SINABOI - Insiden kebakaran hebat yang terjadi di Kepenghuluan Sinaboi, Kecamatan Sinaboi, Rabu (11/5) lalu, tercatat data kerugian sementara pasca kebakaran di lokasi kejadian berubah meningkat menjadi 50 milyar dan menewaskan satu korban jiwa balita berusia 1,4 bulan atas nama Wibi Eng, anak dari Oki alias Thamrin (34) warga jalan Utama
Sedangkan, data sebelumnya yang ditaksir kerugian hanya mencapai 3 milyar dan turut menghanguskan 7 kantor instanstansi pemerintahan. Kini, data itu pun berubah meningkat menjadi rumah yang hangus terbakar sebanyak 96 rumah, 3 rumah ibadah umat Tionghoa dan perkantoran 8 unit diantaranya, UPT Dishub, UPT Perikanan, Kamla, Sah Bandar, Babinsa, Polsek, Bea Cukai, Kantor PM. Dengan total Kepala Keluarga yang menjadi korban sebanyak 77 KK serta sejumlah rumah walet yang ada dikawasan jalan Jaksa, jalan Tan'un, jalan Utama, Jalan Laut dan Jalan Sekolah. Data itu hasil verifikasi pihak Kecamatan Sinaboi.
Untuk meringankan beban para korban, saat ini pihak terkait maupun para donatur mulai menyalurkan bantuan berupa logistik yang diantaranya, tenda penampungan dari Dinsos dan bantuan mie instan, air mineral, beras, sembako, rata-rata bantuan masih dari ikatan keluarga Tionghoa Sinaboi serta peralatan medis maupun obat-obatan serta pelayanan kesehatan dibuka 24 jam dari Diskes Rohil.
Sedangkan saat ini para korban terpaksa dialihkan tempat pengungsiannya dari semula di kantor Camat menjadi di sekitar lokasi kejadian yakni tepatnya di kelenteng, Choeng Chiu King. Pasalnya, para tokoh masyarakat Tionghoa menginginkan para korban yang keseluruhan didominasi warga Tionghoa itu mengharapkan agar para korban berada di penampungan kelenteng Choeng Chiu King.
Kapolsek Sinaboi, AKP Bustanuddin yang ditemui di lokasi pasca kebakaran hebat itu menegaskan bahwa atas insiden ini mengalami korban jiwa atas nama Wibi Eng (1,4) anak dari Oki alias Thamrin (34) jalan Utama. ''Mayat ditemukan dalam posisi dalam keadaan di atas buaian. Namun kondisi mayat sudah tidak dapat dikenali, beruntung korban jiwa masih dapat ditemukan dengan mengenali kalung yang masih ditandai oleh keluarganya,'' ujar Kapolsek.
Disinggung mengenai antisipasi penjarahan, saat ini pihaknya dengan aparat keamanan lainnya bekerjasama dengan TNI, Polri dan Satpol PP. ''Sampai saat ini kita belum menerima laporan adanya tindakan pemanfaatan kesempatan atas insiden kebakaran ini,'' tegas AKP Bustanuddin.
Sementara itu Camat Sinaboi, Basri yang juga masih turut tampak menghibur masyarakatnya di lokasi kejadian juga menegaskan agar para korban hendaknya dapat menerima dengan lapang dada musibah tersebut. ''Kedepan kita akan mempermudah segala urusan administrasi surat menyurat bagi para korban. Jika memungkinkan akan kita gratiskan nantinya,'' katanya saat disinggung mengenai kepastian dokumen para korban.
Ketua DPRD Rohil, Nasrudin Hasan mengaku sangat prihatin atas musibah kebakaran yang menghanguskan ratusan rumah milik warga jalan Utama, RT 01/RW 01, Kepenghuluan Sinaboi, Kecamatan Sinaboi, Rabu (11/5) lalu.(Naj)
Komentar(7 Komentar)
@ Rio novta reza, 13 Mei 2011 | 08:34:24 WIB Apa kah nantinya sinaboy akan berubah ? ?
Dan jalan 2 diperbesar??
Rumah 2 warga yang terbakar akan digantikan dengan uang ata langsung dibuat rumah?
@ syafrial ramadan , 13 Mei 2011 | 16:59:07 WIB ya allah................ megapa lah sinaboi jadi begini semoga semua bai-baik aja ya...................
@ Rio novta reza, 13 Mei 2011 | 19:16:15 WIB Macam mana lah , NASIB,
NE ADALAH COBAAN, KUYAKIN SINABOI PASTI BISA BANGKIT KEMBALI!
@ khairul anam, 14 Mei 2011 | 18:20:38 WIB sabar ja ya..............
disetiap musibah yang allah berikan,pasti ada makna yang terselubung tidak diketahui oleh setiap hambanya.
mana tau karna musibah ini orang-orang tionghoa mau bertaubat kepada allah swt.
amaien yarobbal'alamin........
@ Marin, 26 Mei 2011 | 20:51:47 WIB Semoga masyarakat Sinoboi tabah dlm menghadapi musibah ini.
@ Sunardi, 15 Agustus 2011 | 20:03:31 WIB Sy ats nm ank putra daerah snboi, mersa prihtin skli atas insiden kebkrn yg terjdi disnboi, n smg diblik musibh ini smua, ada hikmhny, Amiiin y robbal'almin.
@ herman, 17 Desember 2011 | 19:33:24 WIB kampung halaman awak dari kecil uda tinggalin blum pernah pulang tPI UDA habis terbakar pulak sial...