Inhu
Pemkab Inhu | DPRD Inhu
 
+ INDEX BERITA

17:26 - Asap Kian Mengkhawatirkan,...
10:48 - PPBI Cabang Inhu Gelar Mus...
16:25 - Pimpinan DPRD Inhu Terima ...
11:48 - Asap Makin Memburuk, Kapol...
14:45 - Polsek dan Camat Batang Ga...
15:57 - Kapolres dan Ratusan Perso...
12:00 - Lokasi Dipantau, Persiapan...
15:10 - Sekda Minta Persiapan Pela...
09:51 - Kominfo Inhu Dapat Tambaha...
10:20 - Patroli di Kecamatan Lirik...
17:55 - Polres Inhu Uraikan Tujuah...
12:59 - Pertama Kalinya, Polres In...
16:06 - Wabup Inhu Sampaikan Nota ...
09:31 - FKUB Inhu Ajak Jaga Keruku...
11:26 - Dipadati Ribuan Masyarakat...
11:16 - Beri Semangat untuk Person...
09:01 - Padamkan Karhutla, Puluhan...
10:05 - Kurangi Sampah Plastik, Po...
13:14 - Besok, Bupati Yopi Arianto...
15:46 - Bupati Inhu bersama Kapolr...
 
Empat Gajah Liar Serang Permukiman di Inhu, Warga sempat Mengungsi
Rabu, 12/06/2019 - 06:37:18 WIB

INHU – Empat ekor gajah liar masuk ke perkebunan warga hingga wilayah permukiman penduduk. Akibatnya warga memilih meninggalkan rumah dan mengungsi ke lokasi yang aman dari serangan gajah.

Wilayah tersebut berada di Kecamatan Peranap Kabupaten Indragiri Hulu, Riau. Diperkirakan rombongan gajah itu sudah masuk ke pemukiman warga semenjak pekan lalu. 

Diberitakan Indonesiainside.id, upaya masyarakat untuk menghalau hewan itu sebelum ada pertolongan dari pihak BKSDA adalah dengan membunyikan mercon.

Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) sudah menurunkan tim ke lokasi tersebut dengan membawa misi penggiringan gajah liar bisa keluar dari pemukiman masyarakat.

Humas BKSDA Rengat, Permohonan Lubis menyampaikan tim BKSDA dari Pekanbaru akan melakukan penggiringan dengan menggunakan dua ekor gajah jinak yang didatangkan dari Pusat Pelatihan Gajah di Minas. 

“Tim BKSDA dari Pekanbaru sudah tiba di Peranap tadi, sementara dua ekor gajah jinak sedang dalam perjalanan,” kata Permohonan Lubis, Selasa (11/6/2019).

Kemungkinan dua ekor gajah beserta mahotnya itu akan tiba di Kecamatan Peranap paling lambat Rabu (12/6/2019) hari ini. 

Sebelum dilakukan penggiringan, Lubis mengatakan Tim BKSDA terlebih dahulu melaksanakan rapat di Kantor Camat Peranap guna membahas rencana penggiringan untuk empat gajah liar. 

Hal ini agar menjelang penggiringan, tidak ada kendala yang bakal dihadapi oleh tim. Permohonan menyampaikan gajah-gajah tersebut akan digiring ke habitat aslinya di Taman Nasional Teso Nilo (TNTN).

Berdasarkan informasi, tanaman warga dilaporkan rusak karena diserang gajah. Hingga kini belum ada laporan korban manusia akibat penyerangan hewan liar tersebut. (*)

Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Pengambilan Sumpah Janji DPRD Inhil Diwarnai Unjuk Rasa Mahasiswa
  • UIR, Universitas Pertama Bentuk Penggiat dan Relawan Anti Narkoba
  • Kodim 0313 KPR Masih Berjibaku Padamkan Titik Api
  • Sah, 30 Anggota DPRD Kepulauan Meranti Periode 2019-2024 Dilantik
  • Pentingnya Dukungan Orang Tua dan Guru Bagi Siswa Berprestasi
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov RiauPekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2019 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved