www.halloriau.com
Hukrim
BREAKING NEWS :
Pinjam Mobil Tak Kunjung Balik, Warga Pekanbaru Ditemukan Tewas dengan Leher Terlilit Lakban di Area SSK II
 
Polda Riau Pakai Cara Persuasif Tarik 41 Mobil Bukti Penggelapan dari Suku Anak Dalam
Rabu, 11/01/2017 - 20:45:55 WIB

PEKANBARU - Direskrimum Polda Riau tengah berupaya melakukan upaya penarikan barang bukti kejahatan penggelapan mobil rental dengan tersangka
Antoni, Doni Gusmardi, dan Desi Evianti.

Masalahnya, Polda Riau harus pilih cara persuasif, karena mobil sebanyak 41 unit tersebut kini di tangan pembeli di daerah lain. 

Rata-rata mobil itu dijual para tersangka  dengan harga Rp 30 sampai 40 juta ke Suku Anak Dalam, yang berada di Provinsi Jambi. 

"Upaya penarikan kita dalam bentuk cara persuasif, bukan cara paksa," ungkap Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Guntur Aryo Tejo saat ditemui halloriau.com, Rabu (11/1/2017).

Pihaknya akan menarik kendaraan, tapi masih melakukan upaya pendekatan terhadap Suku Anak Dalam, dengan cara pendekatan persuasif. Namun akan dicoba berkordinasi dengan mereka bahwa mobil tersebut merupakan hasil penggelapan.

"Tidak dengan upaya paksa, melainkan kordinasi dan sosialisasi, bahwa mobil tersebut hasil penggelapan. Serta kita akan mencari waktu yang tepat kepada Kades dan tokoh masyarakat," ujar Guntur.

Sambung Guntur, jaringan penggelapan mobil ini tidak hanya menjual mobil ke wilayah Jambi, tapi juga dijual ke daerah Pekanbaru. Sementara ini, barang bukti yang ada di Mapolda Riau, merupakan hasil tangkapan yang ada di Kota Pekanbaru.

"Barang bukti yang sudah dapat kita sita berjumlah 5 unit, itu adalah hasil yang diperoleh dari barang bukti di Pekanbaru. Namun palaku lainnya masih dalam pengejaran," pungkas Guntur.

Guntur menambahkan, para pelaku melakukan aksinya dengan menyewa mobil milik warga, selanjutnya mobil dijual kembali ke pihak lain dengan harga murah. 

"Masyarakat agar lebih teliti dalam membeli mobil atau menyewakan kepada orang yang belum dikenal. Periksa dulu legalitas apakah benar keabsahannya, supaya tidak tersandung hukum," imbuh Guntur.

Atas perbuatannya, para pelaku dijerat dengan Pasal 372 juncto Pasal 378 juncto 55 ayat ke 1 juncto Pasal 56 KUHP.

Sebelumnya, penyidik menetapkan Antoni, Doni Gusmardi, dan salah satunya perempuan Desi Evianti sebagai tersangka dalam kasus ini. Komplotan yang sudah beraksi sejak September tahun lalu ini sudah menggelapkan 41 unit mobil.

Penulis: Helmi 
Editor: Yusni Fatimah

Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777 atau 0852 7897 5248
via EMAIL: redaksi@halloriau.com atau
bisa invite PIN halloriau.com: 2B2591DA
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Pinjam Mobil Tak Kunjung Balik, Warga Pekanbaru Ditemukan Tewas dengan Leher Terlilit Lakban di Area SSK II
  • NGO Winrock Internasional akan Monitoring dan Evaluasi Tiga Desa di Kabupaten Siak
  • Aksi Unjuk Rasa Mahasiswa, Kapolresta Pekanbaru Dilarikan ke Rumah Sakit
  • Mahasiswa dan Polisi di Gedung DPRD Riau Ricuh
  • Penjualan Ignis di September Tinggalkan Brio dan March
  •  
    Komentar Anda :

     
    Potret Lensa
    Padamkan Kebakaran Ruko
     
    Eksekutif : Pemprov RiauPekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2016 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved