www.halloriau.com
Hukrim
BREAKING NEWS :
Awasi Pengawasan Produk Ilegal, BPOM Pekanbaru Manfaatkan Teknologi Digitalisasi
 
Kapolda Riau Tegaskan Pemberantasan Narkoba Sulit Jika Oknum Polisi Ikut Terlibat
Sabtu, 19/10/2019 - 15:06:15 WIB
Focus Group Discussion (FGD) Momentum Sumpah Pemuda 28 Oktober 2019 bersama forkopimda dan mahasiswa se-Provinsi Riau di Hotel Aryaduta Pekanbaru, Jumat (18/10/2019).
Focus Group Discussion (FGD) Momentum Sumpah Pemuda 28 Oktober 2019 bersama forkopimda dan mahasiswa se-Provinsi Riau di Hotel Aryaduta Pekanbaru, Jumat (18/10/2019).
TERKAIT:

PEKANBARU - Kapolda Riau Irjen Pol Agung Setya Imam Effendy menyatakan institusi yang dipimpinnya tidak main-main dalam memberantas narkoba di Provinsi Riau. 

Dia berpendapat, pemberantasan narkoba sulit dilakukan jika ada oknum polisi ikut menggunakan dan terlibat bisnis narkoba.

Hal itu Agung sampaikan saat jadi pembicara dalam Focus Group Discussion (FGD) Momentum Sumpah Pemuda 28 Oktober 2019 bersama forkopimda dan mahasiswa se-Provinsi Riau di Hotel Aryaduta Pekanbaru, Jumat (18/10/2019).

"Keberhasilan kita dalam menangani narkoba adalah jika petugas tidak ikut menggunakan narkoba. Kedua, petugasnya tidak ikut campur dengan jaringan narkoba, apalagi pengedar," ucap Irjen Pol Agung Setya Effendi.

Oleh karena itu, dia meminta semua jajaran kepolisian di mana pun berada untuk berkomitmen memberantas peredaran narkoba yang sudah sangat memprihatinkan terkhususnya di Riau. 

Sambung Agung, karena pada dasarnya, narkoba tidak bisa dibersihkan dengan tangan yang kotor. 

Sebagai informasi kemarin Polda Riau melakukan pengungkapan terhadap narkoba di sejumlah daerah, seperti di Bengkalis disita barang bukti 28 Kg sabu dan 15.000 butir ekstasi. 

"Barang-barang itu kita segera musnahkan," ujarnya.

"Kita juga menembak mati dua bandar narkoba yang membawa 5 Kg sabu di Kota Dumai," sambungnya.

Dia menyebut jaringan narkoba yang memasok barang terlarang tersebut ke Riau banyak berasal dari Malaysia yang diproduksi di Myanmar.

Sebagai informasi, Direktorat Reserse Narkoba Polda Riau pada Kamis (17/10/2019) kemarin melakukan pemusnahan barang bukti narkoba hasil sitaan polisi di halaman Mapolda Riau.

Polda Riau selama tiga hari berturut-turut berhasil menggagalkan peredaran narkotika dengan jumlah sitaan 89,72 kilogram sabu, 24.469 butir ekstasi dan 967 butir pil happy five (H-5).

"Dari kasus tersebut aparat berhasil meringkus delapan orang pria yang diduga sebagai sindikat pengedar narkoba. Mereka ditangkap di beberapa lokasi terpisah, antara lain Kota Pekanbaru hingga Kabupaten Bengkalis," tutupnya.

Penulis: Rivo Wijaya
Editor: Yusni Fatimah


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Awasi Pengawasan Produk Ilegal, BPOM Pekanbaru Manfaatkan Teknologi Digitalisasi
  • Jelang Porkab Perdana, Coaching Clinik Perbasi Rohil Hadirkan Atlet Timnas
  • Akan Evaluasi Pilkada Langsung, Tito: Jadi Kepala Daerah Tak Punya Rp30 M Gak Berani
  • HUT ke-62, GOPTKI Rohil Gelar Gerak Jalan Beregu Tingkat TK
  • Diikuti 159 Desa, PMD Rohil Gelar Pelatihan Perdes
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    Potret Lensa
    Gagalkan Perdagangan Satwa Dilindungi
     
     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2019 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved