Inhu
Pemkab Inhu | DPRD Inhu
 
+ INDEX BERITA

17:05 - Listrik di Inhu Padam, PLN...
19:12 - KNPI Inhu Diminta Kembangk...
06:27 - Pengurus HMI Inhu Resmi Di...
16:55 - Pemkab Inhu Gelar Halal bi...
22:10 - Antisipasi Pemadaman saat ...
05:42 - M Nasrul Nakhodai PKDP Inh...
10:21 - Alhamdulillah..Masyarakat ...
07:55 - Pemkab Inhu Dorong Pemanfa...
05:09 - Program LAPOR! Komitmen Pe...
06:58 - FKUB Inhu Diminta Selalu B...
08:12 - Kapolres Inhu Dimutasi ke ...
21:17 - Antisipasi Kenaikan Bahan ...
16:50 - Tokoh Pendidikan Riau Hadi...
08:18 - Forum Diskusi Kesbangpol I...
15:29 - BKMT se-Riau Gelar Serangk...
10:01 - Kapolsek di Inhu Ramai-ram...
17:23 - 80 Pengurus BPD dari 14 De...
17:03 - Tim Mabes TNI AD ke Inhu S...
17:55 - Rawat Korban Lakalantas, P...
19:10 - Ribuan Guru di Inhu Mendaf...
 
32 Desa di Tujuh Kecamatan di Inhu Terendam Banjir
Kamis, 09/03/2017 - 06:58:54 WIB

RENGAT - Banjir yang terjadi akibat meluapnya sungai Indragiri sedikitnya telah merendam sebanyak 32 desa yang berada pada tujuh Kecamatan di Inhu. Diperkirakan dalam beberapa hari kedepan jumlah desa yang terendam akan meningkat seiring dengan masih turunnya hujan di hulu sungai Indragiri. 

Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (KPBD) Inhu Paino SP saat menerima 600 paket bantuan sembako bagi korban banjir dari Bank Riau Kepri dihalaman kantor Bupati Inhu, Rabu (8/3/2017). Ditambahkannya Permukaan air Sungai Indragiri kembali naik ke angka 6,53 cm. 

Status Sungai Indragiri saat ini sudah siaga satu karena tinginya permukaan air sungai Indragiri. Akibat banjir yang terjadi sementara ini dua kecamatan terparah, yakni Kecamatan Peranap dan Kecamatan Batang Peranap.

Oleh sebab itu menurutnya pemberian bantuan sembako sangat besar artinya untuk meringankan sedikit beban masyarakat korban banjir. Selain itu juga hal ini merupakan wujud sinergitas antara masyarakat, dunia usaha dan pemerintah, hal ini sesuai dengan logo dari KPBD Inhu yaitu segitiga biru.

"Berbagai bantuan telah kita salurkan ke para korban, dan hal yang paling utama dibutuhkan masyarakat adalah bahan pokok untuk jatah hidup sekian hari kedepan, karena pada umumnya akibat banjir menjadikan aktivitas ekonomi masyarakat terganggu," pungkasnya. 

Penulis : Dasmun
Editor : Unik Susanti


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777 atau 0852 7897 5248
via EMAIL: redaksi@halloriau.com atau
bisa invite PIN halloriau.com: 2B2591DA
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • PLN Matikan Listrik saat Buka Puasa, Warga Ujung Batu Ngamuk
  • Bupati Amril Kaget PT Logomas Utama Diberi Izin Garap Pasir di Kawasan Wisata Bahari
  • Bantuan Kesejahteraan Guru MDA di Rohul Terbentur Aturan
  • Server di Pusat “Eror” , Percetakan E-KTP Bengkalis Tertunda
  • Ekonomi Lesu, Pasar Ramadhan Bengkalis Sepi Pembeli
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov RiauPekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2016 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved