Inhil
Pemkab Inhil | DPRD Inhil
 
 
+ INDEX BERITA

05/12/2019
Jelang Hari Bela Negara, Kesbangpol Inhil Kunjungan ke Makodim 0314 Inhil
05/12/2019
Hari AIDS Se-Dunia, RSUD Tembilahan Adakan Penyuluhan Kesehatan
04/12/2019
Disaksikan Wakil Bupati Inhil, Tim Gabungan TNI, Polri, BPBD dan Satpol PP Gelar Simulasi Karhutla
02/12/2019
Goweser Jelajah Ekowisata 2019 Inhil Semakin Gaungkan Keindahan Pantai Solop
01/12/2019
Akibat Angin Puting Beliung di Tembilahan, Aliran Listrik Padam
30/11/2019
Disdukcapil Inhil akan Bekerjasama dengan BPS Sukseskan Sensus Penduduk 2020
30/11/2019
Puluhan Seniman Musik Inhil Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW 1441 H
29/11/2019
PERAN Kabupaten Inhil Ingin Tempuling Bebas Karlahut
28/11/2019
Kesbangpol Inhil Gelar Talks Show Wawasan Kebangsaan Bagi Pelajar
28/11/2019
Diperkenalkan Kemendagri, Disdukcapil Inhil Tertarik Miliki Mesin Canggih ADM
27/11/2019
PPMI dan Granat Inhil Laksanakan Pendidikan Bahaya Narkoba Bagi Pelajar
27/11/2019
150 Personel TNI AD Kodim 0314 Inhil Gelar Minggu Militer
26/11/2019
Pelaku Curas Diamankan, Kuasa Hukum Korban Apresiasi Kenerja Polres Inhil
26/11/2019
Kesbangpol Riau Gelar P4GN di Inhil karena Jadi Sasaran Empuk Pengedar Narkoba
25/11/2019
Peringati HGN, Sekretaris Kesbangpol dan Dandim 0314 Inhil Kunjungi SDN 10 Sungai Beringin
22/11/2019
Kwaran Kateman Inhil Gelar Perkemahan Terpadu Diikuti 1.200 Peserta
22/11/2019
Teka-teki Sekdaprov Riau Terjawab, Said Syarifuddin: Segala Sesuatu Pasti Ada Hikmahnya
22/11/2019
Bupati Inhil Yakin Said Syarifuddin Jadi Sekdaprov Riau
21/11/2019
Bupati Wardan Targetkan 197 Desa Miliki Bumdes di Akhir 2019
21/11/2019
Pentingnya Kedisiplinan, Koramil 03 Tempuling Latihan PBB
 
Memprihatinkan, Jembatan Jalai Penghubung 4 Desa Butuh Perhatian Serius dari Pemkab Inhil
Jumat, 15/11/2019 - 11:02:56 WIB
Kondisi jembatan Lintas Jalai saat ini yang rusak di berbagai tempat dan butuh perhatian Pemkab Inhil.
Kondisi jembatan Lintas Jalai saat ini yang rusak di berbagai tempat dan butuh perhatian Pemkab Inhil.
TERKAIT:

INHIL - Jembatan Lintas Jalai yang berada di Dusun Tuah, Desa Keritang, Kecamatan Kemuning, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) butuh perhatian serius dari pemerintah.

Jembatan sepanjang 70 meter dan lebar 4 meter membentang di atas Sungai Keritang yang seluruh badan jembatan berbahan kayu adalah hasil swadaya masyarakat setempat.

Berpuluh tahun lamanya masyarakat bergotong-royong untuk perawatan jembatan. Namun 5 tahun belakangan ini masyarakat mulai lelah dengan perawatan karena sebagian bahan jembatan yang sudah lapuk dimakan usia.

Kini keadaan jembatan semakin memperhatinkan, pasalnya hanya bisa dilewati kendaraan roda dua. Petani mengeluh karena hasil kebun mereka tidak dapat diangkut menggunakan mobil. Terpaksa petani mengeluarkan biaya tambahan agar hasil kebun bisa diangkut truck dengan cara dilangsir menggunakan sepeda motor.

Perlu diketahui, Jembatan Jalai ini adalah penghubung 4 desa, yaitu Desa Keritang, Desa Sekayan, Desa Petalongan dan Desa Sencalang. Begitu vitalnya jembatan ini. Seperti di Desa Sekayan, tepatnya di Dusun Lemang, telah berdiri sekolah SD, SMP, SMA, yang mana sebagian murid-muridnya harus melintasi jembatan ini.

Kepala Desa Keritang, Nazarudin ketika dikonfirmasi awak media, Jumat (15/11/2018) pagi, menyebutkan bahwa wewenang ada di pihak Pemerintah Kabupaten dan pihak desa. Telah berkali-kali pihaknya mengusulkan ke kabupaten agar Jembatan Jalai bisa dibangun sesuai fungsinya yang sangat vital. Sayangnya hingga saat ini belum terealisasi juga.

Sementara Kepala Desa terpilih Sekayan, Jumadi ketika dikonfirmasi awak media tentang permasalahan jembatan sangat mengapresiasi segala upaya untuk pembangunannya.


"Memang Jembatan Jalai bukan berada di wilayah Sekayan, tapi banyak murid-murid sekolah dari Desa Keritang bersekolah di Sekayan melintas jembatan tersebut. Kemudian sebagian petani dari Sekayan mejual hasil kebun harus melintas jembatan. Jadi kita berharap agar pihak berwenang segera membangun jembatan yang sangat vital ini," ungkap Jumadi.

Sementara beberapa warga yang dikonfirmasi awak media sangat mengeluhkan keadaan jembatan juga bertanggapan dan berharap pemerintah segera membangun jembatan tersebut.

"Sekarang ini kami terpaksa mengeluarkan biaya tambahan untuk mengeluarkan hasil kebun karena jembatan tidak bisa dilalui kendaraan roda 4. Sebelumnya kami selalu bergotong-royong untuk perawatan jembatan, tapi karena banyak material jembatan sudah lapuk jadi harus diganti dan itu sulit dilakukan karena bahannya semua dari kayu, sedangkan kayu sulit didapat," ujar Prapto warga sekitar.

Penulis: Yendra
Editor : Yusni Fatimah


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Ingin Cari Jodoh? Bacalah Doa Ini Agar Cepat Bertemu
  • Telkomsel Siagakan 82 Mobile BTS, 324 Mobile GraPARI dan 3.716 Outlet
  • Bupati Rohil Berangkatkan 26 Koperasi Berprestasi Stuban ke Surabaya
  • Polsek Bangko Amankan Pelaku Curas saat Santai Minum Tuak
  • Jelang Pilkada Pelalawan 2020, PAN Buka Penjaringan Bakal Calon Bupati dan Wakil
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2019 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved