www.halloriau.com
Hukrim
BREAKING NEWS :
Usai Tutup Turnamen Gasing "Rang Kayo Enggut", Wabup Rohil Ingin Digelar Lagi Februari 2020
 
Polisi Periksa Ketua KPU Pekanbaru Terkait Kasus Dugaan Suap Pemilu 2019
Jumat, 19/07/2019 - 14:17:00 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi
TERKAIT:
 
  • Polisi Periksa Ketua KPU Pekanbaru Terkait Kasus Dugaan Suap Pemilu 2019
  •  

    PEKANBARU - Usai menjadwalkan ulang pemanggilan Ketua Panitia Pemungutan Suara (KPPS) inisial IS, pekan depan, oleh penyidik, kini giliran Anto Marciyanto Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Pekanbaru dipanggil sebagai saksi terhadap kasus dugaan suap oknum Caleg DPRD Riau terpilih inisial NJ dari Partai Demokrat.

    Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru, AKP Awaluddin Syam, Jumat (18/7/2019) siang di Pekanbaru membenarkan perihal pemeriksaan Ketua KPU Kota Pekanbaru sebagai saksi dalam kasus dugaan suap itu.

    "Benar, kemarin dia (Ketua KPU,red) dipangil untuk dimintai keterangan sebagai saksi dalam kasus itu," sebut Awaluddin saat dihubungi halloriau.com.

    Pemeriksaan Ketua KPU Kota Pekanbaru sebagai saksi menurut Awaluddin, karena pihaknya ingin mencari tahu penjelasan saksi terkait pengangkatan Ketua PPS dan hal Surat Keputusan (SK)

    "Arah kita cuma berkaitan masalah pengangkatannya (Ketua PPS,red) dan SK-nya saja," aku Awaluddin.

    Selain itu, kata Kasat, pihaknya masih menjadwalkan ulang pemeriksaan terhadap Ketua PPS inisial IS yang kemarin sempat tertunda, karena IS belum memenuhi syarat penyidik terkait SK-nya.

    "Ya, tapi belum tau lagi, mungkin pekan depan kita jadwalkan lagi, dengan ini sudah 6 saksi diperiksa keterangannya. Masih ada saksi-saksi lainnya yang kita panggil," tutur Awaluddin.

    Sebelumnya, pada pemanggilan pertama IS hadir, namun masih terdapat kekurangan syarat utama, yakni tidak membawa Surat Keputusan (SK) untuk pemeriksaan kasus tersebut. Sejatinya pemanggilan kedua berlangsung kemarin, namun Ketua PPS berhalangan hadir.

    Diketahui, untuk laporan yang masih dalam kategori delik aduan, Awaluddin menyebutkan harus terlebih dahulu dilakukan penyelidikannya untuk pengumpulan bahan dan keterangan (Pulbaket) sejumlah pihak terkait.

    Sementara itu, Awaluddin mengatakan akan terus mengorek keterangan saksi-saksi yang dipanggil saat ini. Lalu setelah semua terkumpul, pihaknya akan melakukan gelar perkara untuk mengarah ke tersangka.

    Penulis : Helmi
    Editor : Fauzia


    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0813 7176 0777
    via EMAIL: redaksi@halloriau.com
    (mohon dilampirkan data diri Anda)

     
    Berita Lainnya :
  • Usai Tutup Turnamen Gasing "Rang Kayo Enggut", Wabup Rohil Ingin Digelar Lagi Februari 2020
  • PPL Desa Mekar Sari Olah Repu Sagu Jadi Pakan Ternak Benilai Ekonomis
  • Ingin Suami Sembuh, Isteri Rela Disetubuhi Dukun Cabul
  • Masjid Cheng Ho Rohil Diyakini Mampu Datangkan 5.000 Pengunjung Setiap Bulan
  • Jelang Porkab I Rohil, Cabor Sepak Bola dan Futsal Matangkan Persiapan
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    Potret Lensa
    Beli Rumah untuk Curi Minyak
     
     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2019 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved