www.halloriau.com
Hukrim
BREAKING NEWS :
Pejabat Meranti Punya Wanita Simpanan di Hotel
 
BBPOM Sita 162 Produk Kosmetik dan Jamu Ilegal di Pekanbaru
Selasa, 19/09/2017 - 19:25:27 WIB
Ilustrasi kosmetika tanpa izin
Ilustrasi kosmetika tanpa izin
TERKAIT:

PEKANBARU - Sebanyak 162 produk yang diperkirakan berjumlah 336.503 pieces kosmetik ilegal, berhasil disita Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Kota Pekanbaru, Provinsi Riau dari tangan pelakunya inisial F, Senin (18/9/2017) malam tadi.

Penggrebekan yang dilakukan BBPOM Kota Pekanbaru ini berada diwilayah Jalan Merak, Kecamatan Sukajadi, pada sebuah gudang dan toko yang dicurigai tempat penyimpanan barang-barang kosmetik ilegal.

Penggrebakan gudang ini diketahui oleh Kepala BBPOM Pekanbaru Mohammad Kasuri, saat dikomfirmasi halloriau.com, dikantornya, Selasa (19/9/2017) sore, mengatakan bahwa akan mendalami kasus ini dan kordinasi dengan pihak kepolisian atas pelanggaran hukumnya.

"Pelaku F ini masih kita duga sebagai pengelola usaha tersebut. Tidak menutup kemungkinan ada yang lainnya," ungkap Kasuri.

Ia menjelaskan terhadap penggrebekan tempat-tempat yang dicurigainya ada sebanyak 3 lokasi yang ditindak dalam sehari. Berbagai jenis produk yang disita, mulai dari jamu tradisional bahkan kosmetik kecantikan tak luput dari pemeriksaan.

"Sudah kita sita produk-produk kosmetiknya, ada jamu tradisional juga. Namun dalam proses ini melibatkan pelakunya inisial F. Namun tidak menutup kemungkinan ada yang lain. Dalam semalam berlangsung 3 tempat yang ditindak," terang Kasuri.

Pelaku F ini dalam tindakan melanggar hukum terancam saksi pidana sesuai pasal yang dilanggarnya dengan ancaman maksimal kurungan 16 tahun penjara, serta denda Rp1,5 miliar.

Kasuri sangat menyayangkan bila saja produk-produk tersebut menyebar kepada konsumen, tentunya bakal merugikan orang banyak, terutama konsumen dan negara, karena tanpa dokumen lengkap. Hal demikian ini menjadi pengawasan ekstra ketat.

"Tentunya kita mintak kepada pelaku usaha agar lebih menaati pperaturan tidak merugikan negara. Sehingga konsumen merasa terlindungi, tentunya mesti terus diawasi juga," sebut Kasuri.

Dalam hal ini, Kasuri mengharapkan kepada masyarakat yang selaku konsumen, tentunya juga harus lebih cerdas kembali agar terlebih dahulu dicek kemasannya, izin serta masa berlakunya barang-barang tersebut.

Penulis: Helmi
Editor: Budy Satria

Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777 atau 0852 7897 5248
via EMAIL: redaksi@halloriau.com atau
bisa invite PIN halloriau.com: 2B2591DA
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Pejabat Meranti Punya Wanita Simpanan di Hotel
  • KSPSI Tunggu Salinan Putusan MA
  • Gubri akan Sampaikan Permintaan Ribuan Buruh PT RAPP ke Mentri LHK
  • Telkomsel Raih Tambahan Spektrum di Frekuensi 2,3 GHz
  • Bupati Syamsuar Lepas Rombongan Bikers Siak Menuju Kota Batu Jawa Timur
  •  
    Komentar Anda :

     
    Potret Lensa
    Padamkan Kebakaran Ruko
     
    Eksekutif : Pemprov RiauPekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2016 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved