www.halloriau.com
Internasional
BREAKING NEWS :
Tradisi Baraan di Bengkalis Sarat dengan Nilai-nilai Islami
 
Gara-gara Simpan Gambar ISIS di HP, 8 WNI Dilarang Masuk Singapura
Rabu, 11/01/2017 - 13:51:17 WIB

Imigrasi Singapura melarang masuk delapan warga negara Indonesia (WNI) yang hendak masuk melalui Bangunan Suktan Iskandar, Johor Bahru, Malaysia. Alasannya karena salah satu dari delapan orang itu menyimpan gambar yang menyerupai kelompok militan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) di dalam telepon genggamnya.

"Itu benar ya, ada sekitar delapan WNI dihentikan di Singapura. Ditemukan tiga gambar yang mengesankan ajaran ISIS di dalam handphone milik salah seorang WNI," kata Kabagpenum Divisi Humas Polri Kombes Martinus Sitompul di Kompleks Mabes Polri, Jakarta, dilansir merdeka, Rabu (11/1/2017).

Delapan orang yang mendapat peringatan Not To Land (NYL) itu di antaranya, FH (26), ASA (23), AK (28), SA (19), IO (26), MH (25), REH dan AHP (21). Sedangkan, pihak yang menyimpan lambang menyerupai ISIS itu adalah REH seorang WNI yang hendak masuk Singapura menggunakan paspor Arab Saudi.

"Tujuh dengan paspor Indonesia, satu dengan paspor Arab Saudi," ujar dia.

Mantan Kabid Humas Polda Metro Jaya ini mengungkapkan, setelah ditolak masuk ke Singapura REH menjalani pemeriksaan di kepolisian Johor. Dalam pemeriksaan, REH mengaku mendapat gambar tersebut dari salah satu grup Whatsapp.

Bukan hanya itu, kepada pihak kepolisian REH mengklaim telah keluar dari grup Whatsapp itu dan menghapus gambar dari telepon selulernya. "REH ini mengatakan tidak sadar bahwa gambar tersebut masih ada dalam file manager telepon pintarnya," ucap dia.

Martinus menambahkan berdasarkan kesimpulan yang dibuat kepolisian Johor, delapan WNI yang hendak masuk ke Malaysia ini telah mengamalkan ajaran ahli Sunni Wal Al Jammah dan tidak mendukung perjuangan ISIS pimpinan Abu Bakar Al Baghdadi. Saat ini, delapan WNI itu tersebut dibebaskan dan dipulangkan ke Indonesia melalui Batam, Kepulauan Riau.

"Setelah dilakukan pemeriksaan diserahkan ke lihak Polri, melalui Kementerian Luar Negeri, dibawa ke Batam sampai saat ini masih dilakukan pemeriksaan intensif oleh Detasemen khusus antiteror Polri," pungkas Martinus. (*)



Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777 atau 0852 7897 5248
via EMAIL: redaksi@halloriau.com atau
bisa invite PIN halloriau.com: 2B2591DA
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Tradisi Baraan di Bengkalis Sarat dengan Nilai-nilai Islami
  • Lapas Bengkalis Temukan Sabu dan Pil Exstasi Saat Razia Sel
  • PLN Riau Pastikan Tak Ada Pemadaman Listrik Hingga H+7 Lebaran
  • Menteri Susi Imbau Masyarakat Ganti Menu Lebaran dari Daging menjadi Ikan
  • Rayakan Idul Fitri, Walikota Pekanbaru Open House selama Dua Hari
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    Potret Lensa
    Keluarga Besar Azharisman Rozie Berangkat Umrah
     
    Eksekutif : Pemprov RiauPekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2016 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved