Hukrim
BREAKING NEWS :
Pemuda Pengangguran Terancam 15 Tahun Penjara
 
Diduga Over Dosis Obat Kuat
Anggota Satpol PP Tewas di Kamar Wisma
Minggu, 13 Mei 2012 - 15:48:30 WIB

TERKAIT:
 
  • PGRI dan PT RAPP Taja Program GSS
  • Satpol PP Jaring Puluhan Pasangan Mesum
  • RAPP Estate Logas Bantu Bangun Kelas MDA
  •  

    SELATPANJANG - Seorang anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Kepulauan Meranti berinisial AZ (53), yang bertugas di Kantor Camat Tebingtinggi Barat, ditemukan tewas di dalam Kamar 104 Wisma Jawi-jawi di Jalan Jawi-jawi Selatpanjang, Sabtu (12/5) sekitar pukul 22.00 Wib.

    Belum diketahui secara pasti penyebabnya. Kuat dugaan, korban tewas akibat pengaruh obat kuat yang dikonsumsinya sebelum berhubungan badan dengan seorang Wanita Tuna Susila (WTS) di wisma tersebut.

    Kapolres Bengkalis AKBP Toni Ariadi Efendi SIK MH yang dikonfirmasi melalui Kapolsek Tebingtinggi, Kompol Irwan Harahap SH mengatakan, malam itu sekitar pukul 21.30 Wib korban datang ke wisma Jawi-jawi di Jalan Jawi-jawi Nomor 22 B Selatpanjang. Setelah bernegosiasi, lalu korban pun masuk ke kamar 104 bersama seorang WTS, RS (38), warga Jalan HM Nawawie, Kelurahan Tanjung Batu Kota, Kecamatan Kundur, Kabupaten Tanjung Balai Karimun, Provinsi Kepulauan Riau yang telah lama mangkal di wisma itu. Setelah berbincang-bincang sejenak, lalu wanita tersebut menawarkan layanan plus-plus kepada korban.

    "Mau short time bang," tanya wanita itu kepada AZ. Korban langsung setuju, kemudian duduk sejenak di atas kasur sambil merokok. Setelah tawar-menawar harga pas, keduanya pun melakukan hubungan intim layaknya suami isteri. Hanya berlangsung sekitar 10 menit, hasrat pun lepas. Lalu keduanya masuk ke kamar mandi untuk mencuci badan masing-masing yang telah basah oleh keringat.

    Setelah itu sakratul maut datang menghampiri untuk mencabut nyawa AZ. Korban yang bertubuh besar itu tersungkur, lalu rebah di lantai kamar. Mulutnya menyembur muntah, bahkan dari duburnya mengeluarkan kotoran. Beberapa menit setelah mengeluarkan suara seperti ngorok, korban pun meninggal dunia di tempat.

    Kenyataan itu benar-benar membuat RS panik. Ia tak mampu berbuat banyak dan hanya berteriak minta tolong sambil berlari menemui La Ode Nea (44), warga Jalan Pramuka Desa Banglas, Kecamatan Tebingtinggi dan Malike (48), warga Jalan H Sulaiman, Kelurahan Selatpanjang Barat, Kecamatan Tebingtinggi yang kebetulan berada di tempat kejadian. Sementara korban telah terbujur kaku di lantai dengan kondisi tanpa pakaian. Setelah mengangkat korban ke atas tempat tidur, kedua pria itu pun mengecek nadinya. Mengetahui bahwa korban sudah tidak bernyawa lagi, mereka pun langsung menghubungi aparat kepolisian setempat dan melaporkan kejadian itu.

    Mendapat laporan ada yang tewas, malam itu juga Kompol Irwan Harahap bersama sejumlah anggotanya langsung meluncur ke lokasi kejadian. Setelah melakukan olah TKP dan meminta keterangan sementara kepada ketiga saksi, jasad korban yang dalam keadaan telanjang bulat lalu disarungkan pakaian. Kemudian dibawa ke kamar mayat RSUD Selatpanjang dengan menggunakan satu unit mobil ambulan. Sementara pemeriksaan terhadap ketiga saksi dilanjutkan di Mapolsek Tebingtinggi.

    Hanya dalam hitungan menit, puluhan warga yang semula mengerumuni tempat kejadian kembali datang ke kamar mayat RSUD Selatpanjang. Selain kerabat dan keluarga korban, tampak pula Camat Tebingtingi Barat, Drs Duriat. Tidak lama kemudian muncul pula Kompol Irwan Harahap bersama beberapa orang anggota untuk melihat langsung proses visum terhadap korban.

    "Dari hasil visum dokter tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban. Diduga almarhum meninggal dunia karena mengkonsumsi pil kuat. Saat ini jasadnya sudah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dilakukan proses pemakaman," kata Kapolsek Tebingtinggi, Kompol Irwan Harahap. (Sus)

    Komentar (8 Komentar)


    @ budak degil, 13 Mei 2012 | 16:14:02 WIB
    memang tragis.. itulah akibat nafsu yang menggila... sprti kato pepatah melayu.. jgn dituruthawo dan nafsu.. kalu tak mati kalu tak mati gilo separuh gilo... smga keluarga yng dtinggalkan diberi ketabahan dan almarhum diterima disisi tuhan yg maha kuasa amiin


    @ diana, 13 Mei 2012 | 17:06:16 WIB
    inalillahiwainnailayhi rojiun..... Nauzubillahminzaliq....., masuk juga wts di slp skrg ni. mmng tak patut.., harus nya razia wts.., jgn ada di slp lagi.. merusak moral. merusak smuanya. Moga kedepannya slp mkin baik ..jauh dari maksiat ..biar hidup sllu berkah dan negri tercinta amansentose.... amien.


    @ Ustad Gaaul, 13 Mei 2012 | 17:08:40 WIB
    Mannnaaaa... bukti pembinaan mental dan spiritual aparatur oleh pemerintah daerah...? mannaaaa...?


    @ Linda, 13 Mei 2012 | 17:15:58 WIB
    Apakah ini bukti lain dimulut dan lain dihati, juga lain diperbuatan


    @ TimTot til, 14 Mei 2012 | 01:55:27 WIB
    Pake obat kuat over dosis saat melakukan tot dengan wanita penghibur. sang oknum rajin sembahyang,dengar sang oknum sudah bergelar Haji.


    @ Rita, 24 Mei 2012 | 21:24:08 WIB
    Semoga dengan kejadian di atas kita bisa mengintropesi diri


    @ yeyen, 24 Mei 2012 | 21:33:11 WIB
    Astagfirllah hal 'azim....99X Sadarlah Wahai Kaum Adam..Cegah lah hal2 diatas...jangan berlarut dalam dosa...semoga selatpanjang kedepannya dapat mengatasi maksiat dan menjadikan sebagai tempat orang-orang yang beriman.....amin....100x


    @ andika, 05 Juli 2012 | 01:49:39 WIB
    mudh2n dgn ada nya kjadian mcm ne...masyrakat bisa bepikei 2x..klau ndak bebuat tu?tak bebelo..sedap skjap..ngidap di kubow selame nye..naseb..naseb,tak dpt di awak lg de?


    Isi Komentar :
    Nama :
    Email :
    Komentar
     
     (Masukkan 6 kode diatas)

     

     
     
     
    Eksekutif : Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
    Other : Iklan Baris
    Management : Redaksi Disclaimer Karier
        © 2011-2013 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved