Inhil
Pemkab Inhil | DPRD Inhil
 
 
+ INDEX BERITA

18/10/2019
Rumah Keluarga Penerima PKH dan Rastra Inhil akan Dipasang Label Khusus
14/10/2019
Lihat Kinerja Pegawai Secara langsung, Wabub Inhil Berkunjung ke Disdukcapil
14/10/2019
Disaksikan Dandim dan Granat, Lapas Kelas IIA Tembilahan Tes Urine Pegawai
03/10/2019
Dari Tenaga Honorer di DPRD Inhil, Kini Mohd Sukanto Jadi Anggota Dewan
03/10/2019
Masuk Hari Pertama TMMD Inhil, Satgas Dibagi Dua Tempat
01/10/2019
Dua Ekor Harimau Sumatera di Inhil Berkeliaran di Pemukiman, Aktivitas Warga Lumpuh
30/09/2019
Puluhan Mahasiswa di Inhil Gelar Aksi Penolakan Revisi UU KPK dan RKUHP
30/09/2019
KK Masyarakat Kabupaten Inhil Tidak Lagi Gunakan Tanda Tangan Kepala Dinas
27/09/2019
Pasca Ditinggalkan Fraksi Gabungan, PKS Inhil Gabung Partai Gerindra
24/09/2019
Noor Hasanantang Resmi Dilantik Sebagai Ketua Markas PPM Reteh
23/09/2019
Kabupaten Inhil Diguyur Hujan Deras, Asap Mulai Menghilang
23/09/2019
Bayi 6 Bulan di Inhil Punya Penyakit Langka, Sudah Satu Bulan Kulitnya Mengelupas
21/09/2019
Soal Keluhan Pasien di RSUD TS, BPJS: Harus Dirujuk Jika Tidak Ada Dokter Spesialis
21/09/2019
Disdukcapil Buka Pelayanan Adminduk di MTQ Inhil 2019 Mendatang
19/09/2019
Pasien RSUD Tengku Sulung Inhil Keluhkan Layanan BPJS Kesehatan
18/09/2019
Ditabrak Truk, Anak Pemulung di Inhil Menahan Sakit Butuh Bantuan Dermawan
16/09/2019
Pengambilan Sumpah Janji DPRD Inhil Diwarnai Unjuk Rasa Mahasiswa
14/09/2019
Kabut Asap Kian Pekat, MTQ Kabupaten Inhil Ditunda
13/09/2019
Bupati Inhil Turut Berjibaku Padamkan Api di Tempuling
13/09/2019
Komisi I DPRD Inhil Rapat Kerja Terakhir, Ini Pesan Yusuf Said
 
Aksi Damai Karyawan Gelper Sampaikan Lima Tuntutan ke Pemda Inhil
Kamis, 05/09/2019 - 15:29:34 WIB
Mutakin Nasri pembina FPMPI beserta rombongan yang menggelar aksi damai.
Mutakin Nasri pembina FPMPI beserta rombongan yang menggelar aksi damai.
TERKAIT:

INHIL- Masyarakat dan karyawan Gelanggang Permainan (Gelper) yang tergabung dalam Forum Pemuda dan Masyarakat Peduli Kesejahteraan Inhil (FPMPI) mendatangi kantor DPRD Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) menggelar aksi damai. Massa menuntut Pemerintah Inhil agar memberikan solusi terkait penutupan Gelper beberapa waktu lalu.

Mengingat banyaknya warga atau karyawan Gelper yang kehilangan pekerjaan, Mutakin Nasri pembina FPMPI meminta pemerintah memberikan pertimbangan kembali persoalan penutupan Gelper yang merugikan ratusan warga Inhil.

"Hari ini kami bersama-sama meminta pemerintah setempat untuk memikirkan dan mencari jalan keluar dari permasalahan ini dan tentunya apa pun kendalanya kita akan penuhi asalkan usaha Gelper ini bisa kembali dibuka. Sehingga kita bisa berusaha dan dapat kembali memperkerjakan masyarkat setempat," katanya saat Orasi di halaman kantor DPRD Inhil.

Adapun beberapa tuntutan yang disampaikan massa antara lain, satu, FPMPI meminta pemerintah setempat memberi solusi terhadap ratusan karyawan yang mana tempat mereka mencari, bergantung hidup dan bekerja telah ditutup oleh Pemerintah.

Kedua, pengusaha gelanggang permainan dan sejumlah karyawan yang bekerja meminta pemerintah setempat baik itu Eksekutif dan Legislatif memberi izin terkait usaha Gelper bahkan mereka siap diberi pembinaan dan siap mengikuti aturan yang ada.

Ketiga, FPMPI meminta kepada pemerintah setempat tidak menutup usaha Gelper ini karena ada ratusan orang yang bekerja dan menggantungkan hidup dari usaha Gelper.

Keempat, FPMPI beserta pengusaha Gelper dan juga seluruh karyawan yang bekerja meminta pemerintah setempat untuk bisa hearing, diskusi dan mencari solusi yang terbaik demi kepentingan bersama.

Kelima, selaku pengusaha hiburan di Riau berjanji jika Gelper ini kembali dibuka mereka akan melaksanakan ketentuan yang berlaku dalam operasional dan jam operasional, tidak akan melakukan tindakan perjudian, tidak melanggar atau melakukan tindakan asusila, tidak akan melakukan tindakan yang melanggar hukum dan akan berkontribusi untuk masyarakat setempat dan juga pemerintah seempat.

“Kita minta jalan keluar, pemerintah juga harus memikirkan efek penutupan gelper ini, setidaknya ada pertimbangan karena kita membayar pajak. Soal izin mungkin memang kita salah, tapi seharusnya ada pembinaan juga oleh Pemda Inhil sehingga usaha ini tetap bisa berjalan. Kalau sekiranya kami salah ya silahkan ditegur,” katanya saat diskusi berlangsung di ruang Banggar DPRD Inhil.

Kasatpol PP T M Syaifullah menerangkan bahwa Gelper tersebut telah ditutup oleh pemiliknya sendiri. Penutupan sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan bersama pada saat rapat bersama beberapa Ormas waktu lalu dengan mengirimkan Surat Peringatan (SP) 1.

“Merekakan punya hak jawab, mungkin itulah mereka juga melakukan aksi yang sama,” kata TM Syaifullah.

Terkait dengan aksi hari ini, berkisar ratusan orang, TM Syaifullah mengatakan bahwa pihak pengusaha Gelper memiliki hak jawab terkait persoalan tersebut.

Penulis : Yendra
Editor : Fauzia


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Ribuan Aparat Bakal Amankan Riau saat Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden
  • Mahasiswi di Inhil Jatuh ke Sungai Belum Ditemukan Juga
  • Wujud Tanggungjawab Terhadap Lingkungan, Astra Internasional Tebar Benih Ikan dan Tanam Pohon Pelindung
  • Gelar Coffe Morning, Kapolres Meranti Ajak Awak Media Berkolaborasi
  • Yamaha Ikut Meriahkan Ethnic Citizen Mahoni on Campus, Ada Promo Oktoberiah
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov RiauPekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2019 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved