www.halloriau.com
Hukrim
BREAKING NEWS :
Hadiri Syukuran Gubri dan Wagubri, Alfedri Berharap Riau Lebih Maju Dipimpin Syamsuar
 
Dua Anggotanya Dipulangkan
Polisi Tidak Temukan Unsur Pidana Paska Penggerebekan Markas Opsi Riau
Rabu, 16/01/2019 - 13:54:43 WIB
Penurunan plang kantor Opsi Riau saat penggerebekan warga.
Penurunan plang kantor Opsi Riau saat penggerebekan warga.
TERKAIT:

PEKANBARU - Dua orang anggota Organisasi Perubahan Sosial Indonesia (OPSI) Riau dipulangkan kembali, karena dalam pemeriksaan Polsek Tampan, tidak ditemukan bukti yang bisa menjerat mereka atas kasus hukum apapun.

Mereka adalah Ruli Ramadhani dan Adi. Mereka diperiksa terkait kantor Sekretariat OPSI Riau di Jalan Uka, Tampan yang pada Selasa (15/1/ 2019) kemarin digerebek warga karena diduga jadi tempat berkumpulnya kaum Lesbian, Gay, Biseksual dan Transgender (LGBT).

"Semalam sudah dilakukan klarifikasi dan pPlbaket (pengumpulan bahan keterangan) terhadap 2 orang. RT dan RW juga diperiksa," kata Kapolsek Tampan Kompol Kari Amsah Ritonga kepada halloriau.com, Rabu (16/1/2019) siang.

Ritonga menuturkan, pemeriksaan yang dilakukan itu lebih mengarah kepada kegiatan LGBT nya, namun hasil intrograsi tidak ditemukan unsurnya tersebut. Malahan, mereka mengaku rumah itu dijadikan sebagai tempat perencanaan pembinaan dan penyuluhan sosialisasi ke warga tentang bahaya penyakit HIV/AIDS.

"Intinya, dugaan perbuatan LGBT, sementara ini tidak ada. Kalau untuk kegiatan itu juga belum ada. Untuk itu kami tidak bisa tindak kalau tidak ada unsur ranah pidananya," terang Kapolsek.

Selain kegiatan itu, surat dan dokumen perizinannya berdirinya kantor sekretariatnya tidak luput dari pemeriksaan pihak kepolisian. Kata Ritonga, kantor tersebut telah mengantongi izin dari pihak-pihak terkait.

"Kita juga tidak dapat memprosesnya karena izin yang mereka urus semuanya sudah dikantonginya (ada). Mulai RT, RW hingga Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) kota maupun provinsi," sambung Kapolsek.

Sementara itu, terkait penemuan beberapa barang bukti seperti kotak alat kontrasepsi, brosur dan beberapa dokumen terkait organisasi ini, merupakan media dalam penyuluhan yang mereka lakukan.

"Untuk alat kontrasepsi itu kata mereka, hanya untuk penyuluhan saja. Saat ini sudah kembali pulang sesuai kesepakatan bersama," singkat Kapolsek.

Sebelumnya, sejumlah warga dan pihak terkait menggrebek sebuah rumah di Jalan Uka, Selasa (15/1/2019) karena diduga melakukan kegiatan yang berindikasi adanya unsur LGBT.

Bersamaan penggrebekan tersebut diikuti beberapa anggota aparat kepolisian dari Polsek Tampan dan Babinsa serta anggota dewan yang mengamankan lokasi dari tindakan yang tidak diinginkan.

Penulis: Helmi
Editor : Yusni Fatimah

Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Hadiri Syukuran Gubri dan Wagubri, Alfedri Berharap Riau Lebih Maju Dipimpin Syamsuar
  • Siaga Karhutla, 54 Titik Panas Terdeteksi di Riau
  • Wabup Inhil Hadiri Haul Syekh Abdul Qodir Jailani
  • HSPN 2019, Polres Meranti Bersama Instansi Terkait Lakukan Gotong Royong Massal
  • IPKB Minta Arara Abadi Realisasikan Tanaman Kehidupan Bagi 7 Desa Bunut
  •  
    Komentar Anda :

     
     
    Potret Lensa
    BBKSDA Amankan Burung Cangak Merah yang Dilindungi
     
     
    Eksekutif : Pemprov RiauPekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2019 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved