www.halloriau.com
BREAKING NEWS :
Puluhan Kader PP Bengkalis Demo Ikhwanal Amri, Desak Mundur dari Ketua MPC
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 
Advertorial Pemkab Kampar
Pemkab Kampar Lestarikan Hutan Larangan Kenegerian Rumbio
Jumat, 04/12/2015 - 14:50:21 WIB
<div align="justify"><font size="2"><b><i>Bupati Kampar, Jefry Noer menyerahkan bibit pohon kepada masyarakat.</i></b></font> </div>
Bupati Kampar, Jefry Noer menyerahkan bibit pohon kepada masyarakat.
TERKAIT:
 
  • Pemkab Kampar Lestarikan Hutan Larangan Kenegerian Rumbio
  •  
    BANGKINANG-Aksi penanaman serentak dan Hari Menanaman Pohon Indonesia (HMPI) yang ditaja Pemerintah daerah Kabupaten Kampar yang dipusatkan di Hutan Larangan Kenegerian Rumbio, Kamis (3/12/2015) berjalan lancar.

    Berbagai bibit  pohon dan tanaman kehidupan ditanam di Hutan Larangan Kenegerian Rumbio. Ribuan bibit pohon dan tanaman kehidupan juga dibagikan kepada seluruh masyarakat yang hadir untuk ditanam di lahannya masing-masing.

    Bupati Kabupaten Kampar, H. Jefry Noer yang juga menyampaikan sambutan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan dalam acara peringatan Hari Menanam Pohon Indonesia (HMPI) dan Bulan Menanam Nasional (BMN) menyampaikan, bahwa hutan sangat penting sebagai pilar penyangga kehidupan, pilar pengawetan dan pilar pemanfaatan untuk generasi sekarang dan yang akan datang.

    Keberadaan hutan haruslah dilindungi sebagaimana diamanatkan di dalam Undang - Undang Nomor 5 tahun 1990 tentang konservasi Sumber Daya Alam (SDA) hayati dan ekosistemnya, Undang-Undang Nomor 41 tahun 1999 tentang kehutanan, Undang-Undang Nomor 18 tahun 2013 tentang pencegahandan pemberantasan kerusakan hutan serta Undang - Undang Nomor 37 tahun 2014 tentang konservasi tanah dan air.

    Hal tersebut sejalan dengan visi dan misi pemerintah dalam mewujudkan nawacita, dimana 5 (lima) diantaranya terkait erat dengan program-program lingkunganhidup dan kehutanan, diantaranya; Pertama, memperkuat kehadiran negara dengan melakukan reformasi sistem dan penegakan hukum. 

    Bupati Kampar, Jefry Noer didampingi Ketua PKK Kampar yang juga anggota DPRD Provinsi Riau, Hj. Eva Yuliana menanam pohon di hutan Larangan Kenegerian Rumbio.

    Kedua, meningkatkan kualitas hidup masyarakat Indonesia melalui peningkatan kesejahteraanrakyat marjinal. Ketiga, mendorong peningkatan produktifitas rakyat dan daya saing di pasar internasional. Keempat, mewujudkan kemandirian ekonomi dengan menggerakkan sektor-sektor strategis ekonomi domestik. Kelima, membangun Indonesia dari pinggiran melalui pembangunan pedesaan.

    Jefry Noer juga menjelaskan, bahwa untuk mewujudkan pengelolaan hutan dan lingkungan hidup yang berkualitas, kementerian lingkungan hidup dan kehutanan harus mewujudkan sebuah capaian kinerja yang semakin baik.

    Capaian kinerja Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan sampai tahun 2014 mencakup peningkatan indeks berkualitas lingkungan hidup menjadi 63, 42%, penetapan kawasan hutan sebesar 0,61 juta ha/tahun, penurunan rerata hotspot (titik kebakaran) menjadi 22.500 titik, penurunan lahan kritis menjadi 24,3 juta ha, peningkaan produksi kayu dari hutan alam sebesar 5 juta meter kubik, hutan tanaman sebesar 26,67 juta meter kubik dan hutan rakyat sebesar 3,93 juta meter kubik, peningkatan Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK), terutama rotan sebesar 269.870 ton, peningkatan ekspor kayu sebesar US $ 6 miliyar dan Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) sebesar Rp3,3 triliun.

    Antusias masyarakat mengikuti aksi menanam pohon di hutan Larangan Kenegerian Rumbio.

    Di hadapan para peserta penanaman pohon, Jefry Noer menghimbau, agar kegiatan penanaman pohon ini tidak sebatas kegiatan serimonial belaka. Jefry Noer juga menegaskan agar Kepala Dinas kehutanan Kabupaten Kampar, M. Syukur untuk bisa mengawasi dan memelihara serta mengembangkan pohon yang sudah ditanam.

    Sehingga beberapa tahun yang akan datang kita bisa melihat perkembangan pohon yang ditanam. Aksi  menanam pohon di Hutan Larangan Kenegerian Rumbio juga diharapkan mendapatkan dukungan dari masyarakat dan pemerintahan yang ada, mulai dari Camatan, Kades, Kadus, RW, dan RT.

    Deputy Direktur PT. RAPP, Rudy Tianda didampingi SHR, Edy Yusuf dan Andrisman ikut berpartisipasi menanam pohon di kawasan hutan Larangan Kenegerian Rumbio.

    Jefry Noer juga menyarankan, agar di Hutan Larangan Kenegerian Rumbio dapat ditanam pohon dan tanaman kehidupan, seperti pohon Matoa, pohon Tampui, pohon Durian dan berbagai macam jenis pohon dan tanaman kehidupan lainnya. Sehingga Hutan Larangan Kenegerian Rumbio memiliki ciri khas.

    "Pengunjung yang berwisata di hutan larangan tidak hanya melihat keasrian hutan saja, tetapi jika lapar, mereka bisa menikmati buah tanaman kehidupan yang terdapat di kawasan Hutan Larangan Kenegerian Rumbio," ungkap Jefry Noer.

    Ketua PKK Kampar yang juga anggota DPRD Provinsi Riau menyerahkan bibit pohon kepada salah seorang kader pramuka Kabupaten Kampar.

    Sementara itu, ninik - mamak Kenegerian Rumbio, Anto datuk Godang mengatakan, bahwa Hutan Larangan Kenegerian Rumbio ini pada awalnya berjumlah 630 ha, namun saat ini hanya tinggal 500 ha.

    Sementara itu, kepala Dinas kehutan Kabupaten Kampar, M. Sykur memberikan apresiasi kepada PT. RAPP yang telah memberikan bantuan dan sumbangsihnya dalam menjaga dan mengembangkan Hutan Larangan Kenegerian Rumbio.

    Anggota DPRD Kampar yang juga Ketua KNPI Kabupaten Kampar, Rahmad Jevari Juniardo menyerahkan bantuan bibit pohon kepada salah seorang anggota (KNPI) Kabupaten Kampar.

    Sementara itu, Deputy Direktur PT. RAPP, Rudy Tianda didampingi SHR, Edy Yusuf dan Andrisman kepada wartawan di sela-sela kegiatan menanam pohon menjelaskan, bahwa PT. RAPP sangat terpanggil untuk membantu semangat komunitas masyarakat yang peduli dengan hutan dan lingkungan. PT. RAPP merupakan perusahaan yang memiliki komitmen untuk menjaga dan melestarikan hutan dan lingkungan.

    "Pada Hutan Larangan Kenegerian Rumbio ini, PT. RAPP memberikan beberapa bantuan, diantaranya bantuan untuk pembangunan gerbang masuk, memberi nama jenis pohon-pohon yang terdapat di dalam kawasan Hutan Larangan Kenegerian Rumbio, membangun track jalan, membangun tempat perhentian bagi pengunjung dan bantuan lain yang dapat menunjang kegiatan dalam menjaga dan melestarikan Hutan Larangan Kenegerian Rumbio," ungkap Rudy. (Adv)



    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0813 7176 0777 atau 0852 7897 5248
    via EMAIL: redaksi@halloriau.com atau
    bisa invite PIN halloriau.com: 2B2591DA
    (mohon dilampirkan data diri Anda)


     
    Berita Lainnya :
  • Puluhan Kader PP Bengkalis Demo Ikhwanal Amri, Desak Mundur dari Ketua MPC
  • Diminta Revisi SK, Pansus RPJMD DPRD Kuansing segera Surati Bupati
  • Jaksa Agung Kritik Pembiaran Stadion Utama Riau Terbengkalai
  • Ketua KPK dan Gubri Kunjungi Stand Telkom
  • Tegakkan Integritas, BPJS TK Ramaikan Pameran HAKI
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    Potret Lensa
    Ketua KPK Tinjau Stand Integrity Expo
     
    Eksekutif : Pemprov RiauPekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi Disclaimer Pedoman
        © 2010-2016 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved