www.halloriau.com
Hukrim
BREAKING NEWS :
Backpacker Wanita Tewas saat Berhubungan Seks, Jasadnya Dimasukkan Koper
 
Digeledah 8 Jam, KPK Bawa 3 Koper dan 1 Kardus dari Kantor Dinas PUPR Dumai
Rabu, 14/08/2019 - 17:52:55 WIB
Penyidik KPK di kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) di Jalan HR Subrantas Kota Dumai, Rabu (14/8/2019).
Penyidik KPK di kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) di Jalan HR Subrantas Kota Dumai, Rabu (14/8/2019).
TERKAIT:

DUMAI - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) selesai menggeledah kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) di Jalan HR Subrantas Kota Dumai, Rabu (14/8/2019).

Pantauan di lantai 2 kantor Dinas PUPR Dumai, penggeledahan yang dimulai Pukul 08.00 Wib selesai sekitar pukul 16.00 WIB.

Setelah 8 jam melakukan penggeledahan, sejumlah personel KPK keluar dari kantor Dinas PUPR membawa 3 koper dan 1 Kardus diduga berisi dokumen penting.

Tak ada keterangan yang disampaikan KPK. Tampak ada empat orang yang masing-masing membawa koper dan kardus. Salah satunya koper berukuran besar, sementara tiga lagi koper berukuran lebih kecil.

Keluar dari kantor Dinas PUPR penyidik KPK dikawal anggota Polres Dumai bersenjata lengkap, Penyidik KPK tampak terburu-buru masuk kedalam mobil Kijang Innova yang diparkir didepan kantor sambil membawa tas dan kardus.

Informasi dari salah satu pegawai Dinas PUPR, penyidik KPK yang datang berjumlah 6 orang.

Mereka tiba sekira Pukul 08.00 WIB menggunakan mobil Innova dan langsung melakukan penggeledahan.

"Ada enam orang tadi yang masuk. Mereka tiba pukul 08.00 WIB menggunakan mobil Innova dan langsung melakukan penggeledahan," kata salah satu pegawai yang enggan menyebut namanya.

Pantauan di lapangan, penyidik KPK memeriksa dokumen di ruang Kepala Dinas PUPR Kota Dumai.

Kepala Dinas PUPR H Syahminan didampingi Kabid Cipta Karya (CK), Riau Satria tampak mendampingi penyidik KPK.

Usai penggeledahan, Kepala Dinas PUPR H. Syahminan mengatakan bahwa penyidik KPK membawa berkas proyek tahun 2016 hingga 2018.

"Tidak cuma membawa dokumen proyek, penyidik KPK juga membawa beberapa SK proyek." Kata Syahminan kepada wartawan

Syahminan mengaku memberi ruang kepada penyidik KPK untuk melakukan pekerjaannya.

"Harus memberi ruang, kalau dihambat ancamannya keras," sebut Syahminan.

Penulis : Bambang
Editor : Yusni Fatimah


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Backpacker Wanita Tewas saat Berhubungan Seks, Jasadnya Dimasukkan Koper
  • Baznas Rohil Berikan Bantuan kepada Putra Penderita Tumor
  • BPKAD Riau Minta Daerah Belum Ajukan Verifikasi APBD 2020 agar Bergegas
  • Warna Cat Kusam Bikin Rumah Tak Cantik, Atasi dengan Cara Ini !
  • Satu-satunya di Riau, Pemkab Siak Terima Anugerah Swasti Saba Kategori Wiwerda Tahun 2019
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    Potret Lensa
    Gagalkan Perdagangan Satwa Dilindungi
     
     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2019 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved