Paskah PDS Diwarnai Demo
Senin, 30 April 2012 - 20:19:03 WIB
PEKANBARU - Dua kelompok masyarakat berunjukrasa saat perayaan Paskah DPW Partai Damai Sejahtera (PDS) di Hotel Ibis, Minggu (29/4) malam. Mereka menolak kehadiran Denny Tewu, Ketum DPP PDS, di Riau karena telah menyebarkan perpecahan di tengah-tengah masyarakat Kristen.
Pada aksi itu, kedua kelompok yang terdiri dari Koalisi Masyarakat Riau Damai Sejahtera (KMRDS) dan Jaringan Aktivis Kristen Kota Pekanbaru (JAKP) menurunkan puluhan massa. Mereka membentang sejumlah spanduk di depan hotel berbintang tiga tempat pelaksanaan kegiatan itu. Dua diantaranya bertuliskan "Kami Tidak Rela Hamba Tuhan Diperdaya" dan "Tolak Kehadiran Denny Tewu".
Ketua KMRDS, Riko, menyebutkan mereka menolak kehadiran Denny Tewu di Riau karena dia membawa roh perpecahan. Semasa kepemimpinan Denny hingga kini, PDS terpecah menjadi tiga kubu. Ketiganya kini sedang bertarung di ranah hukum.
"Kami tak ingin roh perpecahan yang dibawa Denny menjalar di masyarakat Kristen di Riau. Kami juga mengimbau para hamba Tuhan (pendeta, red) di Riau agar tidak termakan bujuk rayu Denny Tewu dan kelompoknya," tegas Riko di Pekanbaru, Senin (30/4).
Ditegaskan Riko, KMRDS merasa bertanggungjawab menyuarakan aspirasi itu karena Riko menuduh PDS di bawah Denny Tewu tidak berjalan sesuai AD/ART partai. Ini ditandai dengan penunjukan kepengurusan DPW PDS Riau tanpa melalui mekanisme partai. "Kami menuntut kepengurusan PDS di Riau segera dibenahi sesuai AD/ART," ucap Riko.
Sementara Roy Manurung, Koordinator JAKP, menantang Denny Tewu menggelar dialog terbuka yang melibatkan seluruh ormas Kristen dan pimpinan denominasi gereja-gereja sebagai tempat PDS mempertanggungjawabkan penggunaan logo Salib di lambang partainya. "Mereka (politisi PDS, red) adalah politisi busuk yang berlindung di balik Salib," tuding Roy.
Tuduhan Roy ini didasarkan pada prilaku politisi PDS di lembaga legislatif yang acap kali tidak mencerminkan nilai-nilai Kekristenan. "Kami memiliki bukti, salah satunya pemalsuan dokumen yang dilakukan salah satu anggota Fraksi PDS di DPRD Pekanbaru," tutur Roy.(Kris)
Komentar (0 Komentar)
Isi Komentar :