www.halloriau.com
Hukrim
BREAKING NEWS :
Seluruh Personel Polres Inhil Diingatkan Tidak Jadi Beking Peredaran Narkoba
 
Pengrusakan Baliho Demokrat, Kepolisian Belum Bisa Ungkap Dugaan Keterlibatan Orang Partai
Selasa, 18/12/2018 - 20:19:40 WIB
Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menyambangi lokasi perusakan atribut Partai Demokrat di Pekanbaru, Riau, Sabtu (15/12/2018). Foto : Liputan6
Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menyambangi lokasi perusakan atribut Partai Demokrat di Pekanbaru, Riau, Sabtu (15/12/2018). Foto : Liputan6
TERKAIT:

JAKARTA - Kepolisian belum bisa mengungkap dugaan keterlibatan orang partai dalam kasus perusakan atribut Partai Demokrat dan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di Kota Pekanbaru, Riau. Sejauh ini, polisi masih fokus pada tiga tersangka yang telah diamankan sebelumnya.

Karena itu, polisi enggan mengomentari lebih jauh terkait pernyataan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto yang menduga adanya keterlibatan oknum PDIP dan Partai Demokrat. Polisi menegaskan bahwa penyidikan dilakukan sesuai fakta hukum yang ditemukan.

"Polisi bekerja sesuai fakta dan mekanisme hukum yang ada di lapangan. Kita tidak boleh berandai-andai, kalau fakta hukum seperti itu ya faktanya itu yang ditangani kepolisian," ujar Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo di kantornya, Jakarta, Selasa (18/12/2018), seperti dikutip dari liputan6.com.

Penyidik, kata Dedi, tengah fokus melengkapi berkas penyidikan tiga tersangka perusakan yang sudah ditangkap. Polri ingin kasus tersebut segera tuntas dan diadili di meja hijau.

"Di dalam proses sudah clear, Pak Kapolda Riau statemen-nya sudah sangat jelas, penanganannya dipercepat. Artinya proses tinggal pemberkasan," ucapnya.

Tetapkan 3 Tersangka
Sebelumnya, Menko Polhukam Wiranto menuturkan adanya keterlibatan oknum Partai Demokrat dan PDI Perjuangan pada kasus perusakan atribut parpol di Pekanbaru, Riau. Mereka diduga bergerak tanpa koordinasi dengan pimpinan partai.

Kepolisian sendiri telah menetapkan tiga orang tersangka dan menahannya. Masing-masing tersangka yakni HS merupakan pelaku perusakan atribut Partai Demokrat, sementara KS dan MW merupakan pelaku perusakan atribut PDIP.

Motif sementara perusakan tersebut adalah ekonomi. Para pelaku mengaku melakukan perbuatan tersebut karena iming-iming uang Rp 150 ribu. Saat ini polisi masih memburu dalang di balik aksi perusakan tersebut. (*)

 


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Seluruh Personel Polres Inhil Diingatkan Tidak Jadi Beking Peredaran Narkoba
  • Satpol PP Minta Opsi Bubar Kalau Meresahkan Warga
  • Menteri Luhut Panjaitan Bagikan Sertifikat Tanah dan Panen Raya Padi di Bungaraya Siak
  • Polisi Tidak Temukan Unsur Pidana Paska Penggerebekan Markas Opsi Riau
  • PT Pekanbaru Kuatkan Vonis Pemalsu SKGR Lahan 20 Ha di Kampar
  •  
    Komentar Anda :

     
     
    Potret Lensa
    Ekspos Jambret
     
     
    Eksekutif : Pemprov RiauPekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2016 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved