www.halloriau.com
HalloSawit
BREAKING NEWS :
Awasi Pengawasan Produk Ilegal, BPOM Pekanbaru Manfaatkan Teknologi Digitalisasi
 
Filipina Kirim Kembali Berton-ton Sampah ke Kanada Akibat Konflik Diplomatik
Jumat, 31/05/2019 - 19:38:59 WIB
Sejumlah demonstran berunjuk rasa di depan Kedutaan Kanada di Manila, menuntut pemerintah Kanada mengambil kembali sampah-sampah yang pernah dikirimkan ke Filipina beberapa tahun lalu.
Sejumlah demonstran berunjuk rasa di depan Kedutaan Kanada di Manila, menuntut pemerintah Kanada mengambil kembali sampah-sampah yang pernah dikirimkan ke Filipina beberapa tahun lalu.
TERKAIT:

OTTAWA - Filipina mengirim berton-ton sampah kembali ke Kanada, setelah kedua negara terlibat perseteruan diplomatik yang ditandai oleh ancaman Presiden Rodrigo Duterte bahwa dirinya akan "berlayar ke Kanada dan membuang sampah mereka di sana".

Sebanyak 69 kontainer berisi sampah dilaporkan telah dikirim menggunakan kapal kargo yang bertolak dari Subic Bay, sebelah utara Manila.

Sekitar 1.500 ton sampah tersebut dikapalkan ke Kota Vancouver, Kanada, yang dijadwalkan tiba sebelum akhir Juni. Di sana, sampah-sampah itu akan dimasukkan ke fasilitas pengolahan sampah menjadi energi.

"Ini adalah contoh kejadian bahwa kami akan mematuhi kewajiban internasional mengenai penanganan sampah yang berasal dari Kanada," kata Sean Fraser, sekretaris menteri lingkungan Kanada seperti dikutip dari Detik.

Menurutnya, Kanada telah bergerak cepat dalam beberapa pekan terakhir untuk menangani masalah ini, yang telah mengalami tarik-ulur selama bertahun-tahun.

Filipina mengklaim sampah-sampah itu diberi label daur ulang plastik ketika dikirim ke Manila pada 2014.

Setelah berunding, akhirnya Kanada sepakat menanggung seluruh biaya pengiriman balik sampah-sampah tersebut dan pembuangannya.

Sejumlah negara di Asia Tenggara menyeru kepada negara-negara Barat untuk mengambil kembali sampah yang mereka kirimkan. Negara-negara Asia Tenggara itu berdalih sampah itu datang karena diimpor secara ilegal.

Jumlah sampah yang dikirimkan negara-negara Barat mengemuka setelah China yang mengimpor sampah dari luar negeri selama bertahun-tahun, menerapkan larangan "sampah asing".

Konsekuensinya, sampah-sampah yang kadang kala dilabeli sebagai sampah daur ulang, dikirim ke negara berkembang lainnya. Kini, negara-negara itu justru mulai turut mengembalikannya ke negara asal.

Bagaimana perseteruan bermula?
Para pejabat Filipina pertama kali mengungkit topik sampah dengan Kanada pada 2014. Kala itu, mereka beralasan kontainer-kontainer berisi sampah dengan label yang salah telah dikirim ke Filipina antara 2013 dan 2014.

Mereka mengklaim kontainer-kontainer yang tiba di Pelabuhan Kontainer Internasional Manila itu dilabeli plastik daur ulang, nyatanya menampung berton-ton sampah rumah tangga.

Pada 2016, pengadilan di Filipina memerintahkan sampah-sampah tersebut dikirim kembali ke Kanada dengan seluruh biaya ditanggung importir.

Pada tahun yang sama, Kanada mengamandemen aturan-aturan di dalam negeri mengenai pengiriman limbah berbahaya guna mencegah kejadian serupa terulang.

Awal bulan ini, Manila menarik duta besarnya dari Ottawa setelah Kanada tidak kunjung mengambil sampah-sampahnya di Filipina pada tenggat 15 Mei.

Kanada kemudian menyatakan akan memulai persiapan untuk mengambil sampah-sampah itu.(*)


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Awasi Pengawasan Produk Ilegal, BPOM Pekanbaru Manfaatkan Teknologi Digitalisasi
  • Jelang Porkab Perdana, Coaching Clinik Perbasi Rohil Hadirkan Atlet Timnas
  • Akan Evaluasi Pilkada Langsung, Tito: Jadi Kepala Daerah Tak Punya Rp30 M Gak Berani
  • HUT ke-62, GOPTKI Rohil Gelar Gerak Jalan Beregu Tingkat TK
  • Diikuti 159 Desa, PMD Rohil Gelar Pelatihan Perdes
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
     
    Potret Lensa
    PWI Riau Kunjungi Chenzhen Daily Newspaper di Cina
     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2019 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved