www.halloriau.com
Internasional
BREAKING NEWS :
Enam Tersangka Oknum Polres Meranti Penganiaya Apriadi Resmi Ditahan Bid Propam
 
Malaysia Kirim Pesawat Amfibi Padamkan Karhutla
Jumat, 09/10/2015 - 05:36:32 WIB

JAKARTA-Pemerintah Malaysia menyatakan segera turun tangan membantu Indonesia dalam mengatasi Karhutla dan asap. 

Angkatan Udara Kerajaan Malaysia (RMAF) dan Badan Penegakan Maritim Malaysia (MMEA) akan mengerahkan aset-aset mereka ke Palembang, Sumatera Selatan untuk membantu memadamkan titik api.

"Saya menerima telepon dari Perdana Menteri (Datuk Seri Najib Razak) kemarin dan dia memerintahkan saya untuk mengkoordinir bantuan untuk memadamkan kebakaran hutan di Indonesia," kata Menteri Pertahanan Malaysia, Datuk Seri Hishammuddin Hussein.

Dikatakan petinggi negeri Jiran itu, perintah tersebut disampaikan PM Najib menyusul permintaan dari Presiden Jokowi agar Malaysia membantu mengatasi Karhutla di Palembang.

Hishammuddin menyatakan, Malaysia akan mengirimkan sebuah pesawat amfibi Bombardier CL415MP. Pesawat tersebut dijadwalkan terbang dari Malaysia ke Palembang pada Kamis malam tadi. Menurutnya, operasi ini akan dilakukan atas koordinasi RMAF dan MMEA. 

Ditambahkannya, sejumlah kementerian dan badan-badan akan segera menggelar pertemuan untuk membahas bantuan dalam bentuk lainnya yang bisa ditawarkan Malaysia kepada Indonesia.

Menteri Luar Negeri Singapura, Vivian Balakrishnan, seperti dilansir cnnindonesia.com, juga mengumumkan Indonesia telah menerima tawaran bantuan dari Singapura untuk memadamkan Karhutla. Menurutnya, penerimaan bantuan itu disampaikan langsung oleh Menlu Retno Marsudi.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Hubungan Masyarakat Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, bantuan internasional tersebut nantinya akan bergabung dengan personil dari Indonesia, baik untuk operasi darat dan udara. 

"Komando tetap di tangan pemerintah Indonesia. Bantuan internasional akan difokuskan di Sumsel, khususnya di Kabupaten Ogan Komering Ilir dan Musi Banyuasin," katanya.

Indonesia sendiri telah mengerahkan 25 pesawat dan helikopter untuk water bombing dan hujan buatan. Sebanyak 22.146 personel juga diterjunkan untuk memadamkan api di enam provinsi di Sumatera dan Kalimantan.

"Di Sumsel telah dikerahkan lima helikopter, dua pesawat Air Tractor water bombing dan satu pesawat Casa hujan buatan. 3.694 personil gabungan TNI, Polri dan lainnya juga telah dikerahkan," kata Sutopo.

Bantuan internasional untuk mengatasi bencana asap akibat Karhutla ini, menurut Sutopo, bukan yang pertama kali. Pada September 1997, Indonesia menerima bantuan internasional untuk mengatasi Karhutla berupa 1.300 pasukan Bomba dari Malaysia, tiga Hercules C-130 dari Malaysia, satu Hercules C-130 dari Singapura, dua pesawat Air Tractor pembom air dari Australia, dua Hercules dari Amerika Serikat, dua helikopter dari Jepang untuk memantau titik panas atau hotspot dan peralatan pemadam kebakaran Jepang serta Prancis. (*)



Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777 atau 0852 7897 5248
via EMAIL: redaksi@halloriau.com atau
bisa invite PIN halloriau.com: 2B2591DA
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Enam Tersangka Oknum Polres Meranti Penganiaya Apriadi Resmi Ditahan Bid Propam
  • Bentuk Kerjasama dan Sinergi BRK dan RSUD Provinsi Kepri
  • APBD Meranti 2017 Disahkan Rp1,2 Triliun
  • Dari Info Warga, Satuan Resnarkoba Polres Kuansing Amankan 2 Tersangka Narkotika
  • Tiga Alasan Terbaik untuk Biasakan Bangun Pagi
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    Potret Lensa
    Tour MotoGP Bersama ISHKHA
     
    Eksekutif : Pemprov RiauPekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi Disclaimer Pedoman
        © 2010-2016 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved