www.halloriau.com
IMSYAKIYAH RAMADAN 1440 H/2019
KOTA PEKANBARU
IMSYAK SHUBU ZUHUR ASHAR MAGHR ISYA
Internasional
BREAKING NEWS :
Mau Diselamatkan Malah Dihadang, Motor Wartawan Net TV Dibakar Massa 22 Mei
 
Kerusuhan di Irlandia Utara, Seorang Wartawati Tewas
Sabtu, 20/04/2019 - 10:47:03 WIB
Anggota keluarga korban mengadakan konferensi pers setelah pengumuman keputusan apakah akan menuntut tentara yang terlibat Bloody Sunday, di Londonderry, Irlandia Utara, Kamis (14/3/2019). Foto : Antara
Anggota keluarga korban mengadakan konferensi pers setelah pengumuman keputusan apakah akan menuntut tentara yang terlibat Bloody Sunday, di Londonderry, Irlandia Utara, Kamis (14/3/2019). Foto : Antara
TERKAIT:

JAKARTA - Seorang wartawati Irlandia Utara, Lyra McKee, tewas ditembak saat kerusuhan berlangsung di Londonderry pada Kamis (18/4/2019) malam.

Kematian wartawati yang berusia 29 tahun itu mengguncang kota tersebut dan kepolisian mengatakan bahwa serangan itu mungkin dilakukan oleh kelompok militan nasional, yang menentang kesepakatan perdamaian Jumat Agung tahun 1988.

Kerusuhan melanda daerah Creggan, yang banyak ditinggali kalangan nasionalis, di kota tersebut pada Kamis larut malam, setelah para polisi melakukan penggerebekan. Para petugas mengatakan mereka berupaya mencegah kalangan militan melancarkan serangan pekan ini. Setidaknya ada 50 bom bensin yang dilemparkan dan dua mobil dibakar.

Wartawati Lyra McKee tewas ditembak tak lama setelah ia mengunggah sebuah foto di Twitter soal kekerasan itu, yang ia gambarkan "benar-benar gila".

"Pada pukul 11.00 tadi malam seorang pria bersenjata muncul dan melancarkan tembakan ke arah polisi dan seorang perempuan bernama Lyra McKee dan berusia 29 tahun terluka" dan kemudian meninggal, kata seorang pejabat kepolisian Irlandia Utara, Mark Hamilton, kepada para wartawan seperti dikutip dari Antara.

Lyra, yang pada 2006 dinobatkan sebagai Wartawan Muda Sky News Tahun ini, sebelumnya sedang menulis buku soal anak-anak muda yang hilang selama tiga dasawarsa konflik antar-kelompok di Irlandia Utara, yang sebagian besar diselesaikan melalui kesepakatan 1988.

Ia juga telah membuat banyak tulisan soal perjuangannya tumbuh dewasa sebagai seorang gay.

Kepolisian mengatakan mereka menganggap peristiwa yang membuat Lyra tewas itu sebagai serangan teroris dan telah mulai melakukan penyelidikan pembunuhan.

Leona O'Neill, seorang jurnalis yang berada di lokasi penembakan, mengatakan bahwa setelah Lyra terkena tembakan dan jatuh di dekat sebuah kendaraan Land Rover kepolisian, para polisi cepat-cepat membawa Lyra ke Rumah Sakit Altnagelvin. Di rumah sakit itu, Lyra mengembuskan napas terakhir.

Video-video yang dipasang di media sosial memperlihatkan mobil-mobil polisi sedang dilempari berbagai benda, yang disebut Leona sebagai puluhan bom bensin, bata, botol dan kembang api. (*)



Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Mau Diselamatkan Malah Dihadang, Motor Wartawan Net TV Dibakar Massa 22 Mei
  • Agung Toyota Riau Buka Puasa Bersama Mitra Kerja dan Media
  • Polda Metro Jaya Buru Penyandang Dana Pelaku Kerusuhan Massa 21-22 Mei
  • Berita Duka, Ustaz Arifin Ilham Meninggal Dunia di Malaysia
  • PT RAPP Salurkan Bantuan ke Masyarakat di Siak
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
     
    Potret Lensa
    PWI Riau Kunjungi Chenzhen Daily Newspaper di Cina
     
    Eksekutif : Pemprov RiauPekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2019 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved