tadi sekitar pukul 09.00 Wib korban berhasil ditemukan tenggelam tidak jauh dari lokasi korban menghilang," ujar Juandra.

Sementara itu, Supervisor lingkungan K2 dan Adm PLTA Koto Panjang, Ramsi mengatakan diperkirakan Selasa (19/1/2016) besok pelepasan air dari waduk akan dihentikan. "Kita berharap kondisi alam bisa bersahabat dengan kita," ungkap Ramsi.

Penulis  : Adi Jondri
Editor    : Unik Susanti


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Jurnalis Polandia Nilai Positif Praktek dan Dampak Industri Sawit di Indonesia
  • Pemkab Siak Terima CSR dari Bank Riau Kepri
  • Belum Sempat Transaksi Sabu, Dua Warga Kampar Diciduk Polisi
  • Disnaker Riau Saksikan Penandatangan PKB Serikat Pekerja di Pelalawan
  • Sambil Bersepeda, Kapolres Inhu dan Jajaran Berikan Sembako kepada Korban Banjir
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov RiauPekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2016 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved