www.halloriau.com
Internasional
BREAKING NEWS :
Frozen Raih Penghargaan Best New Comer for Mineral Water with Ozone Injection and Ultra Filtration
 
Miliki Lambang ISIS di Hp, 8 WNI Dideportasi dari Malaysia
Kamis, 12/01/2017 - 07:35:30 WIB

Direktur Perlindungan Warga Negara Indonesia dan Badan Hukum Indonesia (PWNI dan BHI) Kementerian Luar Negeri Lalu Muhammad Iqbal mengungkapkan, terdapat delapan warga negara Indonesia yang dideportasi dari Malaysia ke Batam. Mereka dideportasi karena memiliki foto berupa lambang ISIS.

"Tanggal 10 Januari terdapat delapan WNI yang dideportasi oleh Otoritas Malaysia melalui Batam," kata Iqbal, demikian keterangan resmi Kementerian Luar Negeri dilansir merdeka. 

Iqbal menerangkan dari hasil verifikasi, kedelapan WNI tersebut merupakan santri Pondok Pesantren Darul Hadits, Bukit Tinggi, Sumatera Barat. Mereka ke Malaysia pada 3 Januari lalu dan sempat bermalam di Kuala Lumpur selama tiga hari.

"Mereka tinggal di sana salah satunya untuk mengobati salah satu anggota mereka. Mereka juga sempat menginap satu malam di Pelis lalu tanggal 7 Januari, berangkat ke Pattani untuk belajar sistem pendidikan di sebuah lembaga pendidikan agama Islam di sana," tutur Iqbal.

Pada 9 Januari, mereka berangkat ke Singapura melalui Johor. Rencananya akan menginap sehari di negeri itu. Namun, setibanya di sana, mereka dicegat pihak imigrasi.

"Pihal imigrasi mengenakan status Not To Land (NTL) kepada mereka. Alasan utamanya adalah karena ditemukan gambar di HP mereka yang terkait dgn ISIS," papar Iqbal.

Atas temuan itu, mereka langsung dideportasi dari Singapura ke Malaysia. Di Malaysia, delapan WNI itu ditangani E8 IPK Kepolisian Malaysia (Unit Anti Teror). Tanggal 10 Januari dilakukan pendalaman terhadap mereka dan diambil beberapa kesimpulan.

"Dari hasil pendalaman, E8 IPK sementara ini menyimpulkan bahwa mereka mengamalkan ajaran ahlussunah wal jamaah (seperti kebanyakan umat Islam di Indonesia dan Malaysia) dan tidak mendukung ISIS. Sedangkan untuk gambar-gambar ISIS, itu tidak sengaja mereka dapatkan dari medsos," jelas Iqbal.

Berdasarkan kesimpulan tersebut, mereka dibebaskan namun harus tetap meninggalkan Malaysia. Mereka selanjutnya dipulangkan melalui Batam dan diserahkan kepada Polda Kepri untuk penanganan serta pendalaman lebih lanjut. (*)


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777 atau 0852 7897 5248
via EMAIL: redaksi@halloriau.com atau
bisa invite PIN halloriau.com: 2B2591DA
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Frozen Raih Penghargaan Best New Comer for Mineral Water with Ozone Injection and Ultra Filtration
  • Polisi Kampar Tangkap Pengedar Sabu Bersama Barang Bukti 36 Paket Sabu
  • Jadi Pahlawan dengan Donorkan Darahmu di Perayaan Metta Permadhis PCR Minggu Nanti
  • Angkasa Pura Bersedia Mediasi Porter SSK II yang Mogok dengan Perusahaan Mereka
  • Tuntut Didaftarkan BPJS, Porter Bandara SSK II Mogok Kerja
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    Potret Lensa
    Tour MotoGP Bersama ISHKHA
     
    Eksekutif : Pemprov RiauPekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi Disclaimer Pedoman
        © 2010-2016 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved