www.halloriau.com
Hukrim
BREAKING NEWS :
Kesbangpol Inhu Buka Pelatihan Deteksi Dini Bagi Pengurus FKDM
 
Satu Tersangka Dugaan Korupsi RTH Pekanbaru Resmi Ditahan Kejati Riau
Senin, 20/11/2017 - 21:12:59 WIB

PEKANBARU - Menjelang proses penahanan terhadap ke 18 orang tersangka dalam dugaan kasus korupsi pembangunan Ruang Terbuka Hijau (RTH),  Penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau, resmi menahan salah satu tersangkanya, Rinaldi Mugni selaku konsultan pengawas proyek, Senin (20/11/2017) sore. 

Hal ini diungkap oleh Asisten Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Riau, Sugeng Riyanta kepada halloriau.com, Senin (20/11/2017) sore di kantornya. Kata Sugeng, penahanan ini sebagai bentuk proses kelanjutan penyelidikan kasus RTH. 

"Penahanan ini dilakukan selama 20 hari. Penyidik juga berwenang menahan maksimal 4 bulan dimulai hari ini," kata Sugeng. 

Penahanan terhadap tersangka ini bukan tidak lain hanya Ingin memastikan proses penyelidikan lainnya dapat berjalan lancar dalam tahap penyidikan dan dapat dilakukan pemberkasan. 

"Sehingga berkas perkaranya dapat langsung dilimpahkan ke pengadilan," tegas Sugeng. 

Terhadap tersangka ini, pihak penyidik Kejati menyangkakan melakukan tindak dugaan korupsi secara bersama-sama. Secara secara kualifikasi sebagai orang yang melakukan atau turut serta. 

"Kalau untuk fakta perbuatannya nantik bisa dilakukan di pengadilan dan akan diketahui semuanya. Yang jelas perkara ini secepatnya dibawa ke pengadilan," sebut Sugeng. 

Diketahui, penyidik Kejati melakukan penahanan terhadap tersangka selama 20 hari di Rumah Tahanan (Rutan) Sialang Bungkuk mulai hari ini kedepannya. Bahkan bisa menahan sampai 4 bulan sesuai KUHAP.

"Ancaman terhadap tersangka ini disangkakan sesuai dengan pasal 2 ayat 1 uud 31 tahun 1999 Jo UUD 20 tahun 2001 tentang korupsi bersama-sama dengan ancaman maksimal 20 tahun minimal 4 tahun," pungkas Sugeng. 

Sebelumnya diberitakan, Rabu (8/11/2017) penyidik Kejati Riau telah menetapkan sebanyak 18 orang tersangka dalam dugaan kasus dugaan korupsi pembangunan RTH di Jalan Ahmad Yani yang sebelumnya dulu bangunan eks PU. 

Dalam kasus ini, penyidik Kejati telah merangkum kerugiaan negara telah menelan anggaran sebanyak RP 1,23 miliah lebih dari total seluruhnya jumlah nilai proyek yang mencapai Rp 8 miliar. 

Penulis: Helmi
Editor: Yusni Fatimah


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Kesbangpol Inhu Buka Pelatihan Deteksi Dini Bagi Pengurus FKDM
  • Lion Air Jadikan Sulut sebagai Destinasi Populer ke-2 di Indonesia yang Terhubung dengan Tianjin
  • Walau Hari Ini Suhu Riau Panas, Namun Tak Ada Hotspot Terdeteksi
  • Bupati Inhil Lepas Keberangkatan 445 JCH Kloter 3 Embarkasi Batam
  • Miris, Bocah 15 Tahun di Inhu Tertangkap Miliki Sabu
  •  
    Komentar Anda :

     
     
    Potret Lensa
    Petugas Damkar Padamkan Api
     
     
    Eksekutif : Pemprov RiauPekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2016 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved